Ternyata banyak siders nya yaaak, kalo gitu aku mau bikin target. Aku mau vote 150 dan komen 30. So, semangat 😀💓
YUK BISA YUKK, soalnya ini makin seru huhuhu🔥
SPAM PURPLE LOVE DULU YAA 💜
Happy Reading ✨
•••
Jennie merasakan kepalanya pusing saat dirinya terbangun. Nyawanya yang belum terkumpul sepenuhnya membuat Jennie celingukan menatap seluruh ruangan yang tak ia kenali.
Jennie memijat pelipisnya dan duduk di tepi ranjang, maniknya langsung tertuju pada seseorang yang tengah duduk di sofa sana dengan memandanginya.
Taehyung menatap Jennie tanpa ekspresi. Pria itu sudah menunggu Jennie semalaman. Ya, akhirnya mereka pun menginap di kapal pesiar ini karena Jennie yang masih tertidur. Taehyung berencana untuk pergi setelah Jennie bangun karena kapal sudah menepi.
"Apa yang kau lakukan?" tanya Jennie dengan kernyitan didahi.
"Tentu saja menunggumu!" decak pria itu.
Jennie beranjak dan pergi menuju kamar mandi yang tersedia di sana.
Jennie nyaris memekik tat kala menatap wajahnya di pantulan cermin. Penampilan kini bak orang kehilangan akal yang di tinggalkan di tepi jalan. Benar-benar memalukan. Jennie yakin Taehyung pasti menertawakannya.
Jennie buru-buru membasuh wajahnya hingga kini wajahnya polos tanpa polesan make up.
Jennie keluar dari kamar mandi dan menatap Taehyung yang masih dengan pakaian semalam.
"Kita harus bergegas pulang."
Jennie tak banyak berkata dan mengekori pria itu dari belakang.
Jennie masuk ke dalam mobil begitu pun dengan Taehyung.
Suasana di perjalanan terasa begitu hening. Jennie sedari tadi terus menolehkan kepalanya mencari keberadaan Hayden.
Jujur, Jennie begitu mengkhawatirkan pria itu. Apakah Taehyung melenyapkan Hayden setelah melihat mereka berciuman?
Oww__memikirkannya saja sudah membuat kepala Jennie kembali berdenyut pusing.
"Hayden tengah cuti. Dia belum bisa bekerja setelah aku menembak kakinya."
Jennie menoleh mendengar seruan yang begitu enteng itu. Taehyung bahkan seperti tidak merasa bersalah sama sekali.
"Apa kau memecatnya?" cicit Jennie hati-hati. Walau dalam benaknya ingin sekali melemparkan sumpah serapah pada pria di sampingnya ini namun Jennie berusaha menahannya agar tidak menyulut amarah pria itu.
"Tidak."
Sahutan singkat itu sudah cukup membuat hati Jennie sedikit merasa lega. Meski begitu Jennie masih merasa bersalah sebab Hayden harus menanggung akibatnya setelah perbuatan gilanya.
Tanpa sadar Jennie mendengus. Sejujurnya Jennie pun tak akan melakukan hal gila itu jika bukan Taehyung penyebabnya. Jennie masih ingat betul bagaimana pria itu mencium seorang wanita di kapal pesiar dengan panasnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SEQUOIA [SELESAI]
Storie d'amore[FOLLOW SEBELUM BACA] ______________________________________________ Meninggalkan atau ditinggalkan? Keduanya sama-sama sakit. Bagaimana rasanya jika di tinggalkan oleh orang terkasihmu, hal itu jelas pasti menyakitkan. Itulah yang di rasakan oleh J...
![SEQUOIA [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/210867592-64-k133703.jpg)