21. CARA MERAYU GESAR

28.8K 2.4K 348
                                        

21. CARA MERAYU GESAR

Annyeong

Jangan lupa vote komen!

Absen yuk.

Udah ada yang nikah gak?

•••
Siang ini Mila sedang bersantai di ruang tamu, merebahkan tubuhnya di atas sofa bed sembari membaca buku tentang ibu hamil.

Gesar yang baru datang dari dapur, meletakkan segelas susu hamil rasa coklat di atas meja, kemudian mengangkat kaki istrinya agar bisa duduk, lalu meletakkan kembali kaki itu di atas pangkuannya.

"Tidurnya jangan terlungkup gitu dong sayang," kata Gesar, sembari menurunkan baju Mila yang tersingkap keatas. "Kasihan anak aku, terimpit."

Mila terkekeh kecil, lalu menoleh kebelakang sebentar. "Gak bakal terimpit kak, kan masih kecil banget Beby nya."

"Baca buku apa? serius banget."

"Kencengin lagi dong kak di bagian betis." Pinta Mila, saat Gesar mulai memijit kakinya. "Buku tentang ibu hamil. Dokter nyaranin aku buat baca ini, biar gak panik dan banyak takut lagi."

Gesar mengangguk-anggukan kepalanya mengerti. "Yaudah, minum dulu ini susunya."

Mila beranjak dari tidurnya, kemudian meminum susu ibu hamil yang di buatkan oleh sang suami.

Mila menoleh pada Gesar yang hanya diam sembari menatap nya. "Kamu kenapa lihatin aku kaya gitu?"

Gesar menggeleng lalu tersenyum. "Kamu makin cantik"

"Kamu lagi ada maunya ya?" Mata Mila menyipit.

"Gak, kamu emang makin cantik. Gemesin pula." Kata Gesar, kemudian mencubit pipi istrinya gemes. "Jadi makin sayang"

"Cintanya kemana?"

"Gak kemana-mana." Gesar menunjuk dada Mila. "Masih disini"

Mila tersenyum senang, Suaminya itu selalu punya cara sendiri membuat Mila menjadi wanita paling berharga.

"Nanti malam acara di rumah Papa jam delapan kan?" Gesar hanya mengangguk, matanya tak lepas memandangi wajah istrinya yang semakin hari semakin cantik di matanya. "Ntar kita kesana pakai baju warna apa?"

"Kamu mau datang ke acara nya?" Mila mengangguk cepat, "gak usah lah. Kita di rumah aja, aku malas datang ke acara gituan."

Mila berdecak kesal, Gesar selalu saja tidak suka dengan yang namanya acara ataupun perayaan. Bahkan di acara keluarga sendiri pun pria itu tidak ingin datang.

"Kak, acaranya kan sekali setahun. Jadi apa salahnya kita datang."

Setiap tahun keluarga besar Herman memang selalu membuat acara makan malam keluarga. Tujuannya agar hubungan kekeluargaan mereka terjalin semakin baik dan tidak semakin jauh karena kesibukan masing-masing.

Dan tahun ini rumah Herman dan Rima lah yang menjadi tempat berkumpul.

"Justru karena sekali setahun, pasti yang datang banyak. Keluarga dari luar kota pasti pada datang juga. Acaranya pasti jadi lama." Gesar melingkarkan tangannya pada pinggang Mila, lalu menyenderkan kepalanya di bahu Mila. "Ntar kamu malah kecapean sayang."

"Cuman kumpul-kumpul sama makan malam, aku gak bakal capek kak," bujuk Mila lagi.

"Bohong banget, kamu kan orangnya gak enakan. Pasti kamu mau-mau aja di ajak ini itu. Sampai gak sadar, kamu sendiri capek."

"Kali ini gak bakal gitu lagi, kak." Mila duduk di atas pangkuan suaminya, cara paling ampuh jika ingin merayu Gesar. "Kak, aku pengen banget datang."

"Kamu lupa apa kata dokter? Dokter bilangkan kamu gak boleh capek, apa lagi banyak aktivitas."

"Ayo dong kita datang, ya ya ya?" paksa Mila seperti anak kecil, sembari menggerak-gerakkan kakinya yang bergantung.

"Oke kita datang, tapi dengan satu syarat. Kamu gak boleh jauh-jauh dari aku."

"Siap kak suami," kata Mila dengan tangan yang di letakkan di ujung pelipisnya. Hormat.

Gesar mendekatkan wajahnya, "cium dulu kalau gitu."

Mila lalu mencium pipi Gesar lama. "I love you kak"

"I love you too sayang"

•••

Spam next disini 👉

Spam lanjut disini 👉

Spam 💍 disini 👉

•••

Miawww mau minta perhatian kalian sebentar. Jadi Miawww lagi riset tentang anak kedua. Penting banget, jadi Miawww harap kalian mau bantu.

Menurut kalian anak kedua itu gimana?

Kenapa orang bilang, anak kedua itu selalu berbeda dari saudara nya?

Apa yang buat anak kedua itu berbeda?

Apa yang kalian rasakan sebagai anak kedua?

I WANT PREGNANT [TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang