17. Permainan &Luka 2

119 11 7
                                        

Agghh lagi gak dapat kata-kata buat part ini maaf banget yah soalnya lagi banyak pikiran jadi gak bisa mikir ide-ide cemerlang, so kalo kalian mau aku buatin quotes nya di setiap part kasih semangat yah dengan cara vote+komen+dan share ke teman-teman kalian wkwk dah kayak youtuber aja😂😂 skip lah!!

HAPPY READING📖

***

"Karena manusia lebih banyak meratapi kepergian-

"Agghh," keluh Cia ketika merasa kan goresan belati semakin ke bawah mendekati rahangnya sehingga mengeluarkan darah segar.

Keluhan Cia membuat Arson semakin Emosi.

"Lepasan bangsat!!" teriak Arson emosi dari kejauhan Arson benar-benar terlihat marah.

Jojo? Ia kaget akan apa yang dilakukan gadis bertopeng itu.
Mendengar teriakan Arson membuat aktivitas gadis bertopeng itu terhenti.

"Gue belum selesai ngomong Son lo bisa diam kan atau lo mau Cia lehernya yang di hiris hah?" ucap wanita bertopeng mengancam Arson, seketika Arson benar-benar diam ia tidak mau hal yang lebih buruk menimpa Cia lagi.

"Oke lanjutt," jawabanya karena manusia lebih banyak meratapi kepergian daripada menyambut yang datang," Ucap wanita bertopeng menatap Arson dan menjauhkan belati dari wajah Cia.

Seketika Hening ketika mendengar ucapan wanita bertopeng itu Arson dkk sama-sama bingung untuk mencerna apa yang di bicarakan gadis bertopeng.

"Maksud lo apa gini in kita emang kita punya salah apa sama lo?" tanya Cia serak air matanya terus mengalir membasahi pipinya di tambah rasa perih akibat luka yang di alaminya.

"Oke lanjut pertanyaan kedua," ucap wanita bertopeng tak menggubris ucapan Cia.

"Gue mohon lo jangan sakitin Cia lagi," mohon Arson ia benar-benar tidak sampai hati melihat Cia yang menjadi bahan mainan gadis bertopeng itu.

"Mainan nya di sini Cia bukan lo ataupun Jojo paham!" ucap wanita bertopeng sedikit membentak.

"Kembali ke topik pembicaraan, sekarang giliran lo yang jawab pertanyaan dari gue," ucap wanita bertopeng seraya menunjuk Arson.

"Pertengkaran akan selalu manis jika di akhiri dengan kata apa?" tanya wanita bertopeng, "gue kasih waktu semenit buat lo cari jawabannya," ucap gadis bertopeng itu lagi seraya berjalan menuju lemari kecil.

"Pertengkaran akan berakhir manis jika laki-laki mengalah dan mengucapkan kalimat: " Udah ya, kita jangan berantem lagi, aku salah, aku minta maaf, aku sayang kamu," Ucap Arson tak terasa air matanya jatuh ketika mengucapkan kalimatnya.

Arson memalingkan wajahnya setelah mengucapkan kalimatnya ia tak ingin mereka yang berada di dalam gudang tersebut mengetahui bahwa ia menangis.

Pranggg....

Tiba-tiba wanita bertopeng membanting piring kaca di tengah-tengah Arson dkk membuat mereka sama-sama terkejut akan apa yang di lakukan wanita bertopeng.

"Terus kenapa lo gak pernah bilang maaf ke gue Son hah kenapa?," teriak gadis bertopeng itu frustasi seraya jatuh terduduk di tempatnya.

Arson dkk sama-sama bingung akan apa yang di ucapkan gadis bertopeng.

"Maksud lo apa ngomong gitu?" tanya Arson heran.
Ketika mendengar Arson berbicara wanita bertopeng berdiri seraya tertawa yang tawanya terdengar pilu.

"HAHAHAHA APA LO BILANG? LO EMANG GAK PUNYA PERASAAN SON LO ITU JAHAT LO ITU GAK LAYAK BUAT DI CINTAI SIAPAPUN LO ITU SAMPAH LO ITU GAK GUNA !" ucap wanita bertopeng itu nyaring bersamaan dengan tangisnya ia memaki Arson dengan segala ucapan nya tak perduli jika Arson akan marah ataupun merasa tersinggung .
Sedangkan Jojo maupun Cia sama-sama kaget dan tidak mengerti apa maksud dari pembicaraan si Gadis bertopeng.

Awal Di Akhir(END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang