Bagian 40 : Keanehan

13 6 0
                                        

"Sihirku ... tidak mungkin mereka asli dua-duanya!"

Fya menatap tak percaya kedua orang itu, harusnya salah satu dari mereka akan lenyap bersamaan dengan aura yang menandakan mereka hanya sebuah tiruan.

"Awas, Ratu!" Fya mendorong tubuh sang ratu membuat ratu itu mundur beberapa langkah kebelakang.

Sebuah lubang muncul dan membuat Fya terjerembab didalam lubang itu.

Lelaki yang membuat lubang itu tertawa, melihat kemirisan yang dialami mereka.

Athely melihat keduanya sekali lagi ia memejamkan matanya, "Kuroto ...." lirihnya lalu ia membuka kedua matanya lagi.

"ATHELYYY!"

Athely yang melamun itu kini tercengang begitu melihat tubuh AiLin yang sudah dipenuhi luka bakar dihadapannya.

"Fya, apa yang terjadi?" seorang gadis membantu Fya tuk keluar dari lubang itu.

Lalu seorang gadis dengan rambut ikalnya datang dengan lelaki dibelakangnya.

Gadis berambut ikal itu melihat sang ratu beberapa saat, "Resh ... bawa Ratu ke dalam." kemudian menyuruh lelaki itu untuk membawa sang ratu kedalam akademi.

"Keduanya, mereka asli. Tidak ada tiruan, mereka adalah dua orang yang sama yang hidup di waktu yang berbeda."

***

Benar yang dikatakan oleh Fedha, lelaki itu dengan, Lees, Anli dan Clarissa tengah melawan beberapa mayat hidup yang tidak ada habisnya itu.

Bahkan Anli yang seorang Sage saja sampai dibuat kewalahan karena kemampuan regenerasi dari mayat hidup itu.

"Hahahaha, kalian tidak akan mampu menang melawanku dan para pengikutku di masa lalu!"

"Cih, dasar! Apa yang kau lakukan hingga membuat mayat hidup seperti ini!?" Clarissa berdecih ia terus menerus melayangkan berbagai macam sihirnya dan berusaha menembus masuk kedalam.

Mereka ingin segera masuk dan membunuh gadis Necromancer itu.

Fee terkekeh sedikit, "apa kalian tidak pernah mendengar sebuah cerita kalau Klan-ku itu dikhianati oleh Klan Magician yang wilayahnya disebelah?" mendengar pertanyaan dari Fee membuat mereka bungkam tapi tidak dengan Anli yang masih fokus.

"Kalian jangan dengarkan! Mayat hidup ini membutuhkan nutrisi mahkluk hidup untuk beregenerasi." seruan dari Anli membuat mereka kembali fokus.

Serangan demi serangan terus diluncurkan, hingga mereka sampai pada pintu.

"Jangan buka pintu itu!!" Lees berteriak kencang memberhentikan niat Anli yang ingin membukanya.

Dari dalam Fee justru tertawa, ia membuka pintunya sendiri dan menampakkan dirinya yang berbalut gaun serba pink dengan tengkorak yang melayang-layang disampingnya.

"Oh, jika saja kau tidak memperingati ...." gadis berambut perak itu menundukkan kepalanya, tak lama dengan iris mata yang kembali bersinar itu ia mendongak. "Wahai pengikut-pengikutku! Saat ini adalah saat yang tepat untuk mengeluarkan semua hasrat terpendam para mendingan kalian dulu!"

Tepat setelah menyelesaikan ucapannya itu, beberapa mayat hidup mulai muncul ke permukaan tanah.

Membuat mereka berenam mundur, "dimana Kyo? Harusnya ia memiliki cukup sihir tuk melenyapkan mayat-mayat itu."

***

"Dua orang yang sama?"

Lelaki yang berada di sebrang mereka hanya diam sembari menganggukkan kepalanya membuat pernyataan yang diajukan Hylle itu benar adanya.

Beberapa waktu yang lalu saat ia ingin melancarkan beberapa serangan, Hylle mendinginkan suasana.

Membuat akhirnya lelaki itu mengerti bahwa mereka sebenarnya bukan musuhnya, yang menjadi musuhnya adalah yang menculik Cyaen ke dunia abstrak ini.

"Fee Necroro?" tanya lelaki yang berada di sebrang yang memperkenalkan namanya sebagai Xyzae, sementara lelaki yang berada dihadapan Athely saat ini adalah Kuroto.

Athely tak henti-hentinya menangis dan memeluk lelaki itu.

"Athely dengar, persiapkan segalanya. Kau akan bertaruh dengan nyawa sekitarmu lagi."

"Siapa?"

Keadaan hening seketika, tak lama setelahnya tanah yang sudah terbelah dua itu berguncang lagi, dan beberapa tangan muncul ke permukaan.

"Apa-apaan, apa itu!" Lya berjengit kaget ia melompat kebelakang AiLin yang sudah pulih berkat sihirnya Xyzae.

Tangan itu terus muncul ke permukaan, perlahan tapi pasti hingga muncullah beberapa mayat hidup.

"M-mayat hidup!??!"

"Gadis itu!! Siapa yang ia korbankan untuk membuat mayat hidup ini bergerak!?" Fya menarik Xyzae menjauh.

Mereka melompat kearah yang lainnya. Di sebrang sana, beberapa mayat hidup sudah nampak dan setelahnya mayat hidup itu mengerang menerjang mereka.

TBC
31 Mei 2021

A/n

-

--Rie♡

--Rie♡

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Necromancer [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang