Lalice Shanetta Carolie dan Jeykey Gaharu, dua manusia yang tak pernah akur jika dipertemukan. Pasti ada saja lemparan kata-kata dari kedua bibir yang saling berdusta itu. Satunya galak dan sering menyentak, sementara satunya lagi sombong dan tak ma...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Di koridor sekolah, anggota Lalvane menuju parkiran. Mereka sedang tidak bersama sang ketua. Selama di sepanjang koridor, masing-masing tengah berfikir keras tentang hilangnya amplop yang mereka sudah bikin susah payah isinya itu.
Mereka pulang duluan tanpa Lalice, sebab Lalice sedang piket hari ini.
"Masalahnya, dianya santai kita yang panik,"
"Ya kan dia ngga tau apa-apa coy," balas Mina.
"Iyaa sih.."
"Kayaknya dia sakit ngga sih? Kok di kelas gue liat banyak diem," sahut Rose.
"Kan dia emang gitu, Rojeee.." ucap Yuju.
"Iya tauu, tapi hari ini kayak kurang semangat, ya lemes gitu."
"Katanya tadi dia ngga enak badan," sahut Eunha mereka langsung ber-beo.
"Terus gimana nih?" tanya Chaeyon balik ke topik.
"Ya ngga tau juga. Yang jadi permasalahan itu amplop hilang kemana?" ujar Mina membuat mereka mengedikkan bahunya.
"Gue juga bingung,"
"Tapi ngga pa-pa lah, yang penting satunya lagi udah di kasih ke cowoknya." lerai Eunha. Ucapannya sedikit membuat mereka menghela nafas lega.
"IPA 3 belum keluar ya?"
"Belum."
"Ya udah nanti chat grup khusus aja kalau mau kumpul bahas soal ini, yaa."
"Sip!"
_____
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lalice berjalan lemas ke arah motornya. Ia benar-benar sangat lelah akibat piket hari ini hampir dia yang mengerjakan semuanya. Dan parahnya hari ini moodnya sedang berantakan.