14. Anne dibentak?

4.8K 358 21
                                        

Welcome readers
Love Story Anne!

Welcome readersLove Story Anne!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

|| Revisi 4-12-21 ||

(。’▽’。)♡

Ruang osis sudah terlihat kosong. Beberapa waktu yang lalu telah diadakan rapat tentang LDKS. Naufal bersama anggota inti lainnya masih berada didalam ruangan.

"Permisi kak Naufal, diluar ada yang nyariin." ucap Abigail, selaku adik kelas sekaligus anggota osis.

"Okey... Thanks!"

Naufal bergegas menuju luar ruang osis. Namun raut wajahnya berubah 180 derajat seketika. Yang awalnya ramah sekarang justru berubah datar ketika melihat kehadiran orang tersebut.

"Hai, Naufal!" sapa orang tersebut.

"Ada perlu?" suara Naufal terdengar dingin sekali.

"Jangan cuek dong didepan gue. Gue cuma lihat keadaan lo,"

"I'm fine."

"Pinter banget sih kalau bohong,"

"Kalau gak penting gue balik kedalam." Naufal hendak membalikan tubuhnya namun ditahan oleh orang tersebut.

"Eh tunggu! Sabaran dikit kenapa sih," orang tersebut memanyunkan bibirnya kesal.

"To the point!"

"Iya iya! Lo kenapa sih judes banget kalau sama gue?"

"Cla, jangan buang waktu gue!"

Iyap! Orang tersebut adalah Clarisa. Gadis tersebut selalu berani mengganggu waktu Naufal entah saat istirahat atau jam mata pelajaran. Terkadang Clarisa rela membolos hanya untuk menemui Naufal di ruang osis.

"Jangan cuek gitu dong sama calon pacar," tangan Clarisa kini menggapai pipi Naufal.

"Jangan sentuh gue!" Naufal menghempaskan tangan Clarisa dengan kasar.

"Lo jahat banget sih. Gue cuma mau pegang pipi lo, kenapa gak boleh?"

"Gak ada yang boleh sentuh gue! SEKALI PUN ITU LO!" Naufal geram dengan kelakuan Clarisa. Sebenarnya apa yang sedang gadis itu lakukan disini. Kurang kerjaan.

"Anne doang gitu yang boleh pegang?" kedua alis Clarisa menukik, "Dia gak akan pernah lihat kearah lo, Fal! SAMPAI KAPAN PUN!"

"Apa urusannya sama lo?" Naufal maju selangkah menantang Clarisa.

"Fal, lupain Anne, please!"

"Lo ngatur gue?" suara serak Naufal membuat Clarisa bergedik ngeri.

"I-iyaa! Karena itu yang terbaik buat lo,"

"Tau apa lo tentang yang terbaik buat gue?"

"KARENA GUE GAK SUKA!" nada Clarisa semakin meninggi, ia mendorong dada Naufal.

Love Story AnneCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang