Bagian 38

28.7K 1.5K 68
                                        

Tak Kan Hilang-Budi Doremi

••

Pagi menyapa Nita dari tidurnya, dengan cepat Nita langsung menguncir rambutnya, tapi sebelum kunciran rambut itu melekat sempurna di rambut Nita, Nita sempat mengerutkan keningnya di saat dirinya melihat kelap-kelip biru kecil di ikat rambutnya.

Tapi dengan masa bodonya Nita kembali menguncir rambutnya dan berjalan ke luar kamar. Baru membuka pintu Nita langsung di sambut bunda dan Vina yang berdiri di dekat meja makan.


"Maaf ya bunda, Vina, aku telat bangun," ucap Nita tak enak hati.

Nina hanya mengelengkan kepalanya seraya tersenyum.

"Gapapa, bunda sama Vina juga ngerti, semalam kamu kecapean gitu,"

"Ayok kita sarapan," ajak Vina.

Nina menghampiri meja makan sambil membawa sup di mangkok yang lumayan besar.
"Nih, bunda masak sop IGA kesukaan Vina sama Nita," ucap Nina seraya meletakan mangkok sop itu.

Nita dan Vina saling menatap lalu seketika mereka terkekeh dan bangkit memeluk Nina.

"Sayang bunda,"

Nita tersenyum sambil menatap kue kering yang barusan di buat oleh Nina, sedangkan di sisi lain, Vina tetap fokus pada laptop, membuat Nita berjalan ke arah Vina.

"Lo ngerjain apa Vin?" tanya Nita melihat isi laptop Vina.

Nita baru sadar sepertinya ini bukan laptop milik Vina, soalnya walpaper yang Nita liat adalah walpaper LOGO kampusnya.

"Ah, ini. Aku lagi nyusun makalah,"

Nita menganguk lalu mengambil kue kering itu dari piring Vina. "Lo pinjem Laptop kampus?"

Pergerakan Vina terhenti lalu menoleh ke arah Nita sambil tersenyum kecil. "Iya, soalnya aku belum ada uang kalo beli pake duit sendiri."

Nita kembali menganguk, pantesan saja makalah Vina belum selesai selesai, padahal makalah ini seharusnya Vina kumpulin pas dirinya semester kemarin.

"Bunda tau?" tanya Nita yang mendapatkan gelengan dari Vina.

"Bagus, Bunda gak boleh tau, kasian takutnya nanti malah nambah beban pikiran lagi."

"Gue pinjem Ponsel lo dong,"

"Ini," ucap Vina seraya memberikan ponselnya ke Nita.

Nita membuka aplikasi Tokped, dan mulai mencari barang kebutuhan Vina.

Vina yang asik mengetik pun tidak sengaja mengalihkan pandangan, di saat melihat Nita dengan asiknya menekan tombol pesan. Yang lebih membuat Vina terkejut adalah Nita memesan laptop berlogo iphone.

"Kemungkinan besok barangnya dateng," celetuk Nita seraya mengembalikan ponsel Vina.

Vina masih membulatkan mata, Nita yang melihat ekspresi Vina pun terkekeh kecil lalu menggeplak lengan Vina.

"Lo kenapa?" tanya Nita seraya menahan tawa.

"kamu beneran pesen laptop di hp aku?" tanya Vina tak percaya.

Nita hanya menganguk sambil meminum jusnya dengan santai.

"Terus nanti yang bayar siapa?" tanya Vina lagi.

Nita tersenyum jail ke arah Vina dirinya memasang raut jutek. "Lo lah!"

Lagi lagi Vina membulatkan matanya, di tambah lagi matanya yang kini sudah bekaca kaca.

Nerd HusbandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang