28] Satu Garpu

4.1K 670 33
                                        

Enam orang perempuan yang tampak buru-buru itu, baru saja menaruh motornya di area parkiran sekolah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Enam orang perempuan yang tampak buru-buru itu, baru saja menaruh motornya di area parkiran sekolah. Mereka seakan di kejar oleh waktu yang akan datang. Waktu sudah menunjukkan pukul 06:02. Mereka itu adalah Lalvane.

Ya, motor mereka akan dititipkan pada satpam.

Fyi, SMA BRAGASA untuk murid kelas 10 dan 11 tetap masuk seperti biasa. Karena memang hanya kelas 12 saja yang berlibur.

"Loh kok udah sepi, ya?" beo Chaeyon seraya melihat sekelilingnya.

"Mereka udah di bus kali." sahut Yuju.

"Iya mungkin,"

"Loh? Kalian kok masih di sini?" salah satu guru bernama Bu Sarah mendekati Lalvane yang masih berdiri di parkiran motor.

"Bus IPA berangkat jam tujuh pas loh." lanjut Bu Sarah.

"Eh, ibu." mereka langsung menyambut dengan menyalami tangan Bu Sarah.

"Semuanya udah ada di bus, Bu?" tanya Rose membuat Bu Sarah menghela nafas sabar.

"Udahhh anak muridku,"

"Kok busnya cuma tiga, Bu? anak IPS belum dateng ya?" Bukannya cepat memasuki bus, Eunha malah mengajukan pertanyaan.

"Udah dari tadi mereka mah, kan jauhan pantai mereka." anggota Lalvane mengangguk-angguk.

"Ya udah Ibu mau masuk ke dalam ya, kalian hati-hati."

"Loh? Ibu ngga ikut?" Bu Sarah menahan langkahnya yang hendak pergi. Kemudian menatap enam anak siswinya dan menggeleng sebagai jawaban.

"Guru yang ikut dua orang. Satu-satu untuk jaga IPA dan IPS. Pengamanan juga cuma dua orang."

"Makannya kalian jangan bandel di sana,"

Mereka terkekeh mendengarnya. Seperti seorang ibu yang sedang mengantarkan anaknya pertama kali sekolah. "Iyaa ibu Sarah cantikk,"

"Bisa aja kalian, udah ya ibu mau ngajar, bye! Be careful."

Bu Sarah sudah meninggalkan mereka ber-enam.

"Ya udah ayo ke bus!" ajak Yuju yang baru jalan 2 langkah, tetapi harus tertunda lagi.

"Tunggu deh!" tahan Eunha seraya menutup resleting tasnya setelah mengecek isinya.

"Apa lagi?"

"Minum. Lu pada kuat ngga minum selama perjalanan."

"Astaga!"

"Ah iya! Kenapa bisa lupa bawa." Rose menepuk dahinya seolah baru mengingat.

"Bergadang sih pada semalem."

"Eh lu juga minta terus-terus sampe jam 11 ke atas." Chaeyon menyenggol lengan Rose menggunakan lengannya juga.

"Kan gue-"

Cover The Taste || ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang