Hyunsuk sedang duduk sendirian di bangku taman depan gedung fakultasnya. Dia duduk sambil memijat-mijat kakinya yang pegal karena latihan tadi pagi.
Pagi ini Hyunsuk memutuskan untuk tidak pulang dulu ke asrama, melainkan langsung pergi ke kampus setelah latihan selesai. Dia tidak berbohong ketika mengatakan bahwa ada sesuatu yang harus dia lakukan. Tetapi sebetulnya hal itu bukanlah hal penting dan bisa dilakukan kapan saja.
Sebetulnya dia sengaja tidak ke asrama untuk menghindari seseorang.
Hana.
Hyunsuk sedang menghindari Hana.
Wajahnya memerah ketika mengingat kejadian saat dia pergi berbelanja dengan Hana.
Hari itu setelah selesai berbelanja, Hyunsuk langsung dibawa ke kamar oleh manager Yoon. Setelah manager Yoon selesai mengolesi salep ke tubuh Hyunsuk yang terbakar, Hyunsuk mengunci dirinya di dalam kamar dengan alasan ingin beristirahat. Padahal dia ingin memberikan laporan pada seseorang.
Setelah menunggu beberapa saat, telponnya diangkat :
"Heh bocah! Kok lo lebih sering neleponin Jennie sih ketimbang gue yang abang kandung lo?" seorang pria yang mengangkat telpon Hyunsuk.
Hyunsuk mengernyitkan dahi. Tau siapa yang mengangkat telponnya.
"Elah Bang, sorry sorry, lagi genting ini" -Hyunsuk
"Genting apaan dah? Lo merencanakan apa lagi hah sama Jennie? Apalagi yang gue gatau?"
"Ih kepo banget deh. Ini urusan pribadi gue sama Kak Jennie. Lo kagak usah kepo!" -Hyunsuk
"Awas aja lo ya kalo sampe..."
Tiba-tiba terdengar suara lain di telpon. Suaranya samar tapi Hyunsuk masih bisa mendengarnya.
"Sayang? Siapa yang telpon?" suara seorang wanita.
Hyunsuk tersenyum. Sudah pasti itu suara Kak Jennie, si pemilik HP.
"Halo?" akhirnya Jennie yang menjawab.
"Kak Jennie! Darimana sih? Kok gabawa HP?" -Hyunsuk
"Tadi abis dari kamar mandi. Kamu ada apa nelpon? Eh gimana rencana kita tadi? Berhasil?" -Jennie
"Sukses besar Kak! Hahaha" jawab Hyunsuk bangga. Lalu dia menceritakan semua detailnya pada Jennie.
Setelah selesai menceritakan semuanya, mereka berdua tertawa.
"Gila kamu! Hana sampe tiupin dada kamu kaya gitu hahaha. Gimana rasanya ditiupin Hana? Di bagian dada lagi. Geli banget bayanginnya hahaha" -Jennie
"Eh?" -Hyunsuk
"Gamalu apa kamu dada kamu ditiupin Hana? Ih geliii" -Jennie
Hyunsuk terdiam sebentar, lalu menyadari apa yang dimaksud Jennie. Wajahnya langsung berubah merah padam.
"Lah iya juga ya. Kamvret Kak Jennie! Aku jadi malu astagaaa" teriak Hyunsuk frustasi.
Sementara di sebrang sana Jennie malah tertawa makin kencang.
Hyunsuk mematikan telponnya. Lalu terduduk lemas di pinggiran kasurnya. Perlahan semua kejadian yang barusan dia alami berkelebat dalam pikirannya. Dia menutup wajahnya lalu mengerang frustasi.
"Anjir gue ngapain barusan??? Malu banget anjim! Kalo nanti ketemu Hana lagi harus ngomong apa? Mana gue pake acara ngedip segala lagi di akhir. Kalo dia nyangka gue mesum gimana? Aaaarrrgggghh" teriak dia frustasi sambil berbicara sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Come To Me || TREASURE (END)
FanfictionJaehyuk : Bakal ada siapa emang? Haruto : Manager baru Bang. Jaehyuk : Ce/Co? Haruto : Cewek. Cantik. Banget. Gimana rasanya menjadi manager untuk 12 orang pemain sepak bola yang bobroknya super banget? Start 8 Okt 2020 Finish 5 Des 2020
