Saat ini Allyssa sedang mencoba membuat bolu lapis.dulu waktu dirinya masih tinggal dengan orang tuanya ia selalu melihat mamanya yg membuat bolu lapis kesukaan papanya itu.
Ia memang tidak terlalu yakin jika bolu buatannya akan seenak buatan mamanya tapi mencoba membuatnya jga tidak ada salahnya kan.
"Lg bikin apa sa?"tanya Elvano yg baru saja memasuki dapur.
"Oh ini gue mau nyoba buat bolu lapis"ujarnya seraya menunjukan bahan bahan yg ada di depanya itu.
"Gue bantu ya?"tawarnya.saat Allyssa hendak menolaknya dengan cepat lelaki berucap "gue gak nerima penolakan"lanjutnya.
Gadis itu menghela nafasnya pelan.selalu saja begitu,setiap kali ia mau menolak lelaki itu selalu mengatakan kata andalannya yaitu 'gue gak nerima penolakan' benar benar menyebalkan.
Tapi walaupun begitu ia tidak pernah menyesali menjadi istri dari seorang Elvano.karena di balik sifat menyebalkan nya tapi Elvano selalu bisa membuatnya bahagia dengan caranya sendiri.
Saat Allyssa mengaduk adonannya tiba tiba muncul ide jahil yg terlintas di pikiran elvano.
"sa"Gadis itu membalasnya dengan deheman.
"Di pipi lo ada apaan?"tanyanya.langsung saja gadis itu memegang kedua pipinya.
"Apasi orang gada apa apanya"jawabnya.
"ada.sini deh"dengan nurut Allyssa mendekat kearah Elvano.laki laki itu langsung menyentuh pipi nya.
Setelah tangan itu terlepas Allyssa baru menyadari jika tangan suaminya itu di penuhi dengan tepung.
"El ih lo ngeselin bgt si"kesalnya seraya mencubit pinggang lelaki itu dengan sekuat tenaga,tapi lelaki itu tidak merasa kesakitan sedikitpun. Apa tubuhnya begitu kebal?.
"Hahaha"tawanya.dan tanpa dosanya Elvano melemparkan tepung pada muka sang istri membuat gadis itu semakin kesal di buatnya.
"El gue udah mandi ih"
"Yaudah tinggal mandi aja apa susahnya,atau mau gue mandiin aja?"tanyanya ngasal.
"Dasar mesum"ujarnya yg langsung melempar kan tepung itu pada lelakinya.
"eh udah udah sayang tepungnya"cecarnya seraya menutupi wajahnya denga kedua tangannya.
"Ya abisnya lo ngeselin,mesum jga lg"omelnya yg terus melemparkan tepungnya tanpa henti.
"cowok kalo gak mesum gak normal namanya.lagian gue mesum sama istri sendiri apa salahnya,heran gue"ujarnya.
Didetik yg sama Elvano baru ingat jika tadi subuh istrinya tidak ikut shalat karena sedang PMS.pantes saja jika gadisnya itu sangan sensitif.Selain itu Allyssa jga gampang marah,manja jika sedang kedatangan tamu bulanan.
"Aduh udah dong perih nih"bohongnya dengan berpura-pura kelilipin.karena jika tidak begitu Allysa tidak akan melepaskan nya begitu saja.
"Eh sorry sorry.coba sini"Elvano menurut saja.gadis itu sedikit berjinjit karena tubuh Elvano lebih tinggi darinya.langsung meniup niup mata lelaki itu.
"Masih perih?"tanyanya.
"Enggak"jawabnya.dan dengan sengaja Elvano menarik pinggang gadis itu agar lebih dekat denganya.
"El"panggilnya dengan gugup karena wajah lelakis itu semakin mendekat.
Lelaki itu tak menjawab panggilan istrinya dan tetap memajukan wajahnya hingga gadis itu bisa merasakan deru nafas Elvano.
Dret..dret...
Lelaki itu menoleh kearah handphone nya yg tergeletak di meja itu.Dan di saat yg sama Allyssa memanfaatkan keadaan dengan mendorong pelan bahu Elvano agar diriya terlepas.
Lelaki itu menghela nafasnya dan langsung mengangkat telponnya.
Selesai menelpon Elvano langsung menaruh handphone nya kedalam saku celananya.
"Sa"paggilnya.
"Hm"
"Lanjutin yg tadi yu"
"Males.udah sana ah.lo disini ganggu aja tau gak"Gerutunya.
"Tap_"
"Apa?"galaknya.
"tau ah"Elvano langsung pergi dari sana.sedangkan gadis itu hanya terkekeh melihat suaminya yg ngambek itu.
Happy reading
Jgan lupa tinggalkan jejak ya man teman😊
See you next part
KAMU SEDANG MEMBACA
married to Elvano
Fiksi Remajasinopsis Allisha Arqila mahendra adalah nama gadis malang yg mau tidak mau harus menerima kenyataan pahit di putuskan secara sepihak oleh kekasihnya tepat di hari pernikahan keduanya. Di hari yg sama lelaki asing bernama Elvano Fazrin pradipta datan...
