Saat ini Rassya sedang berada di kantin memakan bakso dan meminum es jeruknya tapi tiba tiba.
"Dorrr"
"Uhuk uhuk " Rassya memukul dadanya karena tersedak makanannya sambil meminum es jeruknya serakah .
"Umprtt hahahaha " Tawa Aqeela pecah melihat tingkah suaminya .
"AQEELAA!!" Teriak Rassya memenuhi isi kantin untung masih sepi tuh kantin😌.
"Ya maap " Ucap Aqeela dengan menahan tawanya .
"Tumben lu udah ngantin temen lu mana?" Tanya Aqeela celingukan.
"Di kelas , males gue nunggu mereka lama banget " Ucap Rassya dan Aqeela pun ber oh ria.
"Lo sendiri ?" Tanya Rassya pada Aqeela.
"Gw bosen masa pada suruh nungguin mana lama banget lagi yaudah gw tinggal aja bodoamat mau mereka ntar marah sama gue ,gue laper " Ucap Aqeela pada Rassya sambil memegangi perutnya.
"Owhh" Ucap Rassya ber oh ria sambil memakan bakso ke mulutnya ya iyalah ke mulut ya kalik ke hidung wkwk.
"Emmm Sya " Ucap Aqeela sambil menelan selivanya saat melihat Rassya makan.
"Apa lu ,mau?, beli sendiri" Ucap Rassya yang paham dengan gelagat Aqeela .
"Ih , lo mah ngeselin sekali kali kek neraktir istrinya , "Ucap Aqeela memanyunkan bibirnya.
"Bodoamat ,beli sendiri" Ucap Rassya santai sambil memasukkan bakso ke mulut.
"Traktir gue bakso dong duit gue ketingalan ,gue laper pliss" Ucap Aqeela memelas.
"Kasian juga tu anak " Batin Rassya tidak tega.
"Plis ya , masa lu tega sih istri lo mati kelaparan " Ucap Aqeela memelas .
"Huft ,iya iya bawel" Ucap Rassya lalu memanggil mbk mbk kantin.
"Mbk bakso 1 mangkok sama Es jeruk 1 lagi " Ucap Rassya pada mbk mbk kantin.
"Siap mas" Ucap mbk kantin.
"Makasih cayang ku , ututu kalo gini baru namanya suami idaman, hehe" Ucap Aqeela kegirangan.
"Apa lo tadi bilang apa " Ucap Rassya pura pura tidak dengar.
"Nggak, nggak bilang apa apa" Ucap Aqeela gugup mati kutu kan lo qeel hahaha.
"Ciye lu suka ya sama gue , udah ngaku aja " Ucap Rassya menaik turunkan Alisnya.
"Idih pede amat lu" Ucap Aqeela salting.
"Lah lu tadi bilang sayang,hayo lo, udah ngaku aja napa sih " Ucap Rassya menggoda Aqeela.
"Kan gue kan ...cuma..." Ucap Aqeela terpotong oleh perkataan Rassya.
"Cuma apa ...apa....cuma sayang hahaha udah ngaku aja napa sih susah amat " Ucap Rassya membuat pipi Aqeela memerah seperti tomat.
"Itu pipi kenapa ngeblush gitu salting yak " Ucap Rassya sambil tertawa cekikikan.
"Nggak kata siapa pipi gue merah orang nggak juga " Ucap Aqeela memegangi pipinya.
"Hahaha ngaku aja deh " Ucap Rassya masih kekeh buat Aqeela mengaku.
"Lu apaan sih Sya bikin gue salting aja ,gue kan malu" Batin Aqeela dalam hati.
"Gue tau jawabannya lo suka sama gue ye kan " Ucap Rassya tertawa .
"Gue juga sayang kok sama lo " Bisik Rassya di dekat telinga Aqeela yang membuat pipi Aqeela memerah kaya kepiting rebus ciyah .
"Lo serius?" Ucap Aqeela memastikan.
"Iya gue serius , gue juga baru sadar kalau ternyata gue juga sayang sama lo ,jadi gue mau kita jangan berantem lagi ya ,kita mulai semua dari awal kita mulai lembaran baru bukan Aqeela dan Rassya yang bersatu karena perjodohan tapi Aqeela,Rassya yang bersatu karena cinta , lo mau kan ?" Ucap Rassya berhasil membuat Aqeela terharu dan meritihkan air mata .
"Iya gue mau" Ucap Aqeela mengangguk sambil tersenyum.
"Sekarang manggil nya jangan lo,gue tapi aku,kamu gimana?" Ucap Rassya pada Aqeela lalu Aqeela mengangguk sambil tersenyum.
Beberapa menit kemudian pesanan Aqeela pun datang.
"Ini Baksonya sama Es jeruknya neng" Ucap Mbk kantin.
"Makasi mbk " Ucap Aqeela tersenyum.
"Aku mau dong itu " Ucap Rassya pada Aqeela dengan wajah memelas.
"Kan bakso kamu masih ada " Ucap Aqeela pada Rassya.
"Aku maunya di suapin sama kamu, gimana dong" Ucap Rassya memandang Aqeela lalu Aqeela tersenyum lalu.
"Yaudah nih, buka mulutnya , Aaa" Ucap Aqeela menyodorkan sesendok bakso ke depan wajah Rassya lalu Rassya pun tersenyum dan membuka mulutnya.
"Gimana enak nggak" Ucap Aqeela pada Rassya.
"Enak banget Sayang , apalagi yang nyuapin kamu " Ucap Rassya tersenyum kikuk.
"Ih gombal" Ucap Aqeela tertawa.
"Oh , bagus ya suruh nungguin di cariin nggak ada taunya mesra mesraan di sini bagus bagus" Ucap Kiesha yang baru datang bersama teman temannya dan teman teman Aqeela.
"Iya ih Aqeela suruh nunggu di depan di cariin gak ada taunya malah pacaran di sini " Ucap Ratu memasang wajah sinisnya.
"Ganggu aja lu pada , lanjutin lagi dong sayang Aaa " Ucap Rassya lalu membuka mulutnya lebar .
"Ih malu ah di liat in" Ucap Aqeela malu.
"Udah biarin aja siapa suruh ke sini , Aaa"Ucap Rassya lalu membuka mulutnya lebar dan Aqeela pun menyuapi bakso ke mulut Rassya.
"Tunggu tunggu , sejak kapan kalian akur dan sejak kapan pake aku,kamu,sayang sayangan juga " Ucap Saskia sadar.
"Ciye ciye jangan jangan kalian udah saling suka lagi hem" Ucap Jefan menimpali perkataan Saskia.
"Gimana Sya kemakan omongan sendiri enak nggak hahaha, makanya kan gue udah bilang jangan benci benci nanti jadi suka sekarang terbukti kan ucapan gue hahaha" Ucap Kiesha tertawa sambil menepuk bahu Rassya.
"Berisik lu pada , serah gue dong idup idup gue juga " Ucap Rassya pada Kiesha.
"Eh ya slow bro " Ucap Kiesha lalu tertawa .
"Ngomong lagi gue sumpel nih mulut lo pake sepatu" Ucap Rassya yang di beri kekehan teman temannya .
"Idih sadis amat sih" Ucap Kiesha bergidik ngeri
"Udah udah kalian gabung duduk sini aja gih kita makan bareng , tenang Rassya yang teraktir" Ucap Aqeela lalu melirik ke arah Rassya.
"Iya, Ah apa gue " Ucap Rassya sadar dan kaget menunjuk dirinya sendiri.
"Gimana sih sayang masa aku sih yang bayarin semua kasian kan dompet aku" Ucap Rassya merengek kepada Aqeela lalu semua pun tertawa melihat ekspresi Rassya.
"Sekali kali sayang " Ucap Aqeela lalu Rassya pun hanya bisa menghembuskan nafasnya gusar dan pasrah jika dompetnya hari ini akan menjadi tipis.
"Iya udah deh iya itung itung ngamal sama kucing kucing kelaparan " Ucap Rassya terkikik geli dan mendapatkan tatapan sinis dari Kiesha,Emiliano,Rey bong,Jefan,Ratu,Sandrina dan Saskia.
"Sori-sori canda hahaha, kuy lah duduk" Ucap Rassya lalu mereka semua pun duduk menunggu pesanan.
"Mbak..." Ucap Rassya memanggil mbak mbak kantin.
.
.
.
Bersambung.....
KAMU SEDANG MEMBACA
Jodoh Pilihan Mama (END)
Teen FictionCerita ini tentang kisah cinta antara dua remaja yang di jodohkan dan harus hidup berumah tangga dengan orang yang di bencinya, sampai perasaan aneh tumbuh karena terbiasa bersama. Warning!!!! Cerita ini hanya fiktif belaka alias tidak nyata hanya...
