Happy Reading
Coretan asal memenuhi lembaran kertas bagian belakang buku gadis itu. Sejak guru didepan memberikan tugas untuk mengisi sebuah buku modul khusus kimia dia enggan untuk mengerjakannya. Padahal kimia adalah salah satu pelajaran yang dia suka.
Mara sangat ingat ucapan pria yang menarik paksanya waktu itu, walaupun tidak bisa juga disebut paksaan, karena dia juga menerima tarikan itu.
"Dasar aneh"
"Siapa yang aneh" tanya Fanny. Tampa sengaja gadis itu mendengar ucapan Mara.
"Nggak ada" Bohong Mara, Fanny menarik napas pelan, merasa percuma bertanya,toh dia juga nggak akan dapat jawabannya.
"Mara"
Suara itu... Mara bergegas membalikkan badannya, dan benar saja. Itu Aileen, Aileen memanggilnya bukan hanya itu dia juga berjalan kearah Mara.
"Ai-leen?" Tanya nya gugup.
"Iya..., Gue mau bicara." Jawabnya.
"Kalo Lo mau ngajak ribut, mending jauh-jauh" bukan Mara yang Jawab melainkan Fanny dengan wajah kesalnya.
"Lo tenang aja, Fan, gue nggak ada maksud jelek kok, gue benar-benar serius mau ngomong sama Mara."
"Gak bisa dipercaya" lanjut Fanny.
"Kalo Lo nggak percaya Lo bisa kok, ikut sama kita."
"Yaudah sekarang aja, gue penasaran apa yang Lo rencanakan."
"Oke.. gue tunggu di tempat bisa kita duduk"
...
"Gue dengar-dengar Lo Udah jadian aja sama anak baru. Siapa namanya?" Tanya Kusuma.
"Damara. Bego" jawab Gema.
"Oh iyaa, Damara." Jelas Kusuma.
"Wih beneran?" Tanya Rafar pura-pura nggak tau.
"Kalo iya kenapa? Syirik Lo?"
"MNMk" jawab Kusuma. Semua yang ada disana bingung dengan jawaban Kusuma, sedangkan Gema bertanya dengan polosnya.
"Mnmkn. apaan Cok?"
"MANA MUNGKIN. bego" jawabnya kesal, Jang bilang kalian semua sama begonya?" Ucap kusum.
"LLB" ucap Rafar mengikuti cara Kusuma berbicara.
"Itu artinya apaan lagi si anjing" kesal Gema.
"LO LEBIH BEGO" tunjuk Rafar tepat dimungka Kusuma."
"Nggak usah nunjuk-nunjuk bisa nggak? Entar ganteng gue berkurang."
"Basi" Agra mulai berbicara. Dia memang jarang berbicara, tapi, sekali ucapannya nggak ada bedanya dengan boon cabe level tinggi.
"Udah-udah kembali ke topik" Gema kembali menghadap Garry. Sedangkan yang lain hanya mengikut seakan setuju dengan ucapan Gema.
"Jadi kalian semua mau gibahin gue?" Kesal Garry. "Bukan gibahin, lebih tepatnya kita mau minta PJ jadian" kali ini ucapan Gema disetujui oleh semuanya, bahkan Agra pun, ikut mengangguk.
"Anji*g Lo semua" kesalnya.
"Ngomong sama kita, aja. Bilangnya anjing-anjinggan. Kalo sama si Damara- Damara itu, sayang-sayangan." Ejek Kusuma.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARRA [REVISI]
Roman pour Adolescents"Aku nggk sejahat itu buat ambil kamu dari Tuhanmu" "Kita hanya sekadar dipertemukan bukan untuk disatukan" "ini bukan perihal siapa yang kau cintai tapi ini tentang sebesar apa kamu mencintai" "kisah kita bahkan dimulai dari prolog dan diakhiri den...
![GARRA [REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/285150442-64-k495413.jpg)