Cerita ini tentang kisah cinta antara dua remaja yang di jodohkan dan harus hidup berumah tangga dengan orang yang di bencinya, sampai perasaan aneh tumbuh karena terbiasa bersama.
Warning!!!!
Cerita ini hanya fiktif belaka alias tidak nyata hanya...
"Huft!, Iya deh terserah kamu" Aqeela menghembuskan nafasnya gusar .
"Ayo naik" Ucap Rassya pada Aqeela.
"Yakin aku naik?" Ucap Aqeela pada Rassya.
"Iya dong sayang, masa iya satpam di depan itu yang naik aku boncengin" Ucap Rassya pada Aqeela.
"Hahaha iya juga ya " Ucap Aqeela sambil tertawa .
"Yaudah Ayo naik" Ucap Rassya lalu Aqeela pun menaiki sepeda Rassya .
Saat di perjalanan menuju sekolah Rassya melihat penjual Acsessoris di pingir jalan Rassya menghentikan sepedanya lalu menepi menuju penjual Acsessoris tersebut untuk memberi hadiah untuk Aqeela.
"Kok berhenti?" Ucap Aqeela bingung pasalnya sekolah masih agak jauh.
"Sebentar " Ucap Rassya pada Aqeela lalu Aqeela pun turun dari sepeda Rassya".
"Emmm, mbak beli cincin ini satu pasang ya mbak " Ucap Rassya pada penjual Acsessoris.
"Oke mas , ini cincin nya " Ucap penjual Acsessoris pada Rassya.
"Berapa harganya mbak?" Ucap Rassya pada penjual Acsessoris.
"Dua puluh Ribu saja mas " Ucap penjual tersebut, lalu Rassya megeluarkan uang senilai lima puluh ribu.
"Ini kembaliannya mas" Ucap penjual Acsessoris memberikan kembaliannya.
"Udah ambil aja mbak" Ucap Rassya pada penjual tersebut.
"Masyaallah terima kasih mas " Ucap penjual Acsessoris sambil tersenyum.
"Sama sama mbak" Ucap Rassya .
"Sayang" Ucap Rassya pada Aqeela.
"Iya " Jawab Aqeela pada Rassya.
"Duduk sana yuk aku mau kasi sesuatu " Ucap Rassya pada Aqeela.
"Cin-cin?" Ucap Aqeela lalu Rassya pun mengangguk.
"Sini Aku pake in" Ucap Rassya lalu Aqeela pun menyodorkan tangannya.