Hari ini di markas Xavier sedang ramai karena para alumni Xavier pun ada disana, mereka bercanda gurau untuk melupakan sebentar tugas-tugas mereka yang menumpuk
"Malam ini ke rumah gue yuk, kumpul-kumpul aja kebetulan bonyok gue gak ada dirumah" ajak Andra, Yap Andra dulunya ketua Xavier tapi karena dirinya sudah kuliah jadi jabatannya diberikan pada Aziz
"Boleh tuh bang, gimana Ziz Lo ikut gak?" Tanya Ryan
"Ngikut aja gue mah"
"Kalo yang lain gimana?"
"NGIKUTT" sahut mereka bersamaan
"Oke berarti jam sembilan aja kerumah gue nya, inget rumah gue kan?" Ucap Andra
"Inget bang"
"Oke, kalo gitu gue balik duluan deh mau siap-siapin buat nanti malam"
"Mau di bantu gak bang?"
"Gausah dirumah juga ada bi Sarah sama adik-adik gue"
"Lo punya adik bang?" Tanya Agam
"Punya, cewe dua-duanya"
"Boleh dong bang gue deketin" ucap Rey membuat Andra mendelik tajam
"Gak sudi gue punya calon adik ipar yang laknat kaya Lo" balas Andra membuat gelak tawa mereka pecah
"Udah lah gue pamit dulu, Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
***
Tok tok tok
"Zil, Abang masuk yah" ucap Andra tapi tidak kunjung mendapat jawaban, akhirnya Andra pun memutuskan untuk langsung masuk saja dan kebetulan pintu kamar Zila pun tidak terkunci
Saat pintu kamar Zila sudah terbuka mata Andra pun melirik kesana kemari untuk mencari keberadaan adiknya itu dan matanya pun tertuju pada seorang gadis yang sedang duduk di balkon sambil memangku gitar dan telinga yang disumpal oleh earphone
"Zil, temenin gue yu" ucap Andra sambil menoel bahu Zila
"Eh bang Andra, kenapa bang" tanya Zila setelah melepas earphone nya
"Temenin gue belanja ke supermarket yu" pinta Andra membuat alis Zila tertaut karna tidak biasa nya Andra minta diantar ke supermarket
"Tumbenan, mau ngapain?"
"Malam ini temen-temen gue mau datang kesini, niat nya mau barbequean sama kumpul-kumpul aja" jelas Andra
"Yaudah yu, tapi Nadira gimana? Masa sendirian?"
"Ya di ajak atuh"
"Yaudah kalo gitu gue siap-siap dulu, Lo ajak Nadira yah bang" ucap Zila yang diangguki Andra lalu Andra pun berjalan keluar dari kamar Zila menuju kamar Nadira
Setelah Andra keluar dari kamar Zila, Zila pun langsung beranjak dari duduk nya dan bersiap untuk menemani abangnya itu, setelah selesai bersiap Zila pun turun untuk menunggu Andra dan Nadira
Tak lama kemudian Andra dan Nadira pun turun dari kamar mereka, mereka bertiga pun langsung pergi menggunakan mobil Andra menuju supermarket untuk membeli bahan-bahan yang diperlukan
***
Sesampainya di supermarket, mereka pun langsung mencari bahan-bahan yang diperlukan dan untuk mempersingkat waktu mereka memilih untuk berpencar
Zila ke bagian daging, Nadira ke bagian bumbu-bumbu dan Andra yang memilih makanan ringan untuk cemilan teman-teman nya nanti malam, setelah selesai mereka pun langsung ke kasir dan Andra yang membayar
KAMU SEDANG MEMBACA
AziLa (END)
Novela JuvenilZila Revalina Lycny Seorang gadis yang memiliki banyak rahasia,bersikap dingin dengan papah dan mamah nya tetapi jika dihadapan umum,Abang dan adik nya dia akan menjadi gadis yang ramah,murah senyum,humoris dan paling ceria Aziz Raspati Manufaz Seo...
