Genre: General Fiction
•••
Menikah dengan Pria yang Introvert berpakaiannya saja sudah seperti orang yang selalu ingin di Bully.
Bagaimana keselanjutan pernikahan ini? Apa berjalan dengan baik atau sebaliknya.
Rank.
#01 Nita 29.04.2021
#07 Berub...
SEBELUM SCROOL KEBAWAH DIHARAP UNTUK VOTE TERLEBIH DAHULU JANGAN LUPA UNTUK KOMEN JUGA:)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hubungan lo sama Naya?"
Raffa menoleh ke arah Nita seraya tersenyum kecil, "Itu bagian dari rencana gue, gue kerja sama, sama Naya,"
Raffa yang sudah peka jika Nita masih binggung, ia menjelaskan lebih detail apa yang direncanakan sampai membuat istrinya kembali menangis.
Sebenarnya sewaktu pertengkaran di rumah ini, dan sampai Nita pergi dari rumah, tidak lama Raffa menyusul Nita menggunakan motor temannya, ia meminta temannya datang ke rumahnya agar Raffa bisa meminjam motornya. Tidak mungkin jika Raffa harus menggunakan mobil.
Seperjalanan mengikuti Nita, Raffa ingin sekali menahan Nita, tapi saat dirinya melihat kedipan di kunciran Nita muncul, Raffa mengurungkan niatnya. Tapi yang Raffa rasakan ialah lega, di saat ia melihat Vina Adik Tiri Nita menghampiri Nita dan membawa Nita untuk ikut bersamanya.
"Jam lima pagi, Naya SMS lo, dia nyuruh lo dateng ke apartnya, untungnya gue yang baca pesan itu, untung aja gue belum berangkat ke rumah mama buat ngambil berkas punya papa, yang ketinggalan." jawab Raffa.
"Kok gue gak tau Naya Sms gue?"
Raffa menghela nafas berat, apa dirinya harus menjelaskan semuanya sampai bibirnya kering?
Ok Raffa akan menjelaskannya.
"Pesan Naya gue apus, setengah enam gue berangkat ke apartnya, karna gue rasa ini bagian dari Nevan, pas gue sampe parkiran, gue markirin mobil gue sebelum masuk ke Lobi, karna gue sempet ngeliat mobil Nevan, gue tau itu mobil Nevan, mangkaya gue taro mobil gue di deket lobi."
Flasback off.
Setelah itu Raffa pun berjalan masuk ke dalam gendung apartemen itu, dirinya juga sempat mencatat nomor berapa kamar yang di tempati Naya. Setelah sampai di kamar Naya, Raffa sempat mendegarkan percecokan antara Naya dengan suara yang ia kenali yaitu Nevan.
"GUE GAK MAU!" teriak Naya.
"LO MAU MATI HAH? LO TINGGAL NGEDESAH TERUS SEBUT NAMA RAFFA BANGSAT!" balas Nevan tak kalah kencang.
Raffa yang mendegar itu sontak membulatkan mata. Jadi ini bagian rencana Nevan?
Rencana ini juga Raffa tidak mengetahui, sewaktu itu ia emang sedikit kesal dengan sikap Nita, tapi ia juga tidak bodoh main ambil keputusan dari mulut Nevan. Sewaktu itu Nevan hanya meminta dirinya untuk membenci Nita.
Setelah mengetahui apa pembicaraan itu, Raffa segara meninggalkan apartemen Naya dan kembali ke arah lobdimana n ia memarkirkan mobilnya.
Seperjalanan menuju kampus untuk datang lebih pagi, Raffa terus memijat keningnya, apa yang ia harus lakukan saat ini?