08 : Take You To The Hell - 1

487 50 22
                                        

Sorry for typo & kata yang hilang 🙏

Sorry for typo & kata yang hilang 🙏

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

❄️❄️❄️💙💙💙❄️❄️❄️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


❄️❄️❄️💙💙💙❄️❄️❄️

Untuk beberapa chapter kedepannya hanya ada cerita mengenai kehidupan Meen dan Perth sebelumnya. Oleh karena itulah harap di siapkan mental yang kuat dan rasa sabar yang luas. Sebab bisa dipastikan darah kalian naik ketika membaca chapter ini begitu pun dengan chapter berikutnya.

❄️❄️❄️💙💙💙❄️❄️❄️

"KAK JANGAN PERGI...!!! Uhmmm..." Pintanya terjeda karena bibir ranumnya dilumat paksa salah satu pria asing yang ada di sana. "LEPAS!!! KAK... TOLONG ADEK KAK!!!" Teriak Perth putus asa tak tahu lagi pada siapa lagi dia harus minta tolong di rumah ini mengingat semua pembantu dan penjaga rumah ini sudah Ping sumpal mulutnya dengan uang.

Bugh!
Karena Perth terus meronta-ronta akhirnya perutnya dipukul dengan keras, belum lagi tamparan berulang kali pada wajahnya.

Perth tidak berkutik menghadapi 5 pria Alpha yang menatapnya dengan lapar. Mereka tertawa senang karena mereka tak hanya mendapatkan uang dari Ping namun juga service dari Omega manis nan gemoy.

Walaupun mereka bukan Alpha dominan, tetap saja mereka Alpha dan sampai kapanpun seorang Omega tidak akan pernah bisa mengalahkan Alpha dari segi fisik. Mungkin lain lagi ceritanya jika one by one.

"Tolong hentikan, please... Ini sakit sekali...Hiks, sakit... Kasihanilah aku... Tolong... Aku mohon... Hiks," Betapa pilu rintihannya pada mereka yang tidak punya hati dan hanya memikirkan kesenangan mereka.

Mereka malah tertawa melihat Perth memohon belas kasihan mereka dan malah semakin bernafsu mereka melihat Perth merintih kesakitan.

Mereka abaikan anal Perth yang berdarah karena robek sebab dimasuki sekali dua. Mereka tidak sabar untuk menikmati tubuh indah Perth. Dua orang memegang erat tangan Perth sedangkan yang satunya lagi menjadikan mulut Perth sebagai tempat keluar masuk 'miliknya. Dia sodok dengan kuat tak peduli tenggorokan Perth terluka dan sakit.

Perth diperkosa sedemikian rupa di saat dia hamil muda dan itupun yang pertama.

Jangan ditanyakan lagi mengenai rasa sakit yang perth rasakan saat ini. Dia mendapatkan kekerasan seksual di saat dia sudah di tandai oleh Meen. Sungguh bukan main rasa sakit yang dia rasakan.

The Unconditionally - The EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang