Fake Love 29

150 20 28
                                        

💔Fake Love 29

Beberapa hari sudah Jo Tae Yong ditinggal oleh Ariana. Wanita itu masih berada di Jepang bersama dengan Kim Yong Joon. Sementara ia masih setia, menantinya tanpa kabar.

Tae Yong ingat betul, tentang apa yang mereka lalui.

Dari Awal, keduanya memang sudah tau bahwa hubungan yang mereka jalani akan mendapat penolakan dari berbagai pihak. Namun keduanya masih tetap bersikukuh menjalin kasih di tengan konflik keluarga, persaingan bisnis yang ketat yang membuat kedua belah pihak tidak ada yang mau mengalah. Mereka tidak ingin memahami apa yang dirasakan oleh anak-anaknya. Tidak ingin tau bahwa keduanya saling mencintai satu sama lain.

Kini, jangankan restu dari tuan Go, bahkan cintanya Ariana pun seolah sulit untuk dirinya gapai seperti dulu. Wanita itu masih membagi hatinya dengan pria lain. Namun, ia tidak mungkin berhenti untuk berharap, masih memperjuangkan cintanya. Tidak ingin menyerah ataupun mundur dengan teratur. Walaupun ribuan ranjau terus menerus membuatnya hancur. Tusukan sembilu yang hampir selalu menikam di kalbu, tidak membuatnya berpikir untuk pergi berlalu dari wanita itu. Cintanya masih tetap sama besarnya seperti dulu. Takan pernah berubah, selamanya!

"Tae Yong..." dengan menggendong Taehyung. Nyonya Kang mendekat pada putranya itu. Beliau hanya ingin mengingatkan bahwa hari sudah hampir malam. Sudah waktunya untuk Taehyung kembali ke panti asuhan setelah seharian penuh bersama di apartemen pribadinya.

"Baiklah bu, aku akan mengantarkan Taehyung pulang." Tae Yong mengambil Taehyung dari gendongan ibunya, memandang wajah polos bayi itu yang tersenyum padanya. Kini, hanya dialah pelipur lara di kala suasana hati yang pilu.

"Titipkan salam ibu pada semua anak-anak di panti itu!" ucap nyonya Kang. Wanita paruh baya itu menoleh pada bibi Jang, asisten pribadinya yang setia itu segera mendekat dengan membawa tas nyonya Kang.

Nyonya Kang mengeluarkan cek dan menuliskan sejumblah nominal cukup besar di sana, lalu memberikannya pada Tae Yong.

"Apa ini bu?" Tae Yong memandang cek itu.

"Berikan ini pada pengurus panti, siapa namanya?" nyoya Kang mengerinyit.

"Nyonya Kim?" jawab Tae Yong.

"Ah iya, berikan ini, bilang padanya, bahwa ini ada sedikit hadiah dari ibu untuk semua anak-anak yang ada di panti itu!" Nyonya Kang kembali mendekat ke hadapan Taehyung dan mengecup keningnya.

"Hati-hati sayang, nenek pasti akan menemuimu lagi!" ucapnya.

Suasana terasa hening setelah nyonya Kang menyebut dirinya nenek di hadapan Tae Yong dan bibi Jang.

"Ibu, sebaiknya kau saja yang berikan langsung pada nyonya Kim?" Tawar Tae Yong pada ibunya.

"Tidak nak, jika ibu pergi bersamamu, ibu tidak yakin bahwa ibu akan bisa melepaskan Taehyung malam ini." Nyonya Kang bersemu merah, entah apa yang wanita paruh baya itu pikirkan. Merasa berat hati untuk berjauhan dengan bayi itu, bahkan perasaannya kini tidak menentu.

Sejauh apapun hubungan darah, akan tetap terasa, akan ada saja sesuatu yang terhubung, begitulah kuasa sang pencipta menyelipkan sesuatu di setiap skenario drama kehidupan.

Jo Tae Yong pergi ke panti asuhan mengantarkan Taehyung. Pria itu tidak langsung kembali ke huniannya, berdiam diri lebih lama di panti dengan berbincang bersama nyonya Kim. Tae Yong secara terang-terangan ingin mengulik informasi mengenai bayi itu.

Setelah menyerahkan titipan dari ibunya, Nyonya Kim benar-benar merasa bahagia dan berterimakasih terhadap Jo Tae Yong.

Keduanya mengobrol di taman panti itu.

Fake Love (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang