Adzan subuh berkumandang, Unna mulai membuka matanya. Ia tersenyum melihat wajah suaminya yang membuatnya candu. Tangan Unna bergerak menyusuri wajah tersebut, hingga sebuah kecupan ia daratkan di pipi kiri suaminya.
"Mas bangun yuk, sholat subuh," ucap Unna.
"Bentar lagi ya, lima menit deh,"
Darel membawa Unna masuk ke dalam pelukannya, "biarin gini dulu bentar aja."
"Ayo bangun sekarang, udah lima menit ini, keburu kesiangan, aku mandi duluan ya,"
"Hemm,"
15 menit Unna habiskan untuk mandi,"mas udah gantian kamu gih."
"Ya,"
Sambil menunggu sang suami yang sedang mandi, Unna menyiapkan pakaian yang akan dikenakan Darel.
Ceklek
Pintu terbuka menampilkan Darel yang sudah terlihat segar.
"Bajunya mas, dah aku siapin,"
"Ya, tunggu sebentar nanti aku yang imamim,"
Selesai dengan pakaiannya mereka berdua segera memposisikan diri melaksanakan sholat subuh berjamaah. Melaksanakan dengan kusyuk, sholat telah selesai.
Darel membalikkan badannya, mengangkat tangannya ke udara, Unna yang mengerti segera mencium punggung tangan sang suami.
"Sekarang kita tadarus dulu ya, sebentar aja gpp," ucap Darel yang dibalas anggukan oleh Unna.
•••
"Mas Darel sarapan dulu, makanannya sudah siap," panggil Unna.
"Oke,"balas Darel .
Tak ada suara diantara keduanya, mereka sama-sama menikmati sarapan yang telah tersaji.
"Aku beres-beres ini dulu ya mas, baru berangkat sekolah," kata Unna.
"Biar aku bantu,"
"Gak usah mas, aku aja, kamu siap-siap sana gih,"
"Gak, pokoknya aku mau bantu,"
"Degil, yaudah kamu bantu bawa piring kotornya de tempat cuciannya ya,"
"Siap, bos," balas Darel dengan sikap hormat.
Setelah selesai semuanya, mereka segera bersiap-siap untuk berangkat sekolah.
Tok tok tok
"Siapa mas, pagi-pagi begini bertamu,"
"Siapa ya?,"
"Malah balik tanya, "
"Hehe, ya kan gak tau, aku liat dulu deh,"akhir Darel dengan menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Bos Darel lo gpp kan," tanya Satria membolak-balik badan Darel.
Ya, tamu yang pagi-pagi sudah datang ke rumah Darel dan Unna adalah sahabat-sahabat Darel.
"Gue gpp, ngapain sih lho pagi-pagi gini dah sampek sini aja,"
"Ya kan kita mau mastiin lo gpp rel, gimana sih," timpal Vino.
"Siapa mas tamunya?", Tanya Unna yang tiba-tiba muncul.
"Loh temen-temennya mas Darel , silahkan masuk dulu," ucap Unna lagi.
"Yaudah, masuk dulu gih," timpal Darel.
Mereka mulai mendudukkan dirinya di kursi yang tersedia.
"Sebenarnya, kenapa ya mas Darel Sampek bisa kaya gini?" Tanya Unna pada temen Darel.
"Ini semua gara-gara si A..." Belum selesai Satria berucap Darel melayangkan tatap tajam yang membuat Satria kicep seketika.
"Mampus, hampir aja keceplosan, "batin Satria.
"Gara-gara siapa"tanya Unna semakin penasaran.
"Bukan, siapa-siapa, tadi malem jatuh, jalannya licin," sanggah Darel.
"Oh,"
•••
"UNNA, gue kangen ama lo," ucap Zia.
Zia, satu-satunya teman yang setia dengan Unna, tak seperti teman lainnya, yang pergi begitu saja kala ia tak punya apa-apa, ayahnya bangkrut.
"Ih, biasa aja Zia, malu tu diliatin orang-orang,"
"Hehe, maaf, habisnya gue kangen, lama gak ketemu kamu,"
"Aku kan baru masuk hari ini,"
"Bukannya beberapa hari lalu ketemu ya, orang kita jalan-jalan juga,"
"Eh iyh, lupa,"
"Oh ya bener itu yang lagi rame kalo kamu istrinya kak Darel?, Kok bisa?,trus kapan lo nikah?,"
Langsung saja Zia memberindongi Unna dengan beberapa pertanyaan yang memang harus ia tanyakan, bisa-bisanya temenya itu nikah gak bilang-bilang, dan mumpung lagi sepi.
"Satu-satu Zia tanyanya,"
"Oke-oke, sekarang bener kamu udah nikah," mulai Zia mengintimidasi Unna.
"Iya,"
"Hah, kok bisa,"
"Ya bisa,"
"Ih Unna beneran dong jawabnya,"
"Lah aku bener ini,"
"Ceritain dong detailnya,"
"Di jodohin sebelum ayah meninggal,"
"WHAT, "
"Duh pelan-pelan zi,"
"Ups, maaf-maaf, jadi lo nikah sebelum ayah Lo meninggal dong?"
"Iya,"
"Lo kok gak ngomong² sih," Zia menampilkan wajah cemberut.
"Ya maaf orang mendadak juga, mana sempet aku kabarin kamu,"
"Huh, yaudah deh, gimana lagi,"
"Ngomong -ngomong, lo udah bikinin gue ponakan belum," goda Zia .
"Ya-ya belum lah,"
"Yah, gagal jadi aunty dong gue,"
"Udah ah, kok malah ngomongin kayak gitu, masuk kelas yuk keburu bel,"
"Yayaya,"
"Semoga lo bahagia ya na, gue cuma bisa doain yang terbaik buat lo,dan lo tenang aja gue gak bakal biarin ada yang sakitin lo" batin Zia tersenyum.
•••
Pelajaran pertama telah selesai kini saat nya siswa-siswi SMA Alexander mengisi perut yang berbunyi dari tadi.
"Unna, kantin yuk," ajak Zia.
"Sebentar aku beresin dulu ini," jawab Unna membereskan buku-bukunya.
"Oh ya na, gue denger kemarin Berlin buat ulah ya ke lo?, Dasar ya tu anak, minta gue jitak,"
"Udah biarin aja, lagian aku gpp kok,"
"Kamu ma na, jangan terlalu baik ama orang, nanti ngelunjak,"
"Gpp, beneran kok,"
"Ck, serah lo dah,"
"Awas aja ya lo Mak lampir," lanjut batin Zia geram.
•••
21 Desember 2022
Hai, makasih ya yang udah nungguin cerita aku...
Semoga suka yh
Janlup vote komennya🤗
KAMU SEDANG MEMBACA
Ikatan Suci [END]
Novela Juvenil"Sayang, bagaimana kalau ada seseorang yang datang ke ayah, meminta kamu untuk menjadi istrinya?" ••• "Apakah kamu mau menjadi istri saya?" ••• Menikah saat SMA ?!, Tak pernah sama sekali terpikirkan oleh Unna, bagaimana bisa itu terjadi?. Lalu sepe...
![Ikatan Suci [END]](https://img.wattpad.com/cover/313829219-64-k836790.jpg)