Happy Reading :)
Jangan lupa vote.
Kritik dan Saran di persilahkan :)
*****
Sesuai ucapannya, setelah sholat maghrib berjama'ah, Tsaqib benar-benar mengajak Kia keluar.
"Kakak, Kia mager loh,"
"Gaboleh mager, harus nurut sama suami, hmm," sanggah Tsaqib gemas dengan mencubit hidung Kia.
Kia kesal, "Ihh, ngapain cubit- cubit sih," rajuknya.
Meskipun malas, Kia tetap saja mengganti pakaiannya, taat pada ucapan suaminya.
Kia yang tidak suka keriwehan dalam pakaian, lebih memilih memakai abaya hitam dipadukan dengan pashmina hitam. Setelahnya dia memoles wajahnya dengan sedikit bedak untuk menutupi mata panda nya, dan terakhir dia memakai lipbalm, menutupi bibir keringnya. Kia menyudahi acara dandannya karena merasa sudah cukup.
"Kak, Kia udah cantik ga?" tanyanya pada Tsaqib
Mata Tsaqib memindai penampilan istrinya dari atas hingga bawah. Tangannya ia ketukkan ke dagu menilai penampilan sang istri. Sedetik kemudian, dia berlalu mengambil sesuatu yang sudah disiapkan. Kia bingung melihat gelagat suaminya.
Tsaqib memakaikan cadar pada Kia, "Pakai ini ya, istrinya kakak pasti tambah cantik." Pintanya halus.
Kia terkejut dengan tindakan Tsaqib. Dadanya berdesir tak karuan.
Mengerti kebingungan istrinya, Tsaqib menjadi gemas sendiri, "Kamu terlalu cantik, dan kakak gamau kamu diliatin banyak lelaki diluaran sana. Cuma kakak yang boleh nikmatin dan mandangin kecantikan kamu sampe puas," ucapnya menjawab kebingungan Kia.
Kia menunduk malu. Bolehkah dia terlampau bahagia mendengar ungkapan suaminya.
"Nah, selesai. Ayo berangkat!"
Tsaqib menggandeng tangan Kia yang pas dalam genggamannya. Membuat sang empu yang digandeng salah tingkah.
"Tunggu di sini, Kakak mau ambil motor dulu," pesannya pada Kia.
"Motor?" Kia memastikan ucapan suaminya yang baru saja di dengar.
"Iya, Sayang. Kenapa?"
"Emmm, kok tumben?"
Tsaqib mengelus puncak kepala Kia yang tertutup hijab lembut, "kita kan mau kencan, hmm?"
"Ihh kakak, apaan sih. Udah sana ambil motornya,"
Tsaqib terkekeh melihat tingkah Kia. Malam ini dia sengaja menggunakan motor untuk kendaraannya.
Brummm
Sebuah motor harley berhenti di depan Kia, membuat wanita itu menganga takjub. Ekspresinya semakin membuat Tsaqib gemas dan ingin mengurung istri kecilnya itu dikamar seharian.
"Ayo naik!"
Kia menatap ragu, "tapi, Kia kan gapunya helm kak," katanya horror. Dia takut kena tilang.
Pernah suatu ketika saat dia masih bekerja di toko buku, dia harus rela meninggalkan motornya karena tertilang tidak memakai helm. Saat itu dirinya terburu- buru karena terlambat, hingga melupakan helmnya. Walhasil dia harus berdesakan naik angkot dengan para ibu-ibu dan orang-orang tua lainnya.
Ketika itu, Kia sudah memohon pada polisi agar tidak menilangnya karena itu pelanggarannya yang Pertama tapi, polisi itu tetap saja menilangnya.
"Bapak, ayolah, saya baru pertama kali melanggar loh, tolong jangan ditilang yaaa," bujuknya kala itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Amor
Teen FictionBukan tentang memiliki atau dimiliki. Tapi, tentang ketetapan hati. ⚠ PLAGIAT GAUSAH MAMPIR! Highest Rank : 2 Kia ---- 12/ 06/ 2022 2 Ning -- 22/ 11/ 2022 1 Ning -- 26/ 11/ 2022 6 Poligami -- 02/ 12/ 2022 4 Poligami -- 05/ 12/ 2022 3 Poligami -- 06...
