REIZO 06

9.6K 582 50
                                        

Happy Reading!!

"Selamat pagi, Tania!!"

Tania menghela nafas pelan mendengar suara yang sudah tidak asing lagi ditelinga nya. Berbalik, gadis dengan rambut diikat kuda itu menatap malas Abi yang tersenyum manis diantara para sahabatnya yang merupakan pentolan sekolah.

"Hmm." Tania tersenyum tidak ikhlas membuat beberapa diantara laki-laki itu terkekeh, kecuali Re dan Kasa.

"Galak ben--"

"Stop Bam! Gue lagi pusing." Tania memotong ucapan Ibam seenaknya.

"Mending kalian masuk kelas sekarang, bel 3 menit lagi bunyi." Perintah Tania menatap gerombolan anak kelasnya.

"Asiap Buketu!" Sahut Ibam dan Abi serentak, kemudian ngacir memasuki kelas disusul yang lain sebelum taring yang tersembunyi di bibir manis Tania keluar.

"Lo kenapa masih berdiri disini?!" Tanya Tania berdecak geram menatap Kasa yang tengah menatapnya tanpa ekspresi.

"Jangan marah-marah."

Tania menekuk alisnya kesal, siapapun yang berada diposisi nya pasti akan selalu terbakar emosi menghadapi tingkah mereka. "Gimana gak marah-marah kalo kalian--"

"Lo keliatan gemesin kalo marah." Potong Kasa, kemudian nyelonong begitu saja meninggalkan Tania yang mengerjabkan mata dengan suara tertahan di tenggorokan.

"DASAR MANIAK PERMEN GOPEAN! GUA GAK BAPER YA SAMA LO!!" Teriak Tania menggelegar di Koridor yang mulia sepi dengan semburat merah tanpa disadari nya.

Tapi Tania dibuat terdiam saat otaknya mencerna, Lalu apa masalahnya jika Tania menggemaskan atau tidak bagi laki-laki itu?

☠☠

International High School merupakan sekolah Elite berprestasi dengan akreditasi tinggi yang menjadikan sekolah ini menjadi salah satu sekolah favorit di kota ini. Tapi bukan itu point besar dari banyaknya murid yang ingin masuk sekolah ini. Fasilitas bisa didapati disekolah mana pun. Tapi Inti dari Pegasus yang merupakan sebuah komunitas Geng motor tersohor dikota ini, hanya ada di IHS.

Sudah bukan rahasia lagi, kalau IHS dijaga oleh perisai pelindung sejak 1 tahun lalu oleh Pegasus. Tepat saat angkatan Agarish memasuki sekolah ini, dan menjadi penguasa sekaligus perisai sekolah.

"Tebak gua pake kolor apa hari ini?" Tanya Abi yang tengah memegang erat celana training sekolahnya, takut-takut dijahil Ibam yang akan menarik celananya untuk mengetahui kolor apa yang dikenakan olehnya.

"Hello kitty." Jawab Lava yang tengah mengipas-ngipasi wajahnya yang berkeringat dengan topi.

Siang itu matahari bersinar terik, dan murid 11 IPA 3 tengah melakukan olahraga futsal dilapangan outdoor. Keringat membasahi baju olahraga mereka. Terutama murid laki-laki yang tengah beristirahat sembari menonton siswi kelas mereka yang berlarian menggiring bola.

Kegiatan mengamati itu dilakukan oleh Kasa sejak tadi. Tajamnya netra hitam itu tidak lepas mengawasi seorang gadis dilapangan yang tengah tertawa melihat temannya yang terjatuh karena mengejar bola. Tawa yang bisa menjadi candu baginya, jika ia tidak segera mengalihkan pandangan. Sial, Kasa mengumpat dalam hati.

REIZO Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang