Dua

4.8K 247 9
                                        


Seperti biasa, Jungkook berangkat sekolah naik bus. Dia selalu menolak jika disuruh berangkat bersama Jimin dan Taehyung, karena mereka berdua adalah siswa populer dan sifatnya yang sangat ramah dan baik membuat mereka berdua selalu memiliki daya tarik untuk siswi di sekolah.

Berbeda dengan Jungkook, seluruh murid di sekolah tau kalau Jimin dan Taehyung adalah saudara kandungnya. Namun Jungkook memiliki sifat yang dingin dan cuek, ditambah juga dia berandalan sekolah yang suka membuat masalah membuatnya susah didekati.

Namun ketiganya adalah murid yang berprestasi ditambah Jungkook yang mempunyai ambisi tak mau kalah dengan kakak-kakaknya.

Saat ini Jungkook sedang duduk bermain game di HPnya, hingga seseorang datang mendekatinya.

"Selamat pagi Tuan Muda JK". sapanya sambil tersenyum menaik turunkan alisnya.

"Pa'an ?". acuhnya.

"Biasalah...".

"Kebiasaan Lo Gyu. Gimana coba nasib Lo kalo gue dah males sekolah ?. Liat tuh si Nunu udah belajar ngerjain PRnya sendiri". gerutunya, tapi tangannya tetap mengulurkan buku tugas MTK ke Mingyu teman sebangkunya.

"Ya kalo Lo gak masuk gue bisa minta ke Nunu". kekeh Mingyu.

Smirk tipis terukir diwajah Jungkook. "Terjamin sekali hidupmu. Semoga otak Lo gak karatan". ledeknya. Dan hanya dibalas cengiran oleh Mingyu.

Kecuali saudaranya, Jungkook juga memiliki 3 orang yang dekat dengannya. Yugyeom, Eunwoo, dan Mingyu, mereka bertiga adalah sahabat Jungkook sejak SMP. Dan sekarang mereka berempat duduk di kelas 10, di sekolah yang sama dan di kelas yang sama.

.

.

.

.

11.20 am
Bel istirahat berbunyi. Seluruh murid berhamburan menuju kantin mengisi bahan bakar untuk pelajaran selanjutnya.

Termasuk Jungkook yang paling semangat dengan hal yang disebut makanan. Dan pastinya dia and the genk selalu dan harus menjadi prioritas jika tak ingin ada masalah.

Seperti sekarang, saat dia sudah melangkahkan kakinya di lantai kantin itu pertanda yang lainnya harus segera menyingkir memberi akses Jungkook untuk mendapat makanan lebih dulu.

"Kakak pesen makanan apa ?". tanya Jungkook ke Taehyung yang kebetulan ada diantrian depan.

"Burger dan sandwich, ka-".

"Oke kalo gitu aku croffle ya Bi, sama susu pisang ini". sahut Jungkook memotong omongan kakaknya, "Yang bayar Kak Tae". tunjuknya dengan wajah yang menyebalkan tapi cute, gimana dong ?.

Taehyung mendengus kesal dan jengah dengan kelakuan adiknya dan ini bukan yang pertama kali, melainkan sudah berkali-kali. Tapi untuk adik satu-satunya apasih yang enggak ?.

Dan itu salah satu contoh kalo tidak memberi akses prioritas antrian pertama ke Jungkook. Masih mending jika cuma membayar makanannya, kadang hal sepele itu bisa berakhir dengan adu jotos. Percayalah, wajah Jungkook yang selalu imut itu tidak sinkron dengan ototnya yang seperti kuli panggul.

Akhirnya Jungkook dan teman-temannya duduk di tempat biasanya disusul oleh Jimin dan Taehyung yang duduk disebelah kiri kanan Jungkook. Meskipun berpangkat berandalan, dia akan menjadi bayi di dekat kakaknya.

"Kak, segigit". pinta Jungkook tanpa menunggu persetujuan, dia langsung menarik tangan Jimin dan mengarahkan burger yang harusnya ke mulut Jimin kini berada di mulut Jungkook. Begitu juga Taehyung yang sudah siap menyuapi tanpa diminta.

Shine on MeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang