[20] Tentang Gebi

85 56 106
                                        

Seperti biasa, jangan lupa vote dan komentar yang banyak yah. Aku sayang kalian💜

So, happy reading✨

🌷🌷🌷

"Kenapa kamu membuat Farah celaka?"

Berharap ketika sang kekasih menjenguknya akan mendapatkan perlakuan manis, tapi tidak. Malah sebaliknya, Gebi mendapatkan perlakuan dingin dan tatapan tajam dari Arka. Selama mereka menjalin hubungan, baru kali ini Gebi melihat Arka seperti itu.

"Jawab aku, Gebi!"

"Aku enggak begitu. Kamu gak percaya sama aku?"

Arka pun terkekeh mendengar jawaban Gebi yang menurutnya dibuat-buat tidak tahu dengan tatapan polos.

"Yuda selalu menceritakan sikap buruk kamu ke Farah sama aku. Awalnya aku gak percaya. Tapi kamu seakan meyakinkan aku untuk percaya dengan melakukan hal gila itu ke aku dengan kamu mencelakai Farah. Dan parahnya, aku yakin kalau kamu memang sengaja melakukan ini. Sebenarnya kamu mau apa? Farah salah apa sama kamu?"

Gebi dapat melihat tatapan mata Arka yang berkilat marah. "Kalau kamu gak tau apa-apa, jangan sok nuduh sembarangan Arka!"

"Kalau gitu kasih tau aku! Kasih tau aku apa maksud kamu!"

Gebi diam. Tidak tau harus menjawab apa karena Gebi tidak ingin Arka tahu apa yang sebenarnya terjadi.

"Bahkan kamu gak percaya sama aku. Aku udah bilang ke kamu kalau kamu ada masalah, kamu bisa cerita ke aku. Aku ini pacar kamu, bukan orang asing. Apa kamu punya -

"Pergi!"

Arka menatap Gebi bingung sekaligus tidak percaya ketika Gebi mengusirnya.

"Pergi Arka!!!"

"Oke fine, aku pergi. Dasar gadis tidak tahu diuntung."

Selepas Arka pergi, Gebi meremas selimut dengan kedua tangan ketika kalimat terakhir Arka yang seperti menusuk hatinya terngiang di kepala. dengan posisi yang masih sama, duduk di atas bangsal. Dia sedikit terperanjat ketika mendengar suara pintu yang ditutup dengan keras.

Arka yang jahat atau dirinya yang egois?

***

"Gebi sialan! Gimana bisa dia lakuin itu?!" ucap Yuda yang masih di ruangannya. Di sekelilingnya ada Farah, Bima, Clara, dan Rakha.

Kecelakaan tadi membuat mereka cemas akan keadaan Farah hingga gadis itu ditahan di ruangan Yuda ketika ingin menemui Gebi yang sedang ditangani oleh Dokter di ruangannya. Farah pasti terkena belakang mobil Gebi kalau saja tadi Rakha tidak mengejarnya dan menolong gadis itu. Sedangkan Gebi, Farah melihat orang yang sangat membencinya itu terkapar di dalam mobil ketika belakang mobilnya menabrak tembok bangunan dan mobil yang menabrak Gebi pergi begitu saja setelah membuat keributan di jalan.

"Gimana kalau tadi Rakha enggak sempet nolongin Farah? Akhhh bisa gila gue kalo sampe Farah kenapa-napa," ucap Yuda yang langsung mendapatkan tatapan bertanya dari pemilik nama.

"Gebi gak ngelakuin itu!"

Suara Farah menarik atensi dari masing-masing orang di sekelilingnya.

"Lo jadi orang jangan naif gitu, Far. Gebi jelas mau buat lo celaka dan lo mau ngebela dia?" Clara kesal.

"Gue enggak ngebelain dia, tapi itu memang kenyataannya," kekeh Farah.

"Ada bukti?" tanya Bima lembut membuat Farah menoleh ke arah sang Kakak.

FAYUDA ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang