Jam menujuk pada pukul 19.00 semua sudah bersiap di acara aniversary Saskia dan Kiesha .
Saskia berusaha mengajak kiesha untuk keluar tapi harus tanpa kecurigaan Kiesha tentang acara kejutan yang di rencanakannya.
"Sha kamu pake baju ini ya " Ucap Saskia memberikan jas kepada Kiesha.
"Loh, emang mau kemana kok harus pake beginian?" Ucap Kiesha bingung.
"Udah pake aja napa " Ucap Saskia sambil menyodorkan Jas pada Kiesha.
"Iya iya " Ucap Kiesha lalu menuju kamar mandi.
Beberapa menit kemudian Saskia terpaku melihat penampilan Kiesha.
"Cakep!" Ucap Saskia mengacungkan jempol lalu menarik tangan Kiesha keluar begitu saja .
"Eh...eh..kita mau kemana ??" Ucap Kiesha karena di seret oleh Saskia.
"Masuk!!" Ucap Saskia lalu Kiesha ngeri sendiri sama tingkah Saskia ia pun memilih nurut aja sedangkan Saskia yang mengemudikan Mobilnya.
"Sebenernya mau kemana sih?" Ucap Kiesha yang tidak di ubris oleh Saskia .
"Nah dah sampek " Ucap Saskia lalu Saskia turun dari mobil dan mendekat ke Kiesha .
"Aku tutup matanya dulu ya " Ucap Saskia lalu mengikatkan kain hitam ke Kiesha.
"Kok pake acara tutup mata sih sayang kuh, cinta ku " Ucap Kiesha jengah.
"Udah nurut aja " Ucap Saskia lalu membawa Kiesha ke tempat yang sudah di renovasi oleh teman temannya.
Setelah Saskia sampai, Saskia pun memberi aba-aba untuk membuka ikatan kain yang menutup mata Kiesha.
"Okey kita udah sampai aku hitung sampai tiga buka ya , satu....dua....ti...ga...." Kiesha pun pelan pelan membuka ikatan kain lalu membuka matanya.
"Surprize!!!" Ucap semua teman temannya dan Saskia sambil memegang kue aniversary nya .
"Ya ampun Sweet banget " Ucap Kiesha tersenyum .
"Selamat ya Sas,Sha semoga kalian berdua langgeng terus sampai kakek nenek " Ucap Aqeela tersenyum pada Kiesha dan Saskia
"Dan semoga kalian rukun terus ya " Ucap Rassya sambil tersenyum.
"Makasih semuanya " Ucap Saskia dan Kiesha .
"Yaudah yaudah gimana kalau kita langsung mulai aja makan nya gue dah laper nih " Ucap Emiliano lalu Emil pun mendapat cubitan oleh Ratu.
"Awss..." Ucap Emiliano kesakitan.
"Malu maluin " Bisik Ratu pada Emiliano.
"Hahaha nggak papa ayo kita mulai pesta dansa sama yang mau makan silahkan ya nggak usah sungkan sungkan" Ucap Saskia sambil tersenyum.
"Ayo ayo" Ucap Semuanya .
Beberapa jam lamanya akhirnya pesta pun selesai lalu semua sudah pulang ke rumah masing masing kini Rassya dan Aqeela sampai di apartemen mereka .
"Capek ?!" Ucap Rassya pada Aqeela yang menguap saat mengerjakan skripsinya Aqeela hanya mengangguk menanggapi pertanyaan Rassya.
"Yaudah tidur langsung aja biar aku nanti yang beresin " Ucap Rassya lalu Aqeela berdiri dari duduknya.
"Skripsi kamu gimana?" Ucap Aqeela pada Rassya.
"Udah hampir selesai kok doa in aja ya semoga aku bisa cepet wisuda terus dapet kerjaan jadi nggak nyusah in mama papa kita lagi " Ucap Rassya sambil mengelus pucak kepala Aqeela.
"Aamiin " Ucap Aqeela sambil tersenyum.
"Tidur gih biar aku yg beresin besok kamu lanjutin lagi aja jangan maksa in diri, tubuh kamu butuh istirahat " Ucap Rassya menasehati Aqeela.
"Ish iya iya bawel" Ucap Aqeela lalu menoel pipi Rassya .
Cup!
Satu ciuman mendarat di pipi kanan Aqeela. Aqeela membulatkan matanya dan Rassya tertawa melihat ekspresi Aqeela.
"Hukuman karena kamu udah nakal " Ucap Rassya, Aqeela pun tersenyum lalu menuju ke tempat tidur.
"Good night jangan lupa juga habis ini kamu tidur" Ucap Aqeela menatap punggung Rassya.
"Bilang aja kalau pengen aku peluk" Ucap Rassya dengan senyum menggoda .
"Ish dasar mesum, tauah aku mau tidur" Ucap Aqeela lalu menyibak selimutnya sampai ujung kepala lalu tersenyum di balik selimut dan memejamkan matanya.
Sedangkan Rassya menatap tingkah istrinya pun menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
Di tempat lain Sandrinna sudah siap dengan baju tidur nya, dia pun tidak sabar menanti hari minggu yaitu acara pernikahannya dengan Rey bong .
"Mama udah nanya tadi sama desainernya terus katanya sebelum sabtu udah jadi kok " Ucap Wati tersenyum sambil mengelus rambut pirang Sandrinna.
"Kakak pasti udah nggak sabar ya hayo ngaku " Ucap Richel
"Apaan sih dek" Ucap Sandrinna dengan pipi yang sudah memerah.
"Ciye pipinya ngeblus " Ucap Richel sambil tertawa.
"Ih rese ya kamu" Ucap Sandrinna lalu mencubit adeknya" Richel pun tertawa terbahak bahak dan berlari keluar dari kamar Sandrinna.
"Dasar " Ucap Wati lalu menggelengkan kepalanya.
"Yaudah kamu tidur gih, mama juga mau tidur udah ngantuk" Ucap Wati.
"Iya ma" Ucap Sandrinna.
"Good night sayang" Ucap Wati lalu mencium kening putrinya.
"Night too ma" Ucap Sandrinna tersenyum lalu Wati pun tersenyum dan keluar dari kamar Sandrinna.
"Oh iya temen temen belum aku kabar in ya kalau aku sama Rey bakal melangsungkan pernikahan di hari minggu " Ucap Sandrinna lalu mengambil surat undangan dan menuliskan nama teman temannya di sana.
"Besok gue bagiin deh, " Ucap Sandrinna meletakkan surat undangan di nakas lalu merebahkan tubuhnya.
.
.
.
.
Bersambung.....
Jangan lupa vote and coment ya guys biar mimin semangat nulisnya hehe maaf baru up soalnya ada hal yang tidak bisa mimin ungkapkan intinya mohon maaf bila mimin lama up hehe ....oh iya berhubung bulan Rahmadhan buat kalian yg beragama Islam semangat ya puasanya jangan lupa tadarusan okey karena pahala membaca Al Qur'an sangat masyaallah besar banget satu huruf di hitung 10 pahala lho guys jadi kan lumayan buat celengan di akhirat hehe ....
KAMU SEDANG MEMBACA
Jodoh Pilihan Mama (END)
Teen FictionCerita ini tentang kisah cinta antara dua remaja yang di jodohkan dan harus hidup berumah tangga dengan orang yang di bencinya, sampai perasaan aneh tumbuh karena terbiasa bersama. Warning!!!! Cerita ini hanya fiktif belaka alias tidak nyata hanya...
