SELAMAT MEMBACA DAN SELAMAT BERPISAH💕
SELALU ADA PROLOG DI AWAL DAN SELALU ADA EPILOG DI AKHIR
•
•
Berbincang dengan Anak- Anak ABM, membuat Nita terus tertawa lepas mendegar celotehan Adit yang menjailkan Beno, Beno yang mendegar ocehan Adit hanya diam saja, dan tetap duduk santai disebelah Raffa, dengan Raffa yang sesekali mengelus punggung Nita dengan perlahan.
"Beno iss! Beno ngomong dong, masa dari tadi dim aja, maafin Adit ya Beno, Adit janji gak bakalan jail lagi, emm--Adit bakalan relain apa aja buat Beno deh," misuh-misuh Adit yang membuat Beno meliriknya kesal.
Raffa yang gemas pun mengode Beno dengan tangannya. Menyuruh Beno untuk membalas ucapan dit.
"Relain apa aja buat Beno?" Tanya Beno serius.
Adit pun menganguk mantap sambil mengambil chiki yang ada di pelukan Ammad, membuat Ammad mendengus kesal.
Setelah menelan makannnya masuk ke dalam rongga tengorokannnya Adit pun kembali berkata, "Kena petir 2000 kali, Adit rela."
"2000 kali? Adit serius?" Tanya Beno tak percaya.
Adit mengaguk santai, ia pun merebahkan kepalanya di paha Nita, Nita yang gemas oleh tingkah Adit pun mencubit pipi berisi itu.
Dengan kaki yang di lipat, Adit pun mencoba memasang kacamata milik Ammad. "Asalkan gak kena."
Tawa Nita, Raffa dan Ammad pun langsung pecah seketika, membuat Beno berdecak kesal sambil melepaskan sepatu yang di kenakan Adit lalu membuangnya cepat.
"Eh--eh, itu sepatu limited, enak aja main lepar- lepar." Cibir Adit bangkit lalu mengambil sepatunya.
"Kamu sih jail." Balas Nita terkekeh.
"Udah aku duga sayang, dari awal." lanjut Raffa.
"Om, Ammad mau cerita," kini Ammad mulai mengambil posisi duduk yang nyaman.
Raffa menganguk kecil lalu tersenyum.
"Tumben Mad kamu cerita? Beban pikiran kamu pasti udah penuh ya?" Tanya Adit seraya melihat Ammad dengan gaya santainya serta pdnya.
"Iya nih," balas Ammad acuh.
"Mau cerita apa sayang?" Tanya Raffa.
"Kemarin kan ceritannya Papa beli cicin di online shop, yang ada gambar Naga nya tuh ya Om, eh pas dateng, Naganya kurus, kata Papa gak sesuai ekspetasi. Terus pas Ammad liat, iya, Naga-nya kurus, kek belum makan."
Mendegar cerita Ammad, lagi lagi Raffa dan Nita menggeleng seraya terkekeh. Adit yang belum mengerti apa yang di katakan Ammad pun langsung duduk di sebelah Ammad sambil menepuk paha Ammad.
"Aikamu mah Mad, kalo Naganya gemuk berat dong cicinnya." Balas Adit dengan tangan menyentil kening Ammad.
"Iya juga ya," sambung Beno tanpa sadar yang sendari tadi diam dan kini diam- diam mendegar cerita Ammad.
•••
Selesai berkumpul dengan Adit, Beno serta Ammad, membuat di seperjalanan menuju makam Setyo. Papa Nita. Membuat Nita tertawa mengigat lelucon anak anak tadi.
Raffa yang melihat Nita sendari tadi hanya menggeleng seraya mengelus punggung tangan Nita lembut.
"Udah dong sayang ketawanya, nanti tengorokan kamu sakit," ucap Raffa di sela menyetir mobil.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nerd Husband
Historia CortaGenre: General Fiction ••• Menikah dengan Pria yang Introvert berpakaiannya saja sudah seperti orang yang selalu ingin di Bully. Bagaimana keselanjutan pernikahan ini? Apa berjalan dengan baik atau sebaliknya. Rank. #01 Nita 29.04.2021 #07 Berub...
