bagian dua puluh

188 26 0
                                    

ig : @/zezeuss1



🌷🌷🌷

Tok... tok... tok...

Minju yang sedang melihat film bersama Sanha di ruang tamu rumah Minju, mendengar seseorang mengetuk pintu. Ruang tamu ruangan yang redup, dengan banyak bantal di sekeliling. Seakan - akan ruang tamu sudah menjadi tempat menonton bioskop privat ternyaman yang pernah ada.

Minju beranjak dari tempat duduk nya, sedangkan Sanha masih fokus menonton film.

Sanha sama Minju ini tidak ada rencana untuk malam sabtu an bareng. Tapi, tiba - tiba seru juga kalo nonton film bareng sahabat.


"J-jaemin?"


Sanha langsung menoleh kan kepala nya ke arah pintu.

"Sini masuk dulu, ada Sanha juga," ucap Minju kaku sambil menyingkir dari depan pintu dan mempersilahkan Jaemin masuk.

"Nggak usah aku di sini aja," ucap Jaemin yang masih memakai helm, namun membuka kaca nya itu. Helm fullface.

"Jadi?" tanya Minju sambil menyandarkan pungunggung di pintu, "kedatangan kamu kesini mau ngapain?" lanjut Minju.


'Pasti kamu mau minta maaf kan? hehehe' -Batin Minju. Minju sudah membayangkan betapa lucunya dan gemoi nya seorang Na Jaemin saat meminta maaf.








"Macaroon kamu enak."








PRANGGG!!!!!!


Hancur sudah ekspetasi Minju untuk Jaemin. "O-oh jadi kamu kesini buat bahas Macaroon aku? Emang kamu udah makan Jaem?"

"Belum sih, hehe." ucap Jaemin sambil terkekeh, "Yaudah aku mau pulang duluan. Sanha duluan," ucap Jaemin lalu kembali ke motornya, dan pulang.

Minju mengunci pintu rumah nya kembali. Lalu pandangan nya kosong, rasa ingin mundur itu semakin kuat. Padahal Minju bertekat pada dirinya, ini baru awal, bukan tengah maupun akhir. Jadi sudah mau mundur?








~~~~








"Gue tata ini dulu. Terus besok kasih ke rumah Jeno, ngajak Minju ah," ucap Annya bergumam sendiri. Sambil menata, susu kotak rasa cokelat yang lumayan banyak itu.

Annya sangat serius. Seakan - akan mempersiapkan sesuatu untuk Jeno adalah hal yang penting.

Annya menelepon Minju,

"Halo Annya?"

Mulai terdengar suara dari seberang sana. Annya mengapir HP nya di antara pundak dengan telinga, sambil terus menyesuaikan tempat yang cocok agar susunan susu cokela dan beberapa polaroid foto Jeno terlihat bagus.

"Nju, besok temenin gue ke rumah Jeno kuy?"  tanya Annya tapi masih fokus menata susu cokelat nya.

Annya menunggu jawaban dari Minju. Namun.... 10 detik, 15 detik....

Tidak ada jawaban?

"Halo Minju?" panggil Annya dengan hati - hati.

"I-iya halo Nya?" jawab Minju, sambil terbata - bata, tidak biasanya Minju berbata - bata seperti ini.

"Bisa nggak? Besok temenin gue? Gue jemput ke rumah lo," ucap Annya mengajak Minju. Karena sudah selesai menata susu cokelat itu, Annya menyandarkan punggungnya di ranjang nya.

"Besok? Emmm giman—"

"Besok kan hari libur, plis lah Nju temenin gue," ucap Annya dengan memohon.

[3] Here After 3 - Annya Lee ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang