"Lho ini kan berkas yg mau di presentasi kan hari ini?ko disini ya?"gumamnya.semalaman Elvano mengaratakan jika berkas ini adalah bahan untuk presentasi nya hari ini tapi knpa masih disini.
"Aku anterin aja kali ya"wanita itu langsung bergegas ke kantor suaminya untuk mengantarkan berkas yg ketinggalan itu.jika tidak salah dengar si meetingnya sehabis jam makan siang jadi jika ia mengantarkan sekarang masih keburu.
Sesampainya di sana ia langsung menuju ruangan Elvano dan saat ia membuka pintu ruangan itu ia terkejut dengan pemandangan di depannya itu.
Dilihatnya Erin yg sedang duduk di pangkuan Elvano dan yg lebih menyakitkan lg ia melihat kedua orang itu ciuman tepat di depan matanya.
"Sepertinya kmu emng udah gak butuh aku lg ya"batinnya.
Allyssa menghapus air matanya yg senpat terjatuh.ia menutup pintunya dengan hati hati.ia memilih menaruh berkasnya di meja vivi yg ada di depan ruangan Elvano.
"Mba sasa"panggil vivi yg baru saja datang dengan secangkir teh di tanganya.
"Eh ini nanti tolong kasih ke pak El ya.ini berkas yg buat bahan presentasinya hari ini"ujarnya.
"Knpa gak di kasih langsung aja mba?kan pak El ada di dalem?"herannya.biasanya jga langsung di berikan ke orangnya.
"Eum saya buru buru jadi nitip aja ya.saya duluan"pamitnya yg langsung di angguki oleh vivi.
vivi merasa janggal dengan sikap istri dari boss nya itu.dengan ragu ia membuka pintu ruangan bosnya sedikit agar tidak ketahuan.
Setelah melihatnya ia jadi mengerti knpa Allyssa memilih menitipkan berkas itu padanya ketimbang mengasihnya langsung.
"sasa"panggil Gevan saat berpapasan dengan Allyssa di lobi.
"Eh van"
Lelaki itu memperhatikan Allyssa yg berusaha menghindari tatapannya. "Lo abis nangis ya?"tanyanya.
"Enggak ko ini cuma sedikit perih aja tadi kelilipan gitu.yaudah ya gue pergi dulu masih ada urusan"alibinya.
"Eh tunggu.ada yg mau gue omngin sama lo"ujarnya.
"Soal?"
"Gak di sini"ujarnya yg langsung menarik tangan Allyssa keluar kantor.
"ada apa si Van?"Tanyany heran.
"Kemarin pas gue ke panti gue gak sengaja denger omongan lo sama bunda.gue denger katanya lo gak bisa dateng ke panti lg?knpa?"kemarin ia tak sengaja mendengarnya tapi saat ia hendak menanyakannya langsung mamanya tiba tiba menelpon minta di jemput.
"sorry tapi gue gak bisa kasih tau alesannya"ujarnya.ia gak mau Siapapun tau soal rencana nya ini.
"Oke tapi tolong jawab pertanyaan gue yang ini.apa bner lo selingkuh dari Elvano?"tanyanya.ia hanya ingin memastikan jika gosip yg sedang ramai di kantor itu tidak benar.
"Lo tau gue sayang bgt Sama El dan gue gak selingkuh seperti yg di tuduhkan"jujurnya.
"Terserah si lo mau percaya atau enggak,tapi yg jelas itu kenyataannya. Gue duluan ya"pamitnya yg langsung pergi begitu saja.
sepulangnya dari kator tadi Allyssa menyempatkan untuk berziarah ke makam Rey.setiap sebukan sekali ia memang selalu berziarah ke makam mantannya itu.
"Assalamualaikum"ujarnya saat sampai di tempat peristirahatan terakhir Reyvan.
"aku datang lg Rey"ujarnya.seraya mengusap nisan Rey itu.
"Kmu tau aku kangen bgt sama kmu Rey.walaupun aku sekarang udah mencintai sahabat kmu tapi aku tetep sayang kmu sebagai sahabat"monolognya.
"andai kmu masih ada Rey mungkin aku gak bakal ngerasain kespian kayak gini.cuma kmu yg ngerti dan selalu percaya sama aku.aku gak nyesel udah sayang dan cinta sama sahabat kmu,aku jga gak nyalahin kmu karena udah nyuruh El buat nikahin aku"lirihnya.
"Tapi boleh gak si aku ngerasa kecewa sama sahabat kmu.aku kecewa karena dia lebih percaya orang lain ketimbang percaya aku"Allyssa menghapus air matanya yg entah kapan terjatuh itu.
Wanita itu tersenyum tipis "maaf ya aku kesini malah curhat gini.aku gak tau harus ngomong sama siapa lg selain kmu"lirihnya.
"Makasih Ya Rey untuk semuanya.makasih karena kmu pernah ngebuat aku jadi perempuan yg paling bahagia di dunia.semoga kmu bisa bahagia ya disana"lanjutnya.
Sebelum pergi Allyssa mendoakan Rey terlebih dahulu.
" aku pulang dulu ya Dan Mungkin setelah ini aku bakal jarang atau mungkin gak bakal kesini lg"
"Assalamualaikum"lanjutnya.
disisi lain Gevan emosi melihat bosnya yg sedang bermesraan dengan wanita yg katanya pacarnya itu.
"Oh jadi ini jalang lo"celetuknya dengan menekan kata jalang.
"Jgan asal bicara lo.dia bukan jalang"belanya.
"Trus apa namanya?pelakor?atau cewek murahan?"ujarnya seraya tersenyum mengejek.
"Tuup mulut lo bangsat"ujarnya seraya menonjok Gevan dengan penuh emosi.
"Lo yg bangsat.lo itu udah punya istri dan bahkan calon ayah,tapi dengan gampangnya lo selingkuh dengan cewek ke dia"bentaknya.ia sudah tidak peduli jika lawan bicaranya adalah bos nya sendiri.
"Lo gak tau apa apa jdi jgan sok ikut campur urusan gue"bentaknya.
"lagian lo knpa si belain sasa terus?lo suka sama dia"tanyanya karena selama Ini Gevan selalu membela istrinya itu.
"Kalo iya knpa?masalah buat lo"tanyaya balik.sebenarnya ia hanya mengasal saja.
Elvano memukul kembali Gevan "dia istri gue bangsat"amuknya.
"istri?"Gevan terntawa sinis lucu si kedengaran. El mengakui Allyssa istrinya tapi dengan mudahnya dia malah selingkuh dengan wanita lain.
"teryata lo gak pernah berubah ya.dari dulu sampai sekarang lo memang brengsek"
"lo berani sama gue hah?seberengsek apapun gue gue ini masih atasan lo"
"Mungkin tadinya iya tapi mulai sekarang gue risign.gue gak sudi punya bos yg gak punya hati dan goblok kayak lo"ujarnya yg langsung pergi dari sana.
Happy reading
Jgan lupa vote and komen ya man teman
See you next part.
KAMU SEDANG MEMBACA
married to Elvano
Подростковая литератураsinopsis Allisha Arqila mahendra adalah nama gadis malang yg mau tidak mau harus menerima kenyataan pahit di putuskan secara sepihak oleh kekasihnya tepat di hari pernikahan keduanya. Di hari yg sama lelaki asing bernama Elvano Fazrin pradipta datan...
