Hai, well come back to my story
Happy Reading
**
*
*
***
Cukup lama Mikael dan Ella terjebak kemacetan, namun untung saja jalanan kembali berjalan normal dan Mikael segera melanjutkan perjalanan mereka yang tertunda.
Ella menghembuskan nafas lega karna mobil mereka telah bergerak lancar di jalanan yang ramai.
"Om, cepetan!! Ella pengen cepet ketemu daddy!!" rengek Ella membuat Mikael menambah kecepatan mobilnya.
Akhirnya, setelah beberapa saat menempuh perjalanan. Mereka berdua sampai di rumah sakit Sejahtera. {Namany cmn ngasal doang}.
Ella segera keluar dari mobil diikuti Mikael dan kemudian menggandeng tangan nona kecilnya agar tidak hilang.
Mikael pergi ke bagian resepsionis untuk menanyakan ruangan berapa Tuannya itu berada, tak lupa dengan Ella digandengannya.
"Permisi, di mana ruangan atas nama Arthur Pramana De Morgan?" tanya Mikael sopan.
Karyawan di sana kemudian memeriksa nama yang di sebutkam tadi, siapa sih yang tak kenal dengan nama itu? semua orang di kota juga tau siapa Arthur Pramana De Morgan.
"Tuan Arthur ya? Oh beliau ada di ruangan VVIP nomer 1"
"Baiklah, terimakasih" Mikael lalu pergi beranjak dari sana diikuti Ella di sampingnya.
Beberapa saat kemudian, mereka sampai di ruangan VVIP tersebut. Ella membuka pintu itu dan melihat Arthur terbaring di ranjang rumah sakit. Ia lalu berlari masuk dan memeluk daddynya itu. Arthur kaget saat mendapat pelukan mendadak namun ia langsung memeluk Ella tak kalah erat.
"Hiks daddyy..huwaaaaa daddy kenapa bisa begini hiks, aku takut daddy kenapa napaa, a-aku takut kalo daddy ninggalin Ellaa" tangis Ella pecah saat berada di pelukan Arthur.
"Stt, cup cup cup sayang. Jangan menangis oke, daddy tidak apa apa kok, maaf ya telah membuatmu khawatir" ucap Arthur dengan mengecup kening Ella berkali kali mencoba menenangkan Ella yang masih menangis.
"Hiks t-tidak apa hiks apa gimana, k-kepala daddy diperban hiks, itu p-pasti sakit huwaaaaaa" lagi dan lagi, Ella justru tambah menangis sekencang kencangnya.
"Cup cup cup, sayang jangan nangis oke. Lihat daddy" Ella mengangkat wajahnya untuk melihat daddynya.
"Kamu lihat daddy kayak kesakitan gak?" tanya Arthur yang dibalas gelengan kepala oleh Ella. "Nahh itu artinya daddy baik baik aja oke, Ella gak perlu khawatir lagi" Ella mengangguk dan mengusap air matanya.
"Umm sorry ganggu hehe, dia anakmu? tadi kamu bilang kalo belum nikah?" suara wanita membuat Ella menengok ke belakang. "Ini emang putriku tapi bukan putri kandungku tapi putri angkatku" jelas Arthur membuat wanita itu ber oh ria.
Ya, wanita itu adalah Erasya. Dia yang membantu Arthur saat kecelakaan tadi. Arthur bisa kecelakaan karna ulah musuh musuhnya namun musuhnya itu telah dibantai habis olehnya dan Erasya. Couple psycho memang.
"Tante siapa?" tanya Ella dengan memiringkan kepalanya.
"Hai sayang, nama tante itu Erasya. Tadi gak sengaja liat daddy mu jadi tante bantu deh" jawabnya dengan mengelus kepala Ella lembut.
'Erasya? nama itu kan..'
"Tante mau gak jadi mommy ku!!" tanya Ella antusias membuat Arthur dan Erasya kaget.
"E-eh? Mommy? Ella sayang, kamu yakin?" tanya Arthur gugup. Ella mengangguk antusias dengan mata berbinar.
"Ella mau tante jadi mommy nya Ella? Boleh kok, tapi daddy kamu mau enggak?" ucap Erasya dengan menaik turunkan alisnya.
Muka Arthur perlahan lahan menjadi merah karna malu, "kalian inii" Arthur membaringkan tubuhnya dan menutup wajahnya dengan bantal membuat tawa Erasya dan Ella pecah seketika.
Suasana hangat tercipta apalagi karna Ella yang mudah akrab dengan Erasya. Suasana yang begitu nyaman dengan adanya senda gurau dan tawa yang indah dari mereka bertiga.
Mikael yang melihat itu tersenyum, "Semoga kalian menjadi sebuah keluarga yang indah"
TAMAT
Tpi boong
*
*
*
***
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Daddy? END [REVISI]
Humor⚠Plagiat dilarang untuk mendekat⚠️ *** Ketidaksengajaan malam itu membuat mereka berdua terikat dengan sebuah hubungan antara ayah dan anak. *** Arthur Pramana De Morgan, pria berumur 29 tahun yang masih melajang hingga sekarang, mempunyai wajah tam...
![Daddy? END [REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/297066354-64-k566260.jpg)