#29 Crazy

611 83 0
                                    

Soulmate
By : Yoora Kin







7 tahun kemudian...

Seorang wanita cantik duduk sendirian di sudut kamar hotel dengan sebotol wine yang sudah habis setengah. Matanya menatap kosong pemandangan malam yang dihiasi lampu gedung-gedung tinggi. Wajah datar tanpa ekspresi namun tersirat kesedihan yang sangat tipis hampir tidak terlihat.

Sesekali matanya melirik layar iPad yang menampilkan siaran langsung sebuah acara peresmian cabang baru perusahaannya. Tapi mengapa dia malah menyendiri di hotel ?

"Sampai kapan mau bersembunyi ?", dia menoleh sebentar dan kembali fokus pada layar iPad nya.

"Dasar ansos !", ucap pria itu lagi agak menyindir.

"Terserah ! lagipula oniichan tidak keberatan", ucapnya dingin.

Kenalkan dia Karina Na. CEO U Company. CEO misterius yang tidak pernah muncul di hadapan publik dan identitasnya yang dirahasiakan. Selalu diwakili bawahan atau saudara-saudaranya untuk meeting internal, meeting dengan klien ataupun acara lainnya. Hingga mulai banyak rumor aneh tentangnya. Seperti  jelek, cacat, psiko ansos dan lainnya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kursi CEO sebenarnya kosong.

Seperti malam ini. Dirinya seharusnya memimpin acara peresmian cabang baru di Jepang tapi malah meminta digantikan oleh saudara tirinya. Yuta.

Dia punya alasan sendiri mengapa mengisolasi dirinya dari orang lain.

"Pergilah ! aku tidak ingin berdebat", ucapnya dingin.

Shotaro. Pemuda yang juga saudara tirinya. Adik Yuta. Dia menghela nafas menatap satu-satunya saudara perempuannya.

"Baiklah aku pergi ! hubungi kami kalau butuh sesuatu", ucap Shotaro mengelus singkat pucuk kepala saudara tirinya.

Tepat setelah pintu kamar hotel kembali tertutup dan sosok pemuda itu sudah pergi. Karina tiba-tiba melemparkan gelasnya sembarangan hingga pecah membentur lantai. Tangannya terkepal kuat hingga telapak tangannya mulai berdarah akibat kukunya sendiri.

Inilah alasannya. Mengapa dirinya tidak bisa bertemu orang lain. Ada yang salah dengan dirinya.

7 tahun yang lalu bukan hanya memori yang terlewatkan begitu saja. Dia mengurung dirinya berminggu-minggu di apartemennya. Sempat mencoba mengejar Jeno yang mungkin kembali ke Korea tapi sialnya Yunho menyita passportnya. Yunho benar-benar menghancurkan semua usahanya untuk bertemu kekasihnya. Dia bahkan tidak bisa menghubungi teman-temannya atau orang lain di Korea yang mungkin tahu keberadaan Jeno.

Begitu dirinya menyerah pada Lee Jeno. Begitupun perubahan besar itu datang. Dia menutup dirinya dari orang lain. Terus-terusan mengurung diri. Dan kepribadian barunya terbentuk. Emosinya sering tidak terkendali dan meledak begitu saja. Dia akan mengamuk dan bahkan bertindak agresif melakukan kekerasan hanya karena tidak menyukai sesuatu sekecil apapun itu.

Ingatkan kejadian saat Liu Yangyang ketakutan ketika Karina mengarahkan pisau ke lehernya hanya karena dia seenaknya mendaftarkan Karina ke acara relawan kampus. Semenjak itu Yangyang tidak berani membuat Karina tersinggung barang sedikitpun.

Psikiater. Dia sering mendatangi psikiater. Meski dia mulai bisa mengendalikan diri dengan bantuan obat penenang tapi tetap saja sulit. Tidak pernah ada obat yang benar-benar tepat. Bahkan dokternya menyerah, takut pasiennya akan kecanduan atau overdosis karena terus meminta menaikan dosis obat.

"Apa benar membiarkan Karina seperti itu terus ?", tanya Yuta ke orang-orang di seberang sambungan telepon grup.

"Tadi gue hampir kena lempar gelas wine", sambung Shotaro.

SoulmateTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang