Bagian 39

31.8K 1.6K 197
                                        

🔉18-On Direction

••

Di seperjalanan menuju pulang ke rumah Raffa dan Nita, Nita terus diam, dirinya engan menoleh ke arah Raffa yang fokus menyetir sambil mengengam kunciran milik Nita.

Di seperjalanan menuju pulang ke rumah Raffa dan Nita, Nita terus diam, dirinya engan menoleh ke arah Raffa yang fokus menyetir sambil mengengam kunciran milik Nita

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Raffa-" cicit Nita dengan rambut yang tergerai, membuat Raffa yang melihat Nita takjub bukan main.

Sebelum Raffa menoleh ke arah Nita, dirinya terlebih dahulu melihat ke gengaman tangannya apakah kunciran Nita itu berkedip atau tidak.

Raffa menghela nafas dan menoleh ke Nita, "Apa?"

"Turunin gue disini," pinta Nita tanpa menoleh ke Raffa.

Raffa hanya diam tanpa mengubris permintaan Nita, dirinya gelisah, jika ia akan membuka suara takutnya kunciran itu berkedip dan mendegar semua percakapan dirinya dan Nita.

Raffa menepikan mobilnya dan menatap Nita dengan wajah datarnya.

"Gue turun," baru saja tangan Nita ingin membuka pintu mobil, kini tangannya malah di tarik oleh Raffa.

"Lo mau tau semuanya?" Tanya Raffa yang membuat Nita mengerutkan keningnya.

Nita melepaskan cekalan Raffa lalu menatap Raffa tajam, dirinya langsung mengambil kunciran itu dari tangan Raffa.

"Makasih, pasti lo mau jelasin kan, gimana caranya lo sama Naya bisa deket bahkan kalian ngelakuin hubungan yang gak seharusnya kalian lakuin? Lo emang bejat Raff!"

Setelah mengatakan itu, Nita mencoba turun dari mobil Raffa, membuat Raffa mengeram frustasi. Pandangan Raffa tiba tiba teralih ke kunciran yang di gengam Nita, begitu kedipan cahaya biru kecil itu berkedip. Raffa kembali mengunci mobil nya, membiarkan Nita tetap di dalam mobil, tidak jadi turun.

"Gue emang bejat! Seterah lo mau bilang gue apa, yang penting, jangan pernah lo benci Naya, karna dia gak salah apa-apa."

Mendegar ucapan yang keluar dari mulut Raffa? Membuat Nita kembali menangis dengan tangan membabi buta memukul dada bidang Raffa.

Di saat itu juga Raffa mengumpat di dalam hatinya. "Bangsat lo Nevan."

"Gue mau lo jauh- jauh dari Jessi dan Naya, gue gak mau buat Naya jauh dari Jessi cuman gara gara lo." lanjut Raffa.

"Jahat! Hiks! Lo--"

Belum juga melanjutkan ucapannya, Raffa langsung memeluk Nita erat.

"Gue minta maaf--" lirih Raffa.

Raffa mengambil kunciran Nita, lalu membuka kaca mobil dan meleparkan kunciran itu yang kini sudah tidak berkedip lagi.

Nita kembali di buat bengong oleh tingkah Rffa.

"Lo kenapa sih!" tanyanya terisak nangis.

Raffa tidak menjawab ucapan Nita, kini dirinya malah kembali menjalankan mobilnya.

Nerd HusbandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang