Sudah satu minggu Zila di rawat di rumah sakit dan sudah satu minggu pula Zila dkk dan Aziz dkk tidak pergi ke sekolah, kalau kata mereka 'pantang sekolah sebelum Zila sembuh'
"Bosen anjirrr, udah seminggu gue rebahan disini mulu" gerutu Zila
"Sabar aja kali Zil, ini kan demi kebaikan Lo juga"
"Kebaikan apaan? Yang ada gue mati kebosanan disini"
"Ya terus Lo maunya gimana?"
"Pulang lah, apa lagi" ketus Zila
"Nih yah nanti kalo gue bangun rumah sakit, gak bakalan gue desain kaya gini, gue bakal bikin tiap ruangan itu latarnya beda-beda, kaya ilusi gitu loh" sambung Zila
"Orang lagi sakit malah dikasih ilusi, situ sehat?"
"Yakan sakitnya yang tertentu aja, kaya gue gitu kan"
"Jadi intinya cita-cita Lo tuh mau jadi apa sih? Sutradara, pembisnis, dokter, suster, mekanik atau pilot?"
"Ga tahu, gue juga bingung liat aja nanti gue jadi apa" ucap Zila membuat Aziz dkk dan Sena dkk memutar bola mata mereka
"Permisi" seorang suster pun masuk kedalam ruangan Zila membuat semua orang yang berada disana mengalihkan tatapan mereka
"Iyah? Ada apa sus?"
"Saya mau ngecek keadaan nona Zila, jika keadaan nona Zila sudah membaik, nona Zila diperbolehkan pulang hari ini" jelas suster itu
"Serius saya boleh pulang sus?" Tanya Zila yang diangguki suster itu
"Keadaan nona Zila sudah stabil jadi nona Zila sudah diperbolehkan pulang sore ini"
"Makasih sus"
"Sama-sama, mari saya permisi dulu"
"YESS GUE PULANGG UHUYY" pekik Zila setelah suster itu pergi
"Seneng, tadi aja ngomel-ngomel" sindir Ryan
"Ian komen mulu"
***
Sesuai perkataan suster tadi siang, sore ini Zila sudah diperbolehkan pulang ke rumah, Zila diantar pulang oleh Aziz karena Andra dan yang lainnya juga sedang ada urusan
"Eh ke kedai es krim dulu dong" pinta Zila saat ditengah perjalanan
"Lo baru sembuh Zil jangan makan es krim dulu, nanti aja kalo udah sehat bener" tolak Aziz
"Ishh Lo mah gitu, males lah gue"
"Zila nanti kalo Lo udah sembuh gue beliin es krim yang banyak deh"
"Bohong ah nanti nya"
"Engga gue gak bohong"
"Janji" ucap Zila sambil menyodorkan jari kelingking nya
"Iyah janji" ucap Aziz sambil ikut mengaitkan jari kelingking nya membuat Zila tersenyum
***
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam, eh ade abang yang cantik udah pulang" sambut Andra
"Lah katanya abang masih ada tugas kuliah tapi ko udah ada dirumah"
"Hehehe abang bohong sama kamu"
"Ko bohong sih? Biar apa coba?"
"Biar kamu sama Aziz bisa berduaan"
"Apaan sih bang" kesal Zila sambil memukul lengan Andra
"Udah-udah ampun" ucap Andra sambil menutupi lengannya dengan tangan agar tidak kena pukulan Zila
KAMU SEDANG MEMBACA
AziLa (END)
Fiksi RemajaZila Revalina Lycny Seorang gadis yang memiliki banyak rahasia,bersikap dingin dengan papah dan mamah nya tetapi jika dihadapan umum,Abang dan adik nya dia akan menjadi gadis yang ramah,murah senyum,humoris dan paling ceria Aziz Raspati Manufaz Seo...
