Happy Reading💕
______________________________________
Zura tersenyum tipis melihat Raven menggendong seekor kucing berbulu putih peliharaannya. Laki-laki itu juga sesekali mencium gemas hewan lucu itu.
"Lo suka banget sama kucing?" tanya Zura mengalihkan atensi Raven.
Raven mengangguk. "Gue suka kucing dari kecil."
"Kalo gue suka singa," sahut Gama lalu tertawa garing. Laki-laki itu menatap Zura, Raven dan Chander bergantian berharap ada yang tertawa untuk menghargai leluconnya.
"Hehehe lucu hehehe lucu." Zura tertawa mengikuti cara tertawanya Spongebob Squarepants.
Gama berdecak kesal sementara Chander dan Raven terkekeh melihat raut tertekuk dari Gama.
Zura, Chander dan Gama berada di rumahnya Raven untuk mengerjakan tugas kelompok dan tugas mereka telah selesai dari 5 menit yang lalu.
Raven melepaskan kucing putih itu dari gendongannya. Ia menepuk-nepuk tangannya dan bajunya karena bulu kucing itu yang menempel. Lalu pamit pergi untuk mencuci tangannya.
Zura mengambil kue basah yang tersedia di atas meja. Ingin memasukkannya ke mulut namun Gama merebutnya dan melahapnya dengan santai. Laki-laki itu terkekeh kecil melihat raut sangar yang ditampakkan Zura.
"Jahil banget lo, Gam," cibir Chander.
Gama mengendikkan bahunya masa bodoh.
Raven pun tiba setelah mencuci tangannya lalu duduk disamping Zura.
"Kita nobar yok," ajak Gama tiba-tiba.
Zura yang sedang memakan kue putu mengangguk, mungkin menonton bersama akan mampu meredakan bebannya. Karena mulai besok, dirinya akan tinggal di kediaman Rhigo sebagai bodyguard sekaligus asisten pribadinya.
"Kalo gitu gue ambil laptop dulu." Raven beranjak pergi ke kamarnya untuk mengambil laptopnya.
Chander menatap Zura. Ternyata gadis itu kalau lagi makan terlihat menggemaskan juga. Pipi yang menggembung saat mengunyah kuenya. Samar-samar Chander tersenyum tipis. Entah dorongan darimana, ia merogoh saku celananya, mengambil ponsel. Membuka aplikasi kamera dan diam-diam merekam Zura yang tengah lahap menyantap makanannya. Setelah selesai merekam gadis cantik itu, Chander kembali menaruh ponselnya di saku celananya.
Beberapa saat, Raven telah datang dengan laptop ditangannya. Ia menjatuhkan bokongnya di sofa lalu meletakkan laptop itu diatas meja.
"Mau nonton film apa?" tanya Raven yang sedang menyalakan laptopnya.
Chander yang tadi duduk berhadapan dengan Zura, mendekati Gama dan duduk disampingnya. Sementara Zura berada di tengah-tengah Raven dan Gama.
"Cari film yang genrenya komedi aja," jawab Zura.
Raven menoleh singkat kearah Zura lalu mengangguk dan mulai mencari filmnya.
"Kalo perlu yang tentang sahabatan, itu lebih bagus." Gama menyahut, entah kenapa ia menatap kearah Zura yang juga menatapnya. Lalu tatapan keduanya terputus saat mendengarkan suara Raven.
"Friendzone? Film Thailand, mau?" tanya Raven yang diangguki ketiga temannya.
Film friendzone dari Thailand menjadi pilihan mereka. Mereka duduk tenang dan memulai menonton film tersebut.
Beberapa saat, terdengar suara dari Zura.
"Langgeng banget sahabatan nya sampe 10 tahun," kata Zura sembari fokus menatap kearah layar laptop. "Gue salut banget sama cowoknya, selalu ada untuk sahabat ceweknya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Azzura Revenge (End)
Dla nastolatkówAzzura Thalassa Adicandra atau dipanggil Zura, gadis berusia 16 tahun yang bergabung dalam agen rahasia dalam mengusut kasus kejahatan bernama THUNDEROUS agen yang identik dengan pakaian hitam. THUNDEROUS ini sering bekerjasama dengan pihak kepolisi...
