༺𝐻𝒶𝓅𝓅𝓎 ❆ 𝑅𝑒𝒶𝒹𝒾𝓃𝑔༻
Kupaksakan diriku untuk beranjak dari alam mimpi, karena aku merasa sudah lama berada disana. Setelah aku mengecek jam, sudah lewat dari 3 jam aku tertidur. Kurenggangkan otot-ototku yang kaku, jujur saja tertidur selama itu dikursi membuat semua tubuhku pegal.
Aku tertidur setelah mengerjakan semua tugasku. Hanya sedikit sebenarnya, tapi tadi aku sedikit kelelahan disekolah. Jadi aku tertidur. Sebenarnya itu masih belum bisa membuatku lebih baik, tapi aku harus segera bangun. Alasan mengapa aku harus segera pergi dari alam mimpiku karena ...
BRAKK!!
"Apa apaan!? Pekerjaanmu hanya tid–" ucapan mama terpotong karena melihatku sibuk menulis dan mengetikkan jawaban dilaptop. Aku membalikkan badanku. "Mama? Ada apa, perlu bantuanku?" tawarku, karena memang biasanya di jam-jam seperti ini aku harus membantunya membersihkan rumah atau semacamnya.
Ia menetralkan nafasnya tapi wajah terkejutnya masih belum terkondisikan. "Apa saja yang kau lakukan selama berjam-jam tadi?" Aku kembali menghadap laptopku sambil memainkan bulpoin di depan layarnya. "Hanya mengerjakan tugas, proyek cerita ini harus segera kuselesaikan. Jadi wajar saja kalau lama, Ma."
"Tapi setelah ini selesai, jika Mama perlu Ice untuk memasak dan lain-lain," ucapku. "B-baiklah, ke dapur 15 menit lagi. Telat semenit saja kupotong uang jajanmu." Mama pergi dari kamarku sembari memberikan ancaman. Sepeninggal mama aku menyender dikursiku sembari bergumam. "Uang jajan saja dikasih setengah, kalau dipotong lagi sama saja tidak dapat uang jajan aku."
Aku beranjak dari kursiku lalu membereskan semua barang-barangku yang ada dimeja belajar. Berantakan, ya itulah kondisi mejaku. Pelajaran mengarang membuatku harus mencari banyak teori. Tapi ajaibnya aku dapat mengerjakannya dengan cepat.
Mungkin karena teori aneh dari mimpi yang aku dapat, lalu ku hubungkan dengan teori lain dan jadilah cerita karanganku. Setelah kubereskan meja, ada pesan masuk dihandphoneku.
_______________
Sσℓαя-Bσσкωσям
| Jadi bagaimana? Disetujui tidak?
₁₄.₂₅_______________
Ia menanyakan tentang rencana kami yang tadi baru saja dibuat. Kami berencana menginap di rumah Ochobot sabtu minggu ini. Semua ini karena Solar tak sengaja membuat postingan di spacegram-nya saat aku menginap disana bersama yang lain. Alhasil Ocho sedikit kesal. Daripada hal itu benar terjadi, Solar membuat rencana menginap di rumah Ocho.
Alasanku pasti ditolak mentah-mentah jika aku jujur pada mama. Aku hanya bisa menggunakan cara ini, yaitu membohonginya. Aku tahu cara ini salah, tapi minggu berikutnya setelah acara menginap itu aku harus mengikuti olimpiade.
Aku mungkin akan memakai alasan berlatih dengan guru pembimbingku karena hanya itu satu satu alasan yang diperbolehkan. Sebenarnya ku lakukan ini karena sebagai persiapan olimpiade, aku butuh healing.
Banyak tekanan yang kuhadapi, jadi agar maksimal saat melakukan olimpiade aku akan melakukan penenanggan diri terlebih dahulu. Pesan dari Solar masuk lagi.
_______________
Sσℓαя-Bσσкωσям
| Ice kau disana kan?
₁₄.₃₇Iya sabar, masih mau tanya dulu. |
₁₄.₃₇| Ohh oke, kabari ya
₁₄.₃₇_______________
Baiklah sudah, aku harus segera turun kebawah.

KAMU SEDANG MEMBACA
❄✧.*𝔇𝔯𝔢𝔞𝔪 .*✧❄
Fanfiction*ੈ✩‧₊˚Dream Dalam kehidupan yang harmonis, kakak beradik Blaze dan Ice saling mendukung satu sama lain. Blaze adalah sosok yang enerjik, berbakat dalam olahraga, dan memiliki kemampuan sosial yang baik, sementara Ice adalah sosok rapuh yang tak diin...