Bab 29

1.6K 285 22
                                    

Samsung medical internasional Seoul Hospital*

"Eomma. Kenapa kita jadi ke sini? Katanya mau pulang."tanya Lili menatap ibunya bingung karena mereka bukan nya pulang malah berakhir mendatangi Rumah Sakit.

Jennie terlihat bingung harus menjawab pertanyaan Lili dengan kalimat apa agar anak nya itu tidak mencurigai dirinya yang ingin mengetahui kondisi MANTAN SAHABAT nya itu.

"Hmm anu sayang. Eomma lupa  jika hari ini jadwal Lili untuk cek-up ke Rumah Sakit."alibi Jennie tidak sepenuhnya salah. Memang benar hari ini sudah waktunya Lili untuk cek-up di Rumah Sakit.

Biar ku perjelas terlebih dahulu jika kalian bingung. Setelah kondisi ekonomi yang mulai stabil, tubuh Lili yang terbiasa dengan makan-makanan tak bergizi selama ini mengalami kendala saat mencerna makan-makanan yang di penuhi serat sehat.

Dokter mengatakan lambung Lili tidak terbiasa memakan makanan sehat karena selama ini terbiasa memakan makanan bekas sisa dari tong sampah. Oleh karena itu setiap satu bulan sekali Dokter menyarankan jika Lili harus selalu cek-up ke Rumah Sakit untuk memantau perkembangan usus kecil dan besar apakah mengalami infeksi lagi atau tidak.

"Memang iya ya Eomma? Lili lupa akan hal itu."jawab Lili dengan wajah polos mendapat usapan lembut di kepalanya oleh sang ibu.

"Iya sayang. Maka dari itu Eomma mengajak mu kemari. Ayo nak kita masuk ke dalam."ajak Jennie

"Ayo Eomma."jawab Lili membiarkan sang ibu menarik pelan tangan mungilnya.

Meski begitu Lili sedikit heran dengan penampilan ibunya yang terlalu tertutup saat memasuki Rumah Sakit ini, biasanya tidak seperti ini.

"Ada apa dengan Eomma sebenarnya?"dalam hati Lili bertanya-tanya.

-

-

-

Ruang IGD*

Hyeri sudah ada di Rumah Sakit menunggu di luar ruangan setelah sebelumnya di beritahu oleh pihak ke Polisi'an dan melihat secara langsung di berita nasional jika Rose di nyatakan Pingsan di tempat terjadinya kecelakaan beruntun itu terjadi.

Dengan menggigit kuku jari dan berjalan tak tentu arah dengan perasaan risau melanda hati nya, Hyeri begitu khawatir memikirkan kondisi Rose saat ini.

Di satu sisi ia marah dan sangat kecewa kepada Rose yang telah bertindak ceroboh. Namun di satu sisi lainnya, Hyeri tak dapat mengelak jika ia begitu khawatir mendengar kabar jika artis sekaligus sahabat nya itu di larikan ke Rumah Sakit.

"Apa yang sebenarnya terjadi dengan mu Rose? Kenapa kau bodoh sekali."gerutu Hyeri berulang kali mengatakan kalimat yang sama.

Tak begitu lama kemudian pintu ruang IGD terbuka, muncul lah Dokter bernama Park Chanyeol dari dalam sana.

"Bagaimana kondisi Rose, Dokter?"tanya Hyeri di balas senyum tipis dari Dokter Chanyeol.

"Kondisi pasien saat ini sudah baik-baik saja Nona. Kemungkinan besar beliau pingsan karena terlalu shock akan berita buruk yang belum siap mentalnya terima. Saat ini pasien sudah sadar, silahkan jika ingin masuk ke dalam."

"Terima kasih Dokter"jawab Hyeri langsung masuk ke dalam ruang IGD setelah Dokter Chanyeol mempersilahkan dia untuk masuk ke dalam.

Dokter Channel pun pergi beserta beberapa perawat yang tadi membantu nya menangani Rose yang pingsan.

"Unnie. Kau-"

PLAAAAAK

Sebuah tamparan keras lebih dulu melayang ke arah pipi chipmunks itu dari Hyeri. Manager sekaligus sahabat Rose itu terlalu  emosional sehingga ia tak dapat menahan diri untuk menampar tanpa rasa bersalah sedikitpun.

"Apa ini Rose? Kau ingin menghancurkan karir mu selama dua belas tahun ini dengan sia-sia?"

"Unnie, aku bisa jelaskan."dalih Rose berkata. Namun Hyeri semakin memarahi dirinya.

"Jelaskan tentang apa lagi? Ahh ! Apa semua ini terjadi karena anak haram mu itu?"ucap Hyeri tersenyum mengejek. Sontak saja Rose membelakak kan matanya terkejut.

"UNNIE. Selama ini aku diam membiarkan mu berkata se'enak nya padaku. Tapi aku sebagai seorang ibu tak terima kau mengatai putri kandung ku sebagai anak haram."bentak Rose menggelegar sampai keluar ruangan.

Hyeri bukan merasa bersalah justru bertepuk tangan memberi apresiasi terhadap apa yang baru saja Rose ucapkan padanya.

"Woaahh.. Rosseane Park. Beginikah cara mu berbicara dengan orang yang telah berjasa membantu karir mu dua belas tahun ini? Kau tau. Setiap kali kau berulah ataupun ada berita buruk tentang mu di luaran sana siapa yang di marahi Sajang-nim? AKU ROSE, AKU. tapi aku tetap diam karena merasa sebagai sahabat yang baik aku tidak ingin impian mu hancur seketika. TAPI APA INI?"

"Kau terlihat semakin tidak menghargai ku sebagai Manager sekaligus sahabat mu sendiri ROSE. Kau justru terus saja membuat masalah dan selalu menyusahkan ku."

"Rose !! Lupakan anak sialan itu. Anak haram itu tak layak kau fikirkan lagi. SADAR lah ROSE, anak itu ada karena ke'egoisan Taehyung yang ingin aman sendiri."

Deg

Seseorang di luar ruangan sana mematung di tempatnya mendengar kalimat tersebut.

"Jadi dia pernah di perkosa oleh Taehyung sialan itu?"

                          Bersambung

Tebak itu siapa 😂

Eomma ( Revisi )✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang