Bagian 41

31.1K 1.6K 69
                                        

🔉 Bawalah Cintaku-Afgan

Lagunya lumayan Cocok sama ini Part


Dalam masalah seperti ini, Raffa yang sibuk menatap layar laptopnya dengan Nita yang menyuapin Raffa dengan tangannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dalam masalah seperti ini, Raffa yang sibuk menatap layar laptopnya dengan Nita yang menyuapin Raffa dengan tangannya.

Segininya Raffa tidak ingin dirinya terluka, sampai sampai ia harus menyusun dokumentasi kasus-kasus tentang Nevan.

Setelah Raffa bercerita tentang masa lalu Ia dan Nevan, Nita sempat kaget awalnya, tapi setelah berjalananya waktu, Nita pun mencoba bersikap biasa saja.

"Raffa--" panggil Nita.

Raffa yang sibuk menyusun foto foto serta tulisan di monitor laptop pun menoleh ke Nita. "Kenapa?"

Nita mengengam tangan Raffa sambil menatap manik mata Raffa. "Makasih,"

Raffa hanya menganguk dan kembali kepada laptopnya.

"Aaa-" pinta Raffa membuka mulutnya, menerima suapan dari Nita.

•••

15:09. Nita berdiri di pinggir lapangan sambil tersenyum melihat Raffa yang sedang berbincang dengan beberapa Dosen.

"Eyy!! Nit," sapa Jessi diikuti dengan Naya yang tersenyum ke arah Nita.

Nita memutarkan badanya, lalu tersenyum menyapa kedua sahabatnya itu. "Kalian Kenapa belum pada pulang?"

Jessi memutarkan badanya, seraya mencari sesuatu di dalam tasnya. "Ini!!" Ucap Jessi seraya memperlihatkan ketiga gelang yang begitu lucu kepada Naya dan Nita.

"Apa tuh?" Tanya Naya.

"Gelang, Papa gue barusan balik dari jerman, terus dia keinget kita. Eh dia beliin nih gelang katanya ini gelang-gelangan persahabatan."

Nita dan Naya menatap satu sama lain, dan terkekeh kecil. "Masa? Coba buat gue mana?" Pinta Naya.

Jessi memberi gelang satu persatu kepada Naya dan Nita. "Ah, lucu gak sih?" Tanya Jessi sambil memutarkan pergelangan tanganya.

Nita dan Naya menganguk, dengan gesit Naya mengeluarkan ponselnya dari saku kemejanya dan berkata. "Siniin tangan lo pada, mau gue foto, buat kenang-kenangan."

Jessi dan Nita pun menganguk dan menjulurkan tanganya.

"Gue berharap, persahabatan kita gak sampai disini ya, tapi sampai kita bercucu," ucap Nita yang membuat Jesssi serta Naya menatap dirinya terharu.

"Amen" tambah Jessi.

"Pasti." Kata Naya.

Selagi menunggu Raffa selesai berbincang dengan dosen, mereka pun mendudukan diri mereka di meja yang tidak terlalu jauh dengan keberadaan Raffa.

Nerd HusbandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang