[‼️𝘽𝙐𝘿𝘼𝙔𝘼𝙆𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒 𝙎𝙀𝘽𝙀𝙇𝙐𝙈 𝙈𝙀𝙈𝘽𝘼𝘾𝘼‼️]
Anne Chintya Hinata, sosok gadis atlet berkuda yang memiliki sifat begitu dingin, tertutup, cuek atau sering disebut coldgirl. Anne mempunyai paras cantik dan bentuk tubuh indah yan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(。’▽’。)♡
Udah siap?
Tamu harap bawa undangan ya😂
(。’▽’。)♡
"Pagi, Dave."
"Pagi juga, Bunda," sahut Dave seraya mencium telapak tangan calon mertuanya.
Ciee udah calon mertua nih sekarang.
"Bagaimana kabarnya, bund?"
"Kamu setiap hari kesini loh, masa masih aja tanya kabar bunda." keduanya tertawa di ruang makan.
"Bang Hesa udah berangkat, bund? Kok tumben sepi banget." tanya Dave, ia menatap seisi rumah Anne. Seperti tidak ada kehidupan di pagi hari ini.
"Hesa lagi keluar kota. Dia ditugaskan ayah buat urus cabang perusahaan disana beberapa hari kedepan." jelas bunda.
Iya semakin hari kesibukan Hesa semakin terlihat. Kinerja Hesa sangat bagus hingga dipercaya oleh sang ayah keberapa cabang perusahaan keluarganya. Ini sudah kelima kalinya Hesa keluar kota dalam sebulan dan alhamdullillah cabang perusahaan itu semakin membaik sekarang.
"Kalau kamu bagaimana? Masih aman kan kuliah sambil kerja?"
"Alhamdulillah semuanya terpantau aman, bund."
"Syukurlah kalau semuanya baik baik aja. Bunda dari awal sudah yakin kalau kamu pasti bisa bertanggung jawab sama perusahaan ayah kamu." Dave tersenyum kala bunda begitu support kepadanya.
"Pagi." sapa gadis cantik, putri semata wayang dari keluarga Hinata. Dia adalah Anne.
"Pagi calon istrinya Dave." goda Raina, bunda Anne.
"Bunda ih!"
Dave menepuk kursi kosong disampingnya, mengkode Anne untuk duduk disana. Anne tersenyum kala melihat kehadiran calon suaminya pagi ini.
"Sarapan dulu habis itu baru berangkat ke butik. Bunda udah jadwalkan fitting baju kalian agak siangan nanti." kedua lawan jenis itu mengangguk menurut dengan perintah Raina.
Hari ini Dave dan Anne akan melakukan fitting baju pernikahan. Beberapa langkah lagi keduanya akan menempuh hidup yang lebih serius. Insyaallah dilakukan 6 bulan lagi. Lebih tepatnya tahun depan. Hal ini susah dibicarakam secara keluarga. Satria selaku ayah Anne meminta Dave untuk bersabar sedikit lagi.
Untuk mengikat hubungan mereka Raina ingin menyelenggarakan pertunangan secara resmi dahulu didepan semua orang. Karena memang selama ini Dave dan Anne hanya pertunangan antara keluarga saja. Semua persiapan sudah diatur oleh Raina, selaku bunda Anne.