Ih gue triple up, wkwkwk
Jan bosen-bosen ye🤭
Happy Reading💕
______________________________________
Zura berdecak ringan saat melihat Ram dan Vilas dari arah berlawanan di koridor. Wajah yang paling menjengkelkan di SMA BHARATIYA adalah wajahnya Ram dan Vilas, menurut Zura.
Gadis itu melanjutkan langkahnya, hingga jarak antara dirinya semakin dekat dengan kedua laki-laki dingin itu. Baru juga ingin melewati keduanya, kaki Vilas menyandung kaki Zura. Hampir saja Zura terjatuh ke lantai jika Zura tak memegangi lengan Ram.
"Anjing lo," maki Zura pada Vilas.
Ram menepis kasar tangan Zura yang berada di lengannya.
Vilas menatap gadis itu datar. "Lo yang sopan sama Kakak kelas," ucapnya dingin.
Zura memutar bola matanya malas. "Sopan? Ini nih sopan, anjing lo, babi, tai, monyet. Tuh makan tuh sopan."
"Mulut lo harus ditampar keknya," sungut Ram geram.
Zura menatap Ram yang juga menatapnya. Lalu gadis itu terkekeh mengejek. "Ciri-ciri banci, kek gini nih. Apa-apa langsung main kasar, lucu lo."
"Lo cewek paling caper, tau gak?" Vilas menatap tajam pada Zura.
"Caper? Biji mata lo caper, lo duluan yang cari masalah," balas Zura sengit. "Gak nyambung lo, njir."
"Lawak lo berdua." Zura ingin melangkah pergi, namun pergelangan tangannya dicekal Ram. Zura berdecak, ia memelintir tangan Ram namun Ram dapat membalasnya.
Ram ini sabuk hitam Taekwondo.
Zura tersenyum miring, jago beladiri ternyata. Ia berbalik menatap Ram. "Karate? Silat? Taekwondo? Atau apa?"
"Pantasan aja dikit-dikit mau pukul orang, ternyata jago beladiri."
"Mau lawan?" tanya Ram menantang. "Cara lo pelintiran tangan gue, itu berarti lo juga bisa beladiri."
"Gak usah Ram, lucu lo lawan cewek, palingan juga kalah nih cewek," sahut Vilas meremehkan.
Zura mengupil lalu mengelapnya ke seragam Vilas. "Buat lo yang mulutnya lemes banget."
"Anjing," umpat Vilas.
Zura tertawa lepas melihat raut kesal dari Vilas.
Ram menatap lekat wajah itu. "Berhenti lo ketawa," kata Ram.
Zura meredakan tawanya, menatap heran pada Ram. "Emangnya kenapa? Suka-suka gue dong, kalo perlu ketawa sampe guling-guling."
"Ngelawan banget." Ram berdecak ringan.
"Dih, lo tadi nantangin gue kan? Ayok kita tanding," ajak Zura.
Ram tersenyum miring. "Lapangan basket indoor."
_________________________________
Lapangan basket indoor.
Zura memperbaiki ikatan rambutnya yang diikat menggunakan dasi Raven.
"Ada hukumannya untuk yang kalah, gak?" tanya Zura pada Ram yang berdiri dihadapannya. Sementara Vilas berada di sisi kanan untuk menonton keduanya.
"Gak, gue cuma mau liat cara lo beladiri aja," jawab Ram.
Zura mengangguk.
KAMU SEDANG MEMBACA
Azzura Revenge (End)
JugendliteraturAzzura Thalassa Adicandra atau dipanggil Zura, gadis berusia 16 tahun yang bergabung dalam agen rahasia dalam mengusut kasus kejahatan bernama THUNDEROUS agen yang identik dengan pakaian hitam. THUNDEROUS ini sering bekerjasama dengan pihak kepolisi...
