30. Berkuda Bersama

3K 255 5
                                        

Welcome readers,
Love Story Anne!

|| Revisi 24-01-22 ||

(。'▽'。)♡

(。'▽'。)♡

Suara kicauan burung saling menyaut di halaman rumah megah milik Dave. Lelaki itu sudah siap dengan kaos hitam polos dipadukan dengan kemeja diluar tubuhnya. Tidak lupa juga celana jeans panjang andalannya. Terlihat simple namun menarik bagi yang melihatnya.

Hari ini sesuai janjinya, ia akan menemani Anne latihan berkuda. Dave mulai menuruni anak tangga dengan santai, terlihat suasana rumah yang sepi dan sunyi. Tidak ada celotehan si kembar dan Oji, adiknya.

Kemana mereka?

"Pagi menjelang siang mbak!" sapanya gembira.

"Eh ada aden ternyata. Sarapan dulu yuk, den." tawar mbak Mirna selaku asisten rumah tangganya.

"Wih pasti enak banget nih. Masakan mbak kan gak ada tiganya,"

"Bisa aja aden mah. Eh tapi kok tiganya?" wajah mbak Mirna kebingungan.

"Yang terenak pertama bunda habis itu nurun ke mbak deh hehe..." Dave terkekeh kecil.

Seketika ingatan tentang bundanya kembali berkutik difikirannya. Pandangan Dave ia edarkan ke seluruh penjuru rumah, nyata atau tidak namun seperti masih ada bayang bayang sang bunda disana. Gak! Dave gak boleh seperti ini terus, dia harus ikhlas akan kepergian bundanya. Tidak boleh berlarut dalam kesedihan pokoknya!

"Aden, are you okey?" suara mbak Mirna mampu membubarkan lamunannya.

"Hmm-baik baik aja kok, mbak." senyum fake andalannya keluar kembali. "Btw kemana mereka semua?"

"Oh itu tadi Retha sama Resha minta ke taman jadi dek Oji sama bapak diajak juga deh." jawab mbak Mirna seolah paham arti kata mereka yang dimaksud Dave. Dave tersenyum tipis, mungkin benar ayahnya sedang berusaha memperbaiki hubungan diantara mereka.

Love Story AnneCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang