Fake Love. 58
Blood, Sweet and Tears
Suasana haru biru menyelimuti acara itu.
Acara pernikahan untuk yang kedua kalinya yang akan Jo Min gi laksanakan.
Ariana dan Jo Min gi akan menikah di sebuah Gereja yang indah di kawasan kota Seoul, dengan suasana tenang dan nyaman. Tak banyak tamu undangan yang hadir, hanyalah orang-orang terdekat dan beberapa staf dari perusahaannya.
Ia sedang termenung seorang diri setelah bibi Choi dan beberapa make up artis yang ia datangkan khusus telah selesai membantu mempersiapkan penampilannya. Memikirkan beberapa hal. Tentang Jo Tae Yong yang begitu mencintai Ariana, begitupun sebaliknya. Tentang Taehyung yang akan merasakan kesepian jauh dari ibunya apabila Min gi menikah dengan Ariana. Kebencian Kim Mina yang akan bertambah dan memberi berbagai ancaman terhadap wanitanya nanti.
Perlahan, Jo Min gi meraba dadanya merasakan suatu debaran yang tidak ia rasakan ketika pernikahannya dulu. Demi Tuhan, pria itu benar-benar mencintai Ariana melebihi apa yang orang lain tau. Seketika air matanya pun berlinang membasahi pipinya. Ia pun menundukan wajahnya mengusap air mata itu.
"Tuan." Satu kata dari bibi Choi menghentikan renungannya.
Jo Min gi menoleh ke hadapan orang yang sudah ia anggap seperti ibunya sendiri itu.
Bibi Choi terpaku melihatnya, beliau mampu melihat bahwa anak asuhnya itu baru saja telah menangis.
"Apakah tuan muda telah siap? Orang-orang sudah menunggumu di altar." Tanya bibi Choi dengan merapihkan jas hitam yang dikenakan oleh Jo Min gi.
Jo Min gi hanya mengangguk dengan menundukan wajahnya, suasana haru masih menyelimuti hatinya.
"Bibi, di mana Ariana?" gumamnya.
"Rombongan tuan Go baru saja sampai, dan nona sedang bersiap merapihkan penampilannya, sebentar lagi ia juga akan segera menuju ke altar pernikahan. Apa kau tau, nona terlihat sangat anggun!" Ucap bibi Choi.
Jo min gi pun kembali termenung, memandang penuh ke hadapan bibi Choi, merasa sangat terharu mendengarnya.
***
Sementara Ariana sedang menyepi di ruang tunggu, tidak ingin membiarkan siapapun mengganggunya, bahkan ia sama sekali tidak peduli dengan riasan pengantin yang telah ia kenakan. Gaun putih yang elegant serta hiasan bunga-bunga kecil sebagai mahkota di rambutnya menjadi pelengkap penampilannya, menambah keanggunannya, bagaikan seorang putri dari negri dongeng yang sedang menunggu seorang pangeran untuk menjemputnya hari itu juga. Namun sayang seribu sayang, ia malah menangis membiarkan riasan di wajahnya basah oleh air mata, meluapkan segala perasaan patah hatinya, menangisi kisah cintanya yang telah berakhir bersama dengan kekasihnya, Jo Tae Yong.
"Ooek, ooek." Ariana hampir muntah merasakan sesuatu yang begitu mual di perutnya. Ia pun berpegang pada nakas yang berada di sampingnya, mencoba menenangkan dirinya, merasakan pusing di kepalanya.
Seseorang pun datang menghampirinya.
"Pergilah, sudah kukatakan pada kalian, berikan aku waktu lebih lama lagi!" ucapnya dengan nada tinggi.
"Ariana."
Itu adalah Jo Tae Yong yang memang dengan sengaja akan menjadi pengiring mempelai wanita hari itu juga.
Ariana pun sontak menoleh dan semakin berlinang air mata melihatnya.
Jo Tae Yong terpaku memperhatikan penampilan kekasihnya itu, gaun pengantin yang indah serta riasan yang mempesona. Membuatnya hanya semakin mencintainya, sama sekali tidak ingin merelakannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fake Love (END)
Romance⚠REVISI⚠REPUBLISH⚠ ⚠Cerita akan dibukukan!⚠ Beberapa part menagndung 21+⚠ Yang rishi mending skip. Fake Love. Ada yang menunggu dan ada yang merindu. Ada yang pergi, bahkan ada yang setia menanti. Ketika hati dirundung pilu, gelisah dan tidak menen...
