[‼️𝘽𝙐𝘿𝘼𝙔𝘼𝙆𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒 𝙎𝙀𝘽𝙀𝙇𝙐𝙈 𝙈𝙀𝙈𝘽𝘼𝘾𝘼‼️]
Anne Chintya Hinata, sosok gadis atlet berkuda yang memiliki sifat begitu dingin, tertutup, cuek atau sering disebut coldgirl. Anne mempunyai paras cantik dan bentuk tubuh indah yan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
|| Revisi 9-12-21 ||
(。’▽’。)♡
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[ Wajah Hesa kalau lagi mode dingin ]
(。’▽’。)♡
"KOK BISA SIH?! LO GAK LAWAN DIA, HA?" teriak Hesa cukup keras, sampai seisi rumah terkejut.
"Hesa, ada apa sih kok sampai teriak teriak begitu?" Bunda berjalan kearah dua anaknya yang sedang berdebat di ruang keluarga. Namun bunda belum sadar bahwa tangan putrinya terbalut oleh perban.
"Kenapa si--EH TANGAN KAKAK KENAPA?" Gibran langsung berlari kearah kakak perempuannya dan menggapai tangan yang dibalut perban itu.
"Aduh... pelan pelan, Gibran." tegur Anne sedikit meringis kesakitan.
"Maaf, kak. Emangnya ini sakit banget ya?"
Gibran terus menatap tangan kakaknya yang terbalut plester. Anne berjongkok dihadapan adiknya, mengangkat kepala Gibran dan menggelengkan kepalanya. Meyakinkan padanya bahwa ia baik baik aja.
"Yaampun, Anne! Ini kenapa bisa begini tangannya?" pekik bunda cukup histeris. Ayah bergegas keluar dari kamar saat mendengar suara istrinya yang cukup keras hingga terdengar sampai kamar. Wajahnya terlihat dingin saat menatap tangan putrinya.
"Kenapa tangan kamu?" tanya Ayah.
"Just a broken glass wound,"
"You crazy?! Apa Dave gak jagain lo disana?" bukannya ayah yang bersuara, melainkan Hesa.
"Kenapa harus Dave?"
"Kita udah tugasin Dave jaga lo kalau di sekolah, Ann. Harus--"
"Dave bukan bodyguard!" sela Anne.
"Tapi dia yang udah janji sendiri bakalan jagain lo selama di sekolah,"