Chapter 29

9.7K 863 3
                                        

Aku balik lagi Gezz (σ≧▽≦)σ Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan '(*∩_∩*)′

Laki-laki yang mengenakan topeng iblis itu tersenyum tipis, setelah beberapa hari mencari informasi tentang sang gadis misterius, akhirnya dia mendapatkannya juga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Laki-laki yang mengenakan topeng iblis itu tersenyum tipis, setelah beberapa hari mencari informasi tentang sang gadis misterius, akhirnya dia mendapatkannya juga.

"Akhirnya, setelah sekian lama, aku menemukanmu kembali, Azura."

...

Seorang laki-laki berambut perak dengan pakaian serba hitam mewahnya berjalan di sebuah tanaman bunga mawar liar.

Dia sangat tertarik pada bunga-bunga mawar itu karena warnanya yang unik. Warna bunga mawar tersebut bukan merah atau hitam, melainkan ungu tua dan seperti memiliki gliter yang mempercantiknya.

Dia memetik salah satu bunga mawar tersebut, membawanya berjalan bersama. Dalam asiknya dia berjalan-jalan, matanya menangkap siluet bayangan gadis kecil sedang berlarian ke sana kemari di taman bunga tersebut.

Laki-laki itu berjalan pelan ke arah gadis kecil itu, dia terlihat asik merangkai sebuah mahkota bunga dari bunga mawar. Rambut biru kristalnya sangat menarik perhatiannya, iris biru tua itu sangat cantik saat bertatapan dengannya.

Laki-laki terdiam, begitu juga dengan gadis kecil itu.

"Siapa?" tanya gadis kecil itu sambil memiringkan kepalanya.

Dia meremas tangannya saking gemasnya pada gadis kecil itu. "Namaku Caesar, siapa nama mu gadis kecil?" jawab laki-laki itu dan balik bertanya.

Sedangkan gadis kecil yang di tanya itu mematap Caesar binar, dia menaruh mahkota bunga itu ke tanah dan berjalan cepat ke arah laki-laki itu.

"Kau seorang Raja? Raja Caesar dari bangsa Demon?" tanya gadis itu.

Caesar tertegun, dari mana gadis kecil ini tau?

"Namaku Azura, senang bertemu dengan mu Raja," kata Azura dengan polos seraya memberi salam.

Caesar masih tertegun di tempatnya, dia menatap dalam gadis kecil bergaun biru itu.

"Tahu dari mana kau?" tanya Caesar dengan intimidasi.

"Ah! Itu ... bagaimana menceritakannya, ya?" gumam Azura di akhir kalimatnya. Dia menggigit kukunya panik sambil sesekali melirik Caesar yang juga melihatnya.

"Hm?"

Azura melirik takut-takut Caesar. "Itu ... akan aku beritahu," pasrah Azura. Azura hanya takut dia dituduh yang tidak-tidak.

Mysterious GirlTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang