HAPPY ENDING...
H
A
P
P
YR
E
A
D
I
N
G
Bijak yah dalam membaca setiap kalimat didalam cerita ini....
Ambil kebaikan didalamnya dan tinggalkan keburukannya di kolom komentar untuk memeberi tahu aku gimana untuk memperbaiki cerita aku.....
..
Bara memarkirkan motornya di parkiran khusus untuk motor di rumah, setelah mengantar Bella dengan selamat di rumah gadis itu, Bara memutuskan untuk pulang. Ia ingin memastikan apa orang taunya benar-benar pulang?
Bara menatap sebuah mobil mewah yang terparkir di garasi rumahnya. Apa ada orang lain selain orang tuanya.
Bara menarik nafas dalam dan menghembuskannya kembali, ia menatap pintu putih besar rumahnya. Bara mendorong pintu itu, berjalan menuju ruang tamu. Disana Bara melihat orang tuanya, mereka benar-benar pulang. Tapi ada dua orang yang sedang berbincang dengan mereka. Siapa mereka?"Bara. Kamu udah pulang?"
Tanya Andin begitu melihat anak tunggalnya."Iya"
Ucap Bara singkat. Entah kenapa kakinya seakan mau untuk meninggalkan mereka, tapi hatinya berkata untuk bertanya siapa mereka?"Kamu mau kemana?"
Tanya Andin lagi, saat ia melihat Bara melangkah ke atas."Mau ke kamar"
Ucap Bara meningalkan orang tuanya dan kedua teman mereka."Tunggu Bara, bunda mau ngomong"
Bara menghentikan langkahnya, ia memutar badannya tanpa bertanya.
"Bara ini kenalin temen-temen bunda"
Ucap Andin memperkenalkan temen-temennya. Bara menatap kedua orang ini tanpa mengeluarkan suaranya. Bara mengangguk paham dan kembali menaiki tangga kemujan kamarnya."Bara. Tunggu dulu!"
Bara kembali menghentikan langkah."Kalo ayah sama bunda tetap ngurusin pekerjaan kalian. Mending nggak pulang aja"
Ucap Bara begitu dingin. Andin sampai tak bisa berkata-kata lagi."Bara kami ini orang tua kamu. Apa kamu tidak bisa menghormati kami?"
Bara menggigit bibir bawahnya kuat."Orang tua yang nggak pernah ada saat Bara butuh?,"
Tanya Bara, ia mencoba untuk mengntrol emosinya."Tapi..."
Belum selesai ucapan ayahnya Bara sudah memotongnya."TAPI KALIAN MELAKUKAN INI SUPAYA BARA BAHGIA!. Tapi Bara nggak bahagia ayah!"
Ucap Bara dengan suara mulai meninggi matanya juga mulai berkaca-kaca."Jangan salahin Bara, Bara tumbuh dengan pikiran Bara sendiri"
Ucap Bara meninggalkan ruang tamu, bukan untuk pergi ke kamarnya, tapi keluar dari rumahnya."Bara!!"
Panggil Alex ayah Bara dengan emosi."Udah mas ini emang salah kita"
Ucap Andin menenangkan suaminya."Maaf atas perilaku anak saya"
Bara menggeleng samar, mereka lebih memiliki untuk meminta maaf kepada orang lain dibandingkan dengan dia anak mereka sendiri."Sama"
Gumam Bara melanjutkan langkahnya tidak ada yang berbeda, orang tuanya masih sama. Sibuk dengan pekerjaan mereka, tanpa memperdulikan anaknya yang sangat membuatkan kasih sayang seorang ayah dan bunda.

KAMU SEDANG MEMBACA
ALDEBARA [END]
Novela JuvenilFOLLOW DULU SEBELUM BACA 15+ MENGANDUNG KATA KASAR DAN AKSI KEKERASAN Ini cerita pertama aku mohon di maklumi jika ada kata yang salah. dan mohon dukungannya agar aku bisah menulis dengan lebih baik lagi _disaat kehadiranmu tidak aku sadari_ ALDEB...