Bab 43

1.2K 230 20
                                    

Jisoo pov.

Sialan. Jika bukan karena ingin membantu Jennie terlepas dari belenggu masalalu nya mungkin sudah ku tembak kepala para pria hidung belang ini sejak tadi.

"Hai cantik. Mau bercinta dengan ku?"ucap seorang pria tiba-tiba mendatangi ku. Langsung saja ku layangkan sebuah tamparan keras untuk nya.

PLAAAAAK

"Auwh"rintih pria itu memegangi pipinya yang baru saja ku tampar tadi

"Kenapa kau menampar ku?"tanya pria itu dengan garaman tertahan.

Dapat ku lihat ia begitu kesal dengan ku. Dengan angkuh aku menjawab.

"Aku rasa tamparan itu cukup membuat mu sadar diri untuk berhenti berlaku tidak sopan terhadap seorang wanita"ucap ku dengan savage nya

"Sialan. Kau pikir kau siapa berani menolak ku?"gertaknya tanpa ba-bi-bu lagi langsung mendorong tubuh ku ke tembok. Dan ia berusaha untuk mencuri first kiss ku.

Enak saja dia ingin mencuri ciuman pertama ku. Dengan sekuat tenaga aku mendorong nya sampai jatuh.

Bruk

"YAAA , dasar wanita sialan."ringis nya mengusap bokong yang baru saja membentur lantai

Aku menyeringai kecil. Menelisik ke segala arah lalu menemukan sebuah botol Soju di atas meja tak jauh dariku. Aku datang ke sana mengambil botol tersebut lalu memukul kan nya pada pria yang berniat melecehkan ku ini.

Prang

"Kyaaaaa"histeris orang-orang di Club ini. Lalu datang lah Yerim dan Sooyoung langsung menarik ku keluar saat itu juga.

"Yaaaak ! Kau ingin semua rencana kita gagal hah?"murka Sooyoung langsung ku tepis tangan nya dengan kasar hingga terlepas dari pergelangan tangan ku

"Lalu kau meminta ku hanya diam saja hah? YAAA !! Aku baru saja di lecehkan oleh teman bajingan itu dan kau marah padaku karena takut rencana kita gagal , begitu? Jika bukan karena Jennie, aku tidak akan sudi membantu kalian mencari bukti itu."

"Sekarang begini saja. Aku mundur dari misi ini."setelah mengucapkan kalimat itu aku pergi meninggalkan mereka semua

Apa-apaan mereka itu? Mereka pikir aku ini jalang apa seenaknya  menyuruh ku ini dan itu sementara mereka sendiri mendapat peran pembantu sementara aku di jadikan peran utamanya.

Cukup sampai di sini, aku muak dengan Drama yang mereka buat. aku lebih baik kembali ke Seoul dan mengajak Lili bermain di Taman.

Jisoo pov end.

Sooyoung dan Yerim menggeram frustasi melihat Jisoo benar-benar pergi meninggalkan mereka. Seulgi tiba-tiba datang bersama dengan Seokjin menghampiri mereka berdua.

"Di mana Jisoo?"tanya Seokjin bingung karena tak menemukan pujaan hatinya

"Dia pergi"jawab Sooyoung malas untuk berbicara

"Pergi kemana maksud mu Sooyoung-ah?"tanya Seulgi membuat gadis bertubuh tinggi itu menghela nafas panjang lalu melirik ke arah Yerim memberi kode agar dirinya saja yang menjawab

"Seperti nya Jisoo Unnie kembali ke Seoul, karena tadi kami berdua sempat bersiteru dengan nya karena dia telah menghancurkan rencana kita."jawab Yerim membuat Seokjin langsung berlari mengejar Jisoo saat itu juga

"Dasar bucin"decak Sooyoung kesal memandang kepergian Seokjin

"Lalu sekarang kita mau bagaimana lagi? Jisoo sudah kembali ke Seoul , apa rencana kalian selanjutnya?"tanya Seulgi

Eomma ( Revisi )✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang