43-ABCD (Arogan, Berdebat, Cemburu, Dansa)

43.2K 4.6K 1.4K
                                        

Fyuhhhh

Satu chapt ini momen
Rhigo-Zura-Asher

Alangkah baiknya, jika brader tarik nafas terlebih dahulu lalu hembuskan perlahan, tarik nafas lagi hambuskan. Awas jangan kentut!!

Ada guling? Taro disamping, siapa tau itu jadi pelampiasan.

Gue up malam, jadi bacanya harus malam.

Udah rebahan? Cari posisi yang nyaman, jangan lupa matikan lampu.

Kalo dengerin lagu mellow/mengbaper plus pake headset lebih bagus. Gue saranin dengerin lagu YOUNG AND BEAUTIFUL - LANA DEL RAY.

WELCOME DI ZONA NYA DUA PRIA MENGINTIMIDASI⚠️

KAPAL ZURA-RHIGO DAN KAPAL ZURA-ASHER. INI KAWASANNYA KALIAN!!!

DIMOHON KAPAL-KAPAL YANG LAIN, MENYINGKIR DULU YA, GILIRAN RHIGO SAMA ASHER YANG UNJUK AKSI🤭

Okey Happy Reading💕

______________________________________

Tak

Tak

Tak

Terdengar suara high heels menuruni anak tangga bak alunan melodi yang indah. Memecahkan fokus seorang pria berwajah tampan dengan rahang kokoh. Pria yang mengenakan tuxedo hitam itu terpaku pada seorang gadis cantik. Dress hitam panjang menjuntai ke bawah membalut tubuh gadis itu. Membentuk proporsi tubuhnya yang ramping. Terlihat tampak elegan nan menawan. Tatanan rambut bermodalkan sleek low bun, memperlihatkan leher putih dan jenjangnya.

Rhigo, pria berdarah Italia itu sampai tak mengedipkan matanya, melihat ciptaan tuhan yang sangat mempesona tersebut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Rhigo, pria berdarah Italia itu sampai tak mengedipkan matanya, melihat ciptaan tuhan yang sangat mempesona tersebut. Detakan jantungnya berpompa tak karuan saat netra coklat gadis itu bertubrukan dengan tatapan mendambanya.

Zura dengan raut masam, melangkah terpaksa kearah Rhigo. Namun suara pria itu menghentikan langkahnya.

"Berhenti disitu!" titah Rhigo tegas.

"Heh?" bingung Zura. Gadis itu walaupun selalu memakai boyfriend style, namun ia cukup mampu mengenakan high heels dan dress. Sebab dulu ia pernah memakainya saat melakukan penyamaran dalam menjalankan misi sebagai inti THUNDEROUS.

Rhigo membalikkan tubuhnya, membelakangi Zura. "Sial!" makinya pelan. Gadis itu berhasil menghipnotisnya. Hampir saja Rhigo kehilangan kendali, ia tadi ingin sekali memeluk erat tubuh mungil itu dan menciumnya. Rhigo berusaha menetralkan dirinya yang dilanda perasaan berkecamuk. Setelah dirasa cukup, ia menghadapkan tubuhnya kearah Zura.

Azzura Revenge (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang