⚠Plagiat dilarang untuk mendekat⚠️
***
Ketidaksengajaan malam itu membuat mereka berdua terikat dengan sebuah hubungan antara ayah dan anak.
***
Arthur Pramana De Morgan, pria berumur 29 tahun yang masih melajang hingga sekarang, mempunyai wajah tam...
"Okey daddy Arthur" ucap Ella dengan mengangkat tangan hormat, Arthur terkekeh melihat Ella yang begitu menggemaskan baginya.
"Lalu jika namaku? apakah hanya Ella saja?" tanya Ella dengan memiringkan kepalanya.
"Tentu saja tidak little girl, daddy sudah punya nama baru untukmu"
"Oh ya daddy?" tanya Ella semangat.
"Sure, EllakayeshaDeMorgan, bagaimana?"
"Waw nama yang keren daddy" ucap Ella dengan mata berbinar.
"Oh iya dad, kan daddy seorang mafia jadi pasti punya nama samaran bukan? terus nama samaran daddy apa?"
"King Demons, nama julukan daddy di dunia gelap yang menjadi nama samaran daddy" jelas Arthur.
"Raja iblis? kenapa daddy punya julukan seperti itu?" tanya Ella yang sangat penasaran kenapa daddy nya ini punya julukan seperti itu.
"Haha kau belum cukup umur untuk mengetahuinya little girl, nanti jika kamu sudah lebih besar sedikit kamu pasti akan tau segalanya dan kamu juga akan meneruskan mafia milik daddy" jawab Arthur dengan tawa kecilnya.
"Tentu saja aku pasti akan meneruskan mafia milik daddy dan sekarang aku itu sudah besar daddyyy, humph" Ella membuang mukanya merajuk kesal dengan Arthur sedangkan Arthur sendiri justru tertawa melihat tingkah Ella namun hal itu membuat Ella semakin kesal pada Arthur.
"Hahaha, tidak kau itu masih kecil coba lihat tubuhmu yang mungil itu, umurmu memang sudah 7 tahun tapi kau masih terlihat seperti anak berusia 5 tahun" goda Arthur yang membuat Ella semakin kesal.
"Terserah daddy saja, aku lelah dengan tingkahmu dad" ucap Ella pasrah di ejek Arthur, Arthur yang mendengarnya justru semakin tertawa melihat Ella yang sudah pasrah saat ia menggodanya.
"Baik baik daddy hanya bercanda little girl, daddy tidak peduli kau sebesar apa nantinya tapi kamu akan tetap jadi putri kecil daddy" Arthur bangkit dari tempat duduknya dengan menggendong Ella tak lupa mengecup pipi Ella singkat.
Cup
"Kamu itu putri kecil daddy dan hidup daddy, daddy akan mempertaruhkan byawa daddy untuk melindungimu, daddy tak bisa membayangkan bagaimana hidup daddy tanpamu nanti, jika kamu sudah cukup dewasa dan menikah dengan seseorang tolong jangan lupakan daddy, sering seringlah berkunjung ya" ucap Arthur dengan mengelus rambut Ella pelan dan mengecup kening nya lembut.
"Sure, daddy akan selalu menyayangimu meski kamu bukan anak kandung daddy"
Ella yang mendapat satu jawaban dari pertanyaan yang ada di pikirannya merasa senang, matanya berkaca kaca siap menumpahkan air mata, Arthur yang melihat itu gelagapan tak tau kenapa Ella hampir nangis.
'Apaakusalahbicara?'
Tanpa pikir terlalu panjang Arthur memeluk Ella erat mencoba menenangkannya namun Arthur merasa baju bagian bahu yang ia kenakan basah saat ia menunduk ia melihat Ella yang menangis tanpa suara.
Hal itu membuat Arthur semakin gelagapan karna ia tak tau cara menenangkan seseorang yang menangis karna yaa Arthur sendiri yang sering membuat orang lain menangis.
"Cup cup jangan menangis little girl, nanti cantiknya hilang lho"
"Hiks d-daddy"
"Yeslittlegirl?"
"Aku menyayangimu"
Arthur mematung namun ia merasakan kehangatan yang menjalar di hatinya. Tak lama ia tersenyum manis dengan tatapan sendu melihat Ella yang masih menangis sesegukan.
"Daddy lebih menyayangimu little" ucap Arthur dengan mengecup pipi Ella dan menghapus jejak air mata Ella dengan lembut.
"Ella yang lebih menyayangi daddy"
"Haha baik baik, oh iya karna ini sudah siang kita harus makan siang oke"
"Ehh sudah jam makan siang ya? perasaan tadi aku kayak baru bangun tidur deh" monolog Ella bingung.
"Waktu berjalan begitu cepat little, jadi jangan pernah membuang buang waktu ya, karna waktu itu sangat berharga" nasihat Arthur yang diangguki Ella.
"Ya sudah dad, ayo kita keruang makan" ajak Ella.
"Oke let's go"
"Let's gooo" ucap Ella dengan mengangkat tangannya keatas. Arthur hanya terkekeh melihat tingkat menggemaskan Ella. ** •posisisaatElladudukdipangkuanArthur (anggapajaituEllasamaArthur)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.