Allyssa memasuki kamarnya dengan rasa kesalnya.bagaimana tidak Elvano dengan seenak jidatnya meminta izin untuk membawanya pindah tanpa mendiskusikanya terlebih dahulu dengannya.
Ia sangat tau jika keduanya menikah tanpa saling mencintai eh jangan kan saling cinta kenal aja emggak.tapi ya setidaknya hargailah statusnya saat ini,pikir sasa.
"Lo apa apaan si?"ujar lelaki itu tak terima karena tiba-tiba Allyssa menimpug nya dengan bantal berulang-ulang.
"Lo yg apa apaan?maksud lo apa coba minta izin buat pindah dan itu tanpa sepengetahuan gue"tadi dirinya memang tidak sengaja mendengar pembicaraan kedua orangtuanya demgan Elvano.
"Setuju atau enggak lo akan tetap ikut gue pindah jga kan?jadi buat apa gue ngomong sama lo dulu"balasnya dengan santai.
"Ya tapi kan_"
"Packing buruan.besok kita pindah"sekatnya.
"Lo bner bner ya ngeselin banget jadi orang,knpa si serba ngedadak kayak gini"gerutunya.
Lihat allyssa bahkan belum menyiapkan apapun, ini jga udah masuk jam sepuluh malem sedangkan lelaki itu baru sudah selesai packing entah kapan lelaki itu membereskan barang barangnya.dan yg bikin ngeselin lg pindah nya besok.auto bergadang ini mah.
"El gak bisa apa tunda dulu Pindahnya"bujuknya karena ia belum siap untuk pindah rumah.
"Gak"
"Ish.. Ayolah lagian knpa si harus pindah cepet cepet"
"Cepet lo bilang?bahkan gue disini udah tiga bulan setelah pernikahan kalo lo lupa"
"Ya tapi_"
"kapan lo selesai packing nya kalo lo ngebacot mulu"ujarnya dengan datar.Mimpi apa si gue punya bini bawel bgt,lnjutnya dalam hati.
__
Sesuai ucapannya kemarin mlam hari ini Elvano membawa istrinya untuk pindah.
"Baik baik ya sa disana,jgn bikin malu.urus suami kmu dengan baik dan jadi menantu yg baik jga disana ya"pesan karin.
"Iyaiya"
"Jgan iya iya aja kmu,tapi lakuin"peringatnya,karena biasanya sasa hanya iya iya saja tpi melakukannya tidak.
"Iya mama iya.sasa jga tau.mama gak bosen apa mgomong kayak gitu.udah sepuluh kali lho mama ingetin sasa yg sama"gerutunya sedangkan karin hanya terkekeh.
"Rajin bner sampai di hitung segala"gumam El pelam nmun masih bisa terdengar oleh gadis di sebelahnya itu.
Allyssa yg mendengar gumaman itu pun langsung menginjak kaki lelaki yg berstatus suaminya itu.
"Sa,gak boleh gitu lho kasian ih menantu mama"Elvano tersenyum miring kearah Sasa karena karin lebih membelanya.
"El papa titip sasa ya,jagain dia.kalo misalnya dia macem macem atau gak nurut sama kmu bilang aja sama papa ya"ujar Andra yg langsung diangguki oleh menantunya itu.
"Yaudah kami pamit ya ma,pa"ujarnya seraya mencium punggung tangan mertuanya disusul oleh sasa.
Elvano memberhentikan mobilnya di halaman rumah pradipta.
Keduanya Memasuki rumah tersebut yg langsung di sambut hangat oleh Laura*maminya El.
"Eh akhirnya nyampe jga,dari tadi mami nungguin lho"ujarnya.Sasa dan El langsung mencium punggung tangan Laura.
"Ngapain di tungguin si mam"herannya.laura menatap tajam learah putranya itu.
"menantu mami ko makin cantik aja si"pujinya.memang benar Allyssa kelitan semakin cantik sekarang.lebih cantik daripada pas nikahan.
"burik gitu di bilang cantik,heran deh"celetuk Elvano.
"Heh,sembarang kmu ya"omel laura seraya memukul bahu putranya.mulutnya emng minta di lem ini mah.
"Sayang gausah di tanggepin ya dia emng suka asal kalo ngomong"
"Udah biasa ko mi dia emng ngeselin jdi orang"adunya pada mama mertuanya.
"Dasar tukang adu"cecarnya.sedangkan Sasa menjulurkan lidahnya pada sang suami.
"Dah lah.El keatas dulu"ujarnya yg langsung pergi menaiki tangga.
"Heh bukannya di ajak malah di tinggal gimana si kmu"ujar Laura yg masih di demgar El.
Happy reading
Maapken kalo banyak typo
See you next part
KAMU SEDANG MEMBACA
married to Elvano
Fiksi Remajasinopsis Allisha Arqila mahendra adalah nama gadis malang yg mau tidak mau harus menerima kenyataan pahit di putuskan secara sepihak oleh kekasihnya tepat di hari pernikahan keduanya. Di hari yg sama lelaki asing bernama Elvano Fazrin pradipta datan...
