Happy Reading:)
Jangan lupa Vote dan Komen.
Kritik dan Saran dipersilahkan :)
*****
Sudah delapan bulan Kia tinggal di rumah Kai-nya. Kandungannya pun kini memasuki usia delapan bulan.
Syukur tak henti ia panjatkan—calon buah hatinya tumbuh dengan baik tanpa merepotkan. Lebih dari itu, perhatian orang-orang di sekelilingnya membuat Kia merasa dilingkupi kasih sayang yang hangat.
Sejak usia kandungannya lima bulan, Kia punya kebiasaan baru: berjalan-jalan ke kaki bukit. Tempat itu seperti obat penenang, menyalurkan udara segar ke dalam dadanya.
"Ternyata di sini," ucap seseorang yang sedari tadi mencari Kia.
Kia menoleh, lalu terkekeh.
"Haha, rupanya sudah jadi hobiku, Bang."
"Sampai kapan?"
"Apanya?" Kia mengernyit, tak mengerti.
Pria di sampingnya mendengus kesal.
"Sampai kapan kamu mau bersembunyi dari suamimu?"
Senyum getir merekah di bibir Kia. Ingatannya langsung terlempar pada momen-momen bersama Tsaqib. Ia rindu, sungguh. Tapi luka yang tersisa lebih sakit dari sekadar rindu.
"Bocah malah bengong," dengus lelaki itu. Ia menyentil dahi Kia gemas.
"Dasar tuwirrr! Sakit tau!" Kia menyungut.
"Bocil dikasih tahu kok," balasnya santai.
Tawa Kia pecah mendengar nada sebal dari mulut Abangnya itu.
---
Flashback On
"Kai..." rengek Kia manja.
Kai Arul hanya tersenyum, sudah hafal benar sifat cucunya.
"Mau apa, Nak?"
"Hehe, Kai tau aja. Kia pengen bubur yang dijual sebelah rumah Pak Gatot. Tapi Kia males keluar."
"Assalamu’alaikum, Kai."
"Wa’alaikumussalaam. Masuk, Muh."
Pemuda bernama Muh itu masuk sambil menenteng beberapa kresek berisi makanan. Nini yang sedang di dapur pun keluar menyambut.
"Kenapa repot-repot begini, Nak?" tanya Nini, menerima kresek itu.
Kia yang tak tahu apa-apa hanya menatap bingung. Tapi begitu isi kresek dikeluarkan, matanya berbinar—bubur yang ia rindukan kini terhidang di meja makan.
Kai melirik cucunya, lalu terkekeh.
"Muh, rupanya ada yang suka sama apa yang kau bawa."
Kia pura-pura tak peduli. Ia langsung melahap bubur itu dengan lahap.
"Bang, kau cenayang ya?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Amor
Teen FictionBukan tentang memiliki atau dimiliki. Tapi, tentang ketetapan hati. ⚠ PLAGIAT GAUSAH MAMPIR! Highest Rank : 2 Kia ---- 12/ 06/ 2022 2 Ning -- 22/ 11/ 2022 1 Ning -- 26/ 11/ 2022 6 Poligami -- 02/ 12/ 2022 4 Poligami -- 05/ 12/ 2022 3 Poligami -- 06...
