Harvy kesal bukan main saat mendengar bahwa Aeryn sedang haid, oh kalian tak tau saja seberapa lama Harvy menahan hasratnya karna terlalu sibuk, belum lagi permainannya dengan Aeryn begitu membekas. Harvy bukan pria suci, ia suka bergonta-ganti pasangan, tentu saja selalu memakai pengaman dan ia sendiri rutin melakukan pemeriksaan tentunya, tapi tak ada yang bisa memuaskannya seperti Aeryn, damn! Semua yang ada pada Aeryn mampu membuatnya puas.
Melakukan kesepakatan memberikan Aeryn uang untuk melakukan fashion show hanyalah kedok agar ia tetap bisa have sex dengan wanita itu, EWF. Yeap, 1,000,000,000 won adalah harga termahal yang pernah Harvy keluarkan untuk have sex, tapi jika untuk Aeryn, ia tak masalah. Harus ia akui Aeryn memang hebat.
Dan Aeryn setuju dengan kesepakatan itu, 10 bulan, Harvy bisa meniduri Aeryn selama 10 bulan, ia tarik ucapannya yang mengatakan 1,000,000,000 won itu besar, tidak, 1,000,000,000 won untuk 10 bulan adalah nominal yang sangat kecil, apalagi dengan kelihaian lidah dan tight pussy milik Aeryn, ah membayangkannya saja mampu membuat libidonya bangkit.
Sekarang Harvy sedang didalam kamar mandi, melakukan ritual solo-nya tentu saja, salahkan Aeryn, wanita itu menekan bel apartment-nya dengan pakaian tidur yang errr sexy, jika yang kalian pikirkan adalah lingerie tembus pandang dengan spaghetti straps maka kalian salah. Aeryn memakai gaun tidur seperti era victorian, baju berlengan pendek dengan potongan leher square dan pas selutut, tertutup sebenarnya tapi memang wajah dan body Aeryn saja yang memang sudah seksi.
Apalagi saat berciuman tadi Harvy bisa merasakan bahwa Aeryn tak menggunakan bra, ah, bagaimana payudara kenyal dan bulat itu menempel pada dadanya.
Harvy semakin cepat mengocok juniornya dengan tangan kanan sambil memejamkan mata, bayang-bayang permainan Aeryn dengannya minggu lalu masih sangat jelas, ia bahkan bisa merasakan betapa ketatnya pussy Aeryn menjepit juniornya, tepat saat itu Harvy mengeluarkan spermanya dilantai kamar mandi.
Bermain solo sambil membayangkan Aeryn saja senikmat ini apalagi jika langsung, ia sudah tak sabar untuk hal itu. Harvy pikir apa yang akan terjadi kedepannya adalah hal gila yang tak pernah ia bayangkan, jangankan dia, kemungkinan besar orang-orang disekitarnya juga tak akan percaya jika ia dan Aeryn melakukan EWF, untuk itu ia menyetujui kesepakatan yang Aeryn berikan untuk menyembunyikan hubungan saling menguntungkan mereka dari orang lain, cukup mereka berdua saja yang tau.
Ada alasan kenapa Harvy berubah menjadi seorang cassanova yang gila sex, berawal saat ia baru berusia 18 tahun, dimana ia menjalin kasih dengan seorang gadis cantik bernama Hanabi, gadis cantik asal Jepang, mereka bertemu saat Harvy masih bersekolah di Jerman. Hanabi adalah cinta pertama Harvy, hubungan mereka berjalan selama 1 tahun dimana Harvy terlihat sangat-sangat mencintai Hanabi tapi sialnya tepat disaat anniversary, Harvy menemukan testpack di apartment mereka bersama, itu jelas milik Hanabi karna hanya mereka berdua yang tinggal disana dan Harvy tidak pernah berhubungan sex dengan Hanabi, ia benar-benar menjaga gadis, maksudnya wanita itu, dan sia-sia. Harvy langsung meninggalkan Hanabi begitu saja, ia bahkan enggan mendengarkan penjelasan dari wanita itu, benar-benar sudah terlampau kecewa, dari sana ia berubah menjadi pria nakal yang suka mempermainkan wanita.
Harvy bahkan tak tau bagaimana keadaan Hanabi sekarang dan dimana wanita itu, apakah pria itu bertanggungjawab atau tidak, hidup bahagia atau tidak, anaknya laki-laki atau perempuan atau bahkan tidak dilahirkan, Harvy tak tau dan tak mau tau.
-------
Harvy sedang berada diruangannya sambil mengerjakan beberapa berkas saat pintu ruangannya diketuk, ia memberikan ijin bagi yang mengetuk untuk masuk, dan muncullah wanita cantik dengan pakaian formal khas seorang sekretaris, wanita yang mampu membuat hasrat Harvy bangkit hanya dengan memikirkannya.
Tangan-tangan mungil Aeryn membawa beberapa berkas baru yang pastinya diperuntukkan untuk Harvy.
"Ini adalah berkas yang harus ditandatangani sajangnim, aku sudah memeriksanya." Suara Aeryn masuk kegendang telinganya, Harvy malah membayangkan bagaimana seksinya suara Aeryn jika menyembutkan namanya saat sedang menunggangginya, AH! profesional Harvy, profesional.
"Dan ini iced Americano dan sandwich-nya sajangnim." Aeryn meletakkan berkas-berkas diatas meja lalu meletakkan sebungkus brown bag yang berisikan sandwich juga menaruh se-cup kopi hitam dingin, sarapan yang selalu diminta Harvy.
Tanpa mengucapkan terima kasih atau apapun Harvy hanya menganggukkan kepala lalu menyuruh Aeryn keluar begitu saja, wanita itu lantas berbalik dan berjalan keluar, sialnya Harvy memperhatikan itu semua hingga ia bisa melihat dengan jelas bagaimana bokong sintal milik Aeryn begitu montok dan seksi, ingin rasanya Harvy menampar dan meremas bokong indah itu.
"Aish, wanita itu benar-benar bisa membangkitkan napsuku." Desis Harvy pada dirinya sendiri sesaat setelah Aeryn menghilang dari ruangannya, ia bisa merasakan betapa sesak bagian bawahnya, minta di manja.
Harvy harus berusaha ekstra agar otaknya fokus pada pekerjaannya bukan malah dengan Aeryn.
TBC
Hayoloh, si mas Harvy dah nggak nahan.
AeilsyIr
KAMU SEDANG MEMBACA
After Dusk-END
RomanceHe hates her so fucking much, but he loves her after dusk.
