⭒𝐁𝐨𝐧𝐭𝐞𝐧 𝐱 𝐊𝐢𝐝 𝐅𝐞𝐦𝐚𝐥𝐞 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫⭒
gambaran ketika organisasi kriminal
terbesar di Jepang mempunyai anak
hasil pelacur yang mereka sewa.
❝ aku tidak akan pernah
percaya kepada mu Mama. ❞
⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘⫘
‣ tidak mengikuti alur manga
m...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
bagian kali ini masih di latar yang sama seperti bagian sebelum nya, pantai.
(Name) yang masih anteng bermain pasir putih yang indah bersama Manjiro, sesekali (Name) tertawa, juga memeluk Manjiro ketika ombak pantai menyentuh kaki nya.
sedangkan pria dewasa lainnya beristirahat seperti Mochi dan Takeomi bersantai. namun beda hal nya dengan Sanzu, Rindou, Ran dan Kakuco.
mereka mengubur Sanzu di dalam pasir hingga tersisa kepalanya saja, lalu Rindou yang memakai penutup mata dengan membawa tongkat baseball di tangan nya. yap betul sekali, target nya adalah Sanzu.
Ran tak bisa berhenti tertawa saat Rindou mendekat kearah kepala Sanzu, Kakucho segera memegangi kepala Sanzu agar tidak memberontak. Takeomi yang melihat adik nya menjadi sandera hanya bergeming, justru ia menantikan saat-saat itu.
tetapi sudah satu langkah lagi untuk mendapatkan kepala Sanzu kaki Rindou di peluk oleh kedua tangan mungil, tentu saja itu (Name). saat itu juga Rindou refleks berhenti.
(Name) menatap Rindou yang sedang membuka penutup mata nya.
"apa anak kecil? kau mau menggantikan ku?" Rindou berjongkok di depan (Name) lalu mengasih tongkat baseball.
semua orang disana bertatap bingung, paling (Name) tidak bisa melakukan nya. membawa tongkat baseball nya saja mustahil kan?
tetapi tidak begitu, (Name) mengambil tongkat itu dari genggaman Rindou lalu mengangkat nya dengan mudah. semua mata terkejut, bagaimana bisa anak berumur dua tahun bisa mengangkat 1,4 kg besi di tongkat baseball itu.
dengan tertatih (Name) dan senyuman tanpa dosa ia menyamperi Sanzu yang sedang melotot dan memerintah (Name) untuk jangan mendekat, namun bukan nya menuruti perintah Sanzu (Name) justru makin mendekat sambil tertawa.
saat sudah sekat ke arah Sanzu ia hanya bisa menghela napas dan memejamkan matanya menunggu kepalanya ini benjol, tapi yang ia tunggu tak datang-datang.
sebab (Name) menaruh kembali tongkat baseball itu di pasir lalu terduduk di sisa kepala Sanzu yang belum terkubur. (Name) tertawa girang dan menepuk pujuk kepala anak tengah Akashi itu, (Name) mengelus lembut surai rosy pink milik Sanzu yang di matanya sangat lucu.
Sanzu yang mendapat perlakuan tersebut tertegun berapa saat, jantung nya berdetak dua kali lipat dari biasanya, mulut nya sedikit terbuka menatap anak tidak berdosa di depan nya ini.
sedetik kemudian (Name) dan Sanzu tertawa lepas, begitu juga anggota petinggi Bonten lainnya kecuali Manjiro. ia hanya tersenyum simpul tanpa di ketahui siapa pun.
bisa kalian bayangkan seorang Mikey Bonten tersenyum hanya karena mu? aku harap tidak, aku yang menulis nya saja sudah dugun dugun.
TBC
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
jadi ini aku ambil dari salah satu fanart, tapi lupa ku unduh gambar nya..