⚠Plagiat dilarang untuk mendekat⚠️
***
Ketidaksengajaan malam itu membuat mereka berdua terikat dengan sebuah hubungan antara ayah dan anak.
***
Arthur Pramana De Morgan, pria berumur 29 tahun yang masih melajang hingga sekarang, mempunyai wajah tam...
*** Pagi hari telah datang, sang rembulan telah redup dan di gantikan oleh sang mentari yang bersinar terang.
Kedua ayah dan anak itu masih tertidur lelap dengan berpelukan erat. Ya, mereka adalah Arthur dan Ella. Tak lama salah satu dari mereka terbangun karna sinar mentari masuk lewat celah celah gorden.
Engh
Lenguhan kecil terdengar dari mulut Ella, ia mencoba membuka matanya dengan mengeliat dan menggulingkan badannya ke samping kanan menjauh dari Arthur. Ia bangun dari tidurnya dan mengerjapkan mata mengumpulkan nyawanya.
Karna nyawanya sudah terkumpul, Ella melihat samping kirinya di mana ada Arthur yang masih tertidup pulas tanpa ada tanda tanda bangun sama sekali.
Ella mendekat ke arah Arthur dan menepuk nepuk pipinya pelan.
"Daddyy banguunn" ucapnya pelan.
Tak ada tanda tanda akan bangun membuat Ella kesal sendiri, ia menggoncang badan Arthur namun itu tak membuahkan hasil.
"Ishh ini daddy tidur apa simulasi mati sihh"
"Daddyy bangunn"
Masih tak ada tanda tanda bangun membuat Ella bertambah kesal. Tak mempunyai cara lain, Ella berpikir keras bagaimana cara membangunkan Arthur.
Ting
Ella menjetikkan jarinya ketika mendapat ide bagaimana cara membangunkan Arthur, mungkin kalo di animasi, di atas kepala Ella ada lampu yang menyala.
Ella tersenyum miring dengan ide membangunkan Arthur yang mungkin akan sedikit menyakiti daddy nya itu.
Ia menyibak selimut yang menutupi tubuh Arthur, sebenarnya Arthur memang tak menggunakan baju atasan saat tidur jadi itu membuat ide Ella akan sempurna.
Melihat perut kotak kotak Arthur yang terpampang jelas di depannya membuat Ella penasaran, ia menyentuh perut kotak kotak Arthur dan kemudian menggigit perut Arthur yang membuat Arthur kaget.
"Akh, sshh Ellaaa kenapa perut daddy digigit"
Arthur kaget saat ada yang menggigit perutnya dan ternyata itu adalah Ella si little baby nya, mau marah namun saat melihat ekspresi polos Ella membuatnya tak tega memarahinya.
"Itu salah daddy, kenapa waktu Ella bangunin daddy gak bangun bangun" ucap Ella membela diri.
"Tapi kan gak digigit juga little, ini sakit lho nih liat ada bekasnya merah" Arthur sebenarnya tak terlalu merasakan rasa sakitnya namun hanya kaget saja, ia sengaja mengatakan begitu hanya untuk mengerjai Ella saja.
Tanpa Arthur sadari Ella justru merasa sangat bersalah karna telah menggigit perut daddy nya itu. Ella menunduk menahan air mata yang siap keluar dari bendungan kapan saja.
"M-maaf dad-dy" ucap Ella bergetar menahan tangis.
Arthur gelagapan sendiri di buatnya, niat hati ingin mengerjai putri kecilnya itu malah menangis karnanya.
"Ehh kok nangis sih aduhh maaf baby, daddy hanya bercanda" ucap Arthur dengan mengangkat Ella agar duduk di pangkuannya.
"Hiks bercandanya daddy gak lucu tauuu" ucap Ella sedikit berteriak di akhir dan tangisnya pun pecah saat itu juga, membuat Arthur semakin gelagapan sendiri.
"Cup cup cup, anak cantik jangan nangis dongg, maafin daddy ya sayang, kan daddy tadi cuman bercanda, masa iya daddy kesakitan cuman karna gigitan kecilmu doang" ucap Arthur membuat tangis Ella mereda.
"Be-beneran?"
"Iya little"
"I'm sorry dad, tadi udah gigit perut daddy"
"It'sokeylittlebaby, tapi jangan lagi gigit perut daddy pas daddy lagi tidur ya?"
"Okey"
"Oh ya, daddy nanti mau ke kantor kamu mau ikut gak?" ajak Arthur.
"Emang boleh?"
"Ya boleh dong, kalo enggak kenapa daddy ajak kamu, jadi mau ikut gak?"
"Mau mau, aku mau ikut" ucap Ella antusias yang di balas kekehan ringan oleh Arthur.
"Mandi dulu yuk"
"Ayok dad"
Arthur menggendong Ella menuju kamar mandi dan melakukan ritual mandi pagi berdua. Setelah selesai mandi, Arthur lalu mendandani Ella seimut mungkin tak lupa ia juga mengganti bajunya dengan setelan kantoran. (kayakgitulahpokoknya, gwgataunamanyaapayangbener)
* * *
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.