Fake Love 39

255 23 64
                                        

💔Fake Love 39

Malam itu, Min gi masuk ke kamar hotelnya. Ponselnya terus berdering beberapa kali, sementara ia hanya mengabaikannya, itu adalah telpon dari tuan Jo Il Jung, ayahnya.

Min gi lebih memilih merebahkan dirinya ke atas kasur, terasa nyaman dan menenangkan. Memejamkan mata, berusaha untuk segera tidur malam itu. Namun bayangan Ariana kembali menyelimuti pikirannya.

Ah— Seketika membuka matanya, bangun dalam keadaan gelisah. Menoleh ke sana ke mari, dengan napas beratnya, mengerjapkan mata menghela napas secara perlahan. Ia menggigit bibir bawahnya, kembali memikirkan Ariana, memegangi bibirnya, memejamkan mata mencoba mengingat kembali malam itu. Min gi menggelengkan kepala, menyapu rambutnya ke belakang, tidak ingin terus menerus mengingatnya, hanya membuat kepalanya terasa sakit.

"Ariana." Gumamnya.

Bohong, ia kembali memikirkannya.

Ponselnya kembali berdering, kali ini ia memilih menjawab panggilan dari ayahnya itu.

"Yeobseyo?"

"Yaak, kau di mana? Ayah ingin segera bertemu denganmu, besok sore aku akan datang ke Min label!" tuan Jo Il Jung segera menutup telponnya.

Jo Min gi hanya tertegun menatap layar ponselnya. Mengerjapkan mata, memikirkan tentang ayahnya.

Tuan besar Jo, jarang sekali ingin bertemu dengannya, kecuali jika menyangkut dengan urusan bisnis. Rasa tertekan itu kembali menghampirinya, tidak ingin merasa terbebani, Jo Min gi lebih baik segera cek out dari hotel itu, untuk kembali ke Seoul.

Tidak membutuhkan banyak waktu, perjalanan udara dari pulau Jeju-Seoul hanya membutuhkan ± 1 jam. Dan beberapa jam sudah, Jo Min gi telah sampai di hunian megahnya, disambut oleh bibi Choi dan beberapa pelayan lainnya, segera membawa barang bawaannya.

"Maafkan aku bibi, karena aku tidurmu jadi terganggu!" Min gi tersenyum ke hadapannya.

"Tidak masalah tuan, ini semua sudah menjadi tugasku!" bibi Choi memperhatikan Jo Min gi yang terlihat begitu berbeda, tampak ceria dengan menampakan senyuman, menjadi lebih hangat dari biasanya.

"Baiklah bi, aku ingin segera mandi dan istirahat!" ucap Min gi dengan memegangi sebelah pundaknya.

"Apakah perlu kusiapkan makanan, tuan?"

"Tidak, aku sudah makan di sana, terimakasih, istrirahatlah!" Min gi menyentuh bahu bibi Choi, lalu melangkah menelusuri anak tangga.

"Tuan." Seru bibi Choi, hingga Min gi menoleh padanya.

"Apakah kau sudah menemukan apa yang selama ini kau cari?" pertanyaan bibi Choi sontak membuat Min gi terpaku.

"Kau terlihat bahagia, dan aku pun ikut bahagia melihatnya!" ucap bibi Choi dengan anggukan kecil.

Jo Min gi kembali menampakan senyumannya, menunduk menggaruk kepalanya yang tidak gatal, dan berlalu darinya.

💔💔💔

Jo Tae Yong masih meminta maaf pada Ariana, tentang kecerobohannya bersama Kim Mina.

Ariana yang memang mencintainya pun memutuskan untuk memaafkan kekasihnya itu, ingin melupakan segalanya demi hubungannya bersama.

Tae Yong merasa sangat bahagia karenanya, segera memeluknya dengan erat, menciumi wajahnya. "Saranghae!"  terus menerus menggodanya.

"Aku lelah!" Ariana tidak ingin kalau sampai bercinta dengannya. Benar-benar butuh waktu untuk pikirannya yang masih kacau karena memikirkan tentang apa yang terjadi di pulau Jeju bersama dengan Jo Min gi.

Fake Love (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang